10 Proposal Penelitian dan Pengabdian Dosen UPB Raih Hibah Kemendikbudristek

Gedung Rektorat Universitas Putra Bangsa Kebumen. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN(KebumenUpdate.com ) –  Sebanyak 10 judul proposal Universitas Putra Bangsa (UPB) berhasil lolos seleksi Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kemendikbudristek. Kesepuluh judul ini terdiri atas tujuh proposal penelitian dan tiga proposal pengabdian kepada masyarakat.

Program ini bertujuan untuk mendukung dan memfasilitasi para akademisi dalam melaksanakan penelitian berkualitas dengan dampak positif bagi masyarakat luas. Setiap proposal yang diajukan telah melewati proses seleksi ketat, mempertimbangkan aspek keilmuan, relevansi, dan potensi implementasi di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: LP3M UPB Gelar Klinik Pelatihan Penelitian dan Pengabdian

Kepala Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Putra Bangsa, Dr Harini Abrilia Setyawati SE MSi menyampaikan hal tersebut berdasarkan pengumuman Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024 tertanggal 30 Mei 2024 dengan nomor surat 0667/E5/AL.04/2024.

“Kami pengelola LP3M mengucapkan terima kasih kepada para dosen, karena terus berprestasi di tengah beban dosen dan tugas institusi yang berat. Penelitian tahun ini bertambah dibandingkan tahun lalu yang hanya enam judul,” kata Harini Abrilia Setyawati.

LP3M Lakukan Pendampingan Penelitian dan Pengabdian

Dia menambahkan bahwa LP3M terus melakukan pendampingan dalam hal penelitian dan pengabdian serta mendorong dosen untuk berkolaborasi dengan peneliti baik dari dalam maupun luar negeri.

Skema yang diraih Universitas Putra Bangsa yaitu satu Penelitian Fundamental Reguler, 4 Penelitian Dosen Pemula Reguler, 2 Penelitian Pascasarjana-Penelitian Tesis Magister, dan 3 Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

“Harapannya dari penelitian ini diimplementasikan ke dalam kegiatan pengabdian yang nantinya juga menjadi inputan dalam pembuatan bahan ajar, sehingga ketiga hal tersebut saling berkaitan,” imbuhnya.

Pos terkait