Satu Korban Tergulung Ombak Pantai Suwuk Ditemukan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 3 Jan 2022
- visibility 6.551
- comment 0 komentar

Tim SAR melakukan evakuasi jasad korban. (Istimewa)
PURING (KebumenUpdate.com) – Jasad satu bocah yang tenggelam saat berwisata di objek wisata Pantai Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kebumen ditemukan oleh warga setempat, Minggu 2 Januari 2021 sekira pukul 23.30 WIB.
Jasad korban sudah dalam kondisi meninggal dunia tergeletak di pinggir Pantai Wringin kurang lebih berjarak 1,5 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian.
Adapun korban yang ditemukan diketahui atas nama Akhmad Ramadani (9) bin Dasirin asal Desa RT 010 RW 003 Desa Gintungrejo, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap.
Sekira pukul 00.10 WIB, tim SAR Gabungan berhasil melakukan evakuasi jasad korban. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhamadiyah Petanahan untuk disucikan. Berikutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Baca Juga: Dua Bocah Hilang Tergulung Ombak Pantai Suwuk
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menjelaskan bahwa pencarian akan dilanjutkan kembali satu korban tenggelam atas nama Riandi Fitri Satra (8).
“Pagi ini rencana operasi yang sudah kita ploting yaitu rencana penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah barat dan timur. Rencana kami akan lakukan dengan penyisiran permukaan air menggunakan rubber boat,” ujarnya.
Operasi Pencarian
Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian itu adalah Basarnas Cilacap, BPBD Kebumen, Polsek Puring, Koramil Puring, Orari, Rapi, SAR Elang Perkasa, Balawista, Banser, Kowara, Celeng Rescue, Gertaks, MDMC, Bagana, SAR MTA, Lazismu dan warga sekitar.
Sebelumnya, rombongan wisata sembilan orang terdiri dari tujuh anak dan dua orang dewasa ke Pantai Suwuk. Ketujuh anak sedang berenang agak ke tengah di Pantai Suwuk. Saat ombak besar datang, mereka tergulung gelombang.
Baca Juga: Lima Bocah Selamat Tergulung Ombak Pantai Suwuk, Begini Kondisinya
Dua anak berhasil menyelamatkan diri, tiga anak diselamatkan oleh warga. Ketiga anak kemudian dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Petanahan untuk mendapatkan penanganan intensif. Sedangkan dua anak hilang tenggelam terseret gelombang.
Menurut keterangan aparat kepolisian, anak-anak tersebut bermain kurang pengawasan. Pada saat kejadian suami istri yang masih kerabat merekaa sedang pergi membeli makanan.







Saat ini belum ada komentar