Hebat, Satai Ambal Kemasan Tampil di Pameran I3E 2019
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 7 Okt 2019
- visibility 3.961
- comment 0 komentar

Titin Agustinah tampil dan membawa produk Satai Ambal Kemasan pada Pameran Investasi Inovasi Indonesia Expo (I3E) 2019 di JCC. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satu produk kuliner khas Kebumen turut tampil pada Pameran Investasi Inovasi Indonesia Expo (I3E) 2019 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), 3-6 Oktober 2019.
Satai Ambal Kemasan menjadi satu dari dalam 404 produk inovasi perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT) yang dipamerkan pada event tahunan ini. Alumni Lomba Kreatifitas dan Inovasi (Krenova) Kebumen 2017 berhasil mempertahankan kepercayaan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk menjadi Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) selama dua tahun berturut-turut.
Satai Ambal dalam kemasan menjadi peserta Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) tahun 2018 dan 2019. IBT merupakan program pembinaan terhadap pemilik usaha pemula atau startup yang berbasis teknologi.
Dengan ketekunan, kreativitas dan inovasi dari tangan dingin Titin Agustinah warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen dengan brand Allisha (Satai Ambal dalam kemasan) telah memperkenalkan makanan khas Kebumen yakni Satai Ambal ke seluruh penjuru Nusantara bahkan ke mancanegara.
Baca Juga: Nyinom: Rumah Teh Pertama di Kebumen
Produksi makanan khas berbahan daging ayam tanpa pengawet dan dikemas dalam aluminium foil itu berhasil merambah pasar nasional dan mancanegara. Melalui proses produksi yang higienis dan halal, satai berbumbu tempe kedelai tersebut bisa bertahan selama satu tahun.
Di awal produksi hanya bertahan tiga bulan saja, namun dengan pembinaan Kemenristekdikti dan sebuah perguruan tinggi negeri, saat ini bisa bertahan selama satu tahun.
Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAP3DA) Kebumen Ir Pudjirahaju mengatakan, kehadiran produk Satai Ambal Allisha di tengah-tengah ratusan produk inovasi se-Nusantara itu menjadi kebanggaan tersendiri khususnya Kebumen.
Baca Juga: Mencicipi Rice Bowl Ala Malmilk
Mengingat Pemkab Kebumen telah mendapatkan sertifikat penghargaan atas partisipasi dalam pemetaan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) untuk mendorong Penguatan Inovasi dan Daya Saing Daerah.
Pemkab terus berupaya untuk meningkatkan performa dalam rangka program penanggulangan kemiskinan dengan terus berkonsentrasi dari berbagai aspek. Salah satunya BAP3DA Kebumen kembali akan menyelenggarakan Lomba Krenova Tahun 2019 Tahap II.
“Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat/pelajar untuk bisa mempersiapkan diri dari sekarang,” ujar Pudjirahaju. (ndo)







Saat ini belum ada komentar