Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Lintas Jalur Pendakian di Gunung Lawu saat Liburan Akhir Tahun

Lintas Jalur Pendakian di Gunung Lawu saat Liburan Akhir Tahun

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
  • visibility 7.356
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Diawali berdoa bersama, kami memulai perjalanan melewati jalan setapak selebar 2 meter dengan medan berbatu yang tersusun rapi. Jalur masih landai.

Dan ini akan terus menemani perjalanan sampai di puncak. Entah siapa yang membuat jalur berbatu tersebut. Yang jelas sejak 2006 saat saya pertama kali ke sini, jalurnya juga sudah berbatu. Hanya saja bedanya dulu belum terdapat gapura pendakian.

Basecamp Cemorosewu. (Foto: Hari)

Bertemu Pendaki Lain

Menurut yang saya baca dari catatan perjalanan pendaki lain, lama perjalanan dari basecamp ke Pos 1 kurang lebih 90 menit. Di tengah perjalanan, bertemu tiga pendaki lain, –yang belakangan saya ketahui namanya adalah Pak Mul, Mas Zaenal, dan Mba Nabil– sedang istirahat.

Sekadar say hello, dari mana, apa tadi sudah beli tiket masuk, dan lain-lain. Pertanyaan agak sensitif, karena memang pagi itu baru kami yang bisa memulai pendakian dikarenakan sudah memiliki tiket sejak hari sebelumnya.

Ternyata mereka sama seperti kami, sudah registrasi sejak kemarin sore. Kami memilih jalan duluan, walau di perjalanan selanjutnya saling mendahului. Kadang mereka di depan, kami di belakang. Atau sebaliknya. Tak terasa posisi seperti ini berlanjut sampai Pos 1 Wesen-wesen yang menurut catatan saya, kami sampai di sini pukul 8.00 WIB.

Selanjutnya menuju Pos 2, menurut acuan yang saya baca waktu tempuhnya adalah 45 menit. Dan kami terus berjalan. Waktu menunjukkan pukul 9.30 WIB, sudah satu jam lebih berjalan lepas dari Pos 1, tapi belum nampak tanda-tanda Pos 2.

Saya yang mulai merasa lapar –karena saat sarapan hanya minum sereal– akhirnya meminta break sebentar untuk memasak. Jadilah kami memasak di pinggir jalur. Cukup mi instan agar menghemat waktu.

Beberapa kali kami dilewati pendaki lain, dan kami tetap percaya diri makan di pinggir jalur. Memang kalau sudah urusan perut, tak peduli.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Sembahyang Rebutan, Warga Tionghoa Bagikan 1.500 Paket Sembako

    Usai Sembahyang Rebutan, Warga Tionghoa Bagikan 1.500 Paket Sembako

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.914
    • 0Komentar

    Kepala Rumah Tangga Kelenteng Kong Hwie Kiong, Liem Tjen Lay menjelaskan bahwa ritual ini bukan hanya untuk mendoakan arwah keluarga, tetapi juga untuk arwah-arwah yang tidak memiliki keluarga atau yang kurang diperhatikan. “Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” ujarnya. Bagikan 1.500 Paket Sembako kepada Masyarakat Setelah prosesi sembahyang selesai, umat membagikan 1.500 paket sembako […]

  • Gombong

    Mengapa Gombong Berbeda?

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 18.636
    • 0Komentar

    Berdirinya SMA Negeri Gombong menjadi contoh nyata kerja kolaboratif berbagai elemen untuk memajukan kotanya. Birokrat, politisi, pengusaha bahkan para mahasiswa Gombong di perantauan semua begerak, berkontribusi mewujudkan sekolah menengah atas pertama di Gombong. Hambatan regulasi, sumberdaya dan sarana diatasi dengan keguyuban dan panggilan memajukan wilayah. Kerusuhan rasial di awal orde reformasi ternyata tak berimbas banyak […]

  • Bupati Lilis Nuryani Pastikan Perbaikan Jalan Rusak di Kebumen Berlanjut Pasca-Lebaran

    Bupati Lilis Nuryani Pastikan Perbaikan Jalan Rusak di Kebumen Berlanjut Pasca-Lebaran

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 476
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani memastikan bahwa perbaikan jalan di berbagai wilayah Kabupaten Kebumen akan terus dilakukan secara bertahap dan terukur. Dalam agenda Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Minggu 1 Maret 2026, Bupati mengungkapkan bahwa setelah hari raya Idulfitri nanti, pengerjaan di sejumlah titik jalan yang rusak berat akan segera […]

  • Dukungan Pangan Nasional, Jambore JATAM di Kebumen Beri Simbol Padi Unggul

    Dukungan Pangan Nasional, Jambore JATAM di Kebumen Beri Simbol Padi Unggul

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 679
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Usai pembukaan expo dan bazar Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM), rangkaian acara berlanjut dengan jamuan makan malam dan ramah tamah, Jumat malam 19 September 2025 di Pendopo Kabumian. Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga menjadi momen penyerahan produk beras dari bibit padi unggul yang kaya protein, sebagai simbol kolaborasi […]

  • 10 Proposal Penelitian dan Pengabdian Dosen UPB Raih Hibah Kemendikbudristek

    10 Proposal Penelitian dan Pengabdian Dosen UPB Raih Hibah Kemendikbudristek

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.257
    • 0Komentar

    Rektor UPB Dr Gunarso Wiwoho SE MM menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas capaian ini kepada dosen yang lolos atas kerja keras dan cerdasnya. Ucapan selamat juga disampaikan kepada beberapa mahasiswa S2 Magister Manajemen yang terlibat dalam proses tersebut. “Alhamdulillah, selamat kepada Bapak Ibu Dosen penerima Program Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2024, […]

  • Ir Soekarno

    Membangun Jiwa Bangsa: Manusia Indonesia Menurut Bung Karno

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.863
    • 0Komentar

    Namun, Bung Karno juga menegaskan bahwa kemajuan tidak boleh dikesampingkan oleh tradisi yang ketinggalan zaman. Manusia Indonesia harus menjadi manusia yang berpendidikan, berwawasan luas, dan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. Dalam hal ini, Bung Karno mengajarkan bahwa peradaban dan kemajuan ilmu pengetahuan adalah bagian tak terpisahkan dari pembentukan manusia Indonesia yang ideal. Dalam […]

expand_less