Penyuluh Agama Diajak Kembangkan Ekonomi Umat Melalui Sektor Pariwisata
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 25 Jul 2024
- visibility 1.348
- comment 0 komentar

Bazar UMKM mengisi Rakor Penyuluh Agama Islam se-eks Karesidenan Kedu di Rest Area Haji Tino. (Foto: Dok. Kankemenag Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Sukarno, mengajak para Penyuluh Agama Islam untuk ikut serta memajukan program pemberdayaan ekonomi umat, khususnya melalui sektor pariwisata dan budaya.
Ajakan ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Islam se-eks Karesidenan Kedu di Rest Area Rumah Makan Haji Tino di Jalur Pansela, dekat Pantai Mliwis, Kecamatan Ambal, Kebumen.
Baca Juga: Menko PMK Tekankan Pentingnya Pembangunan Ekonomi Berkeadilan dan Berkelanjutan
Pada pertemuan itu, Sukarno memperkenalkan berbagai destinasi wisata menarik di Kebumen, seperti Pantai Mliwis, Sagara View, Pantai Menganti, Pantai Pandan Kuning, Goa Jatijajar, dan Waduk Sempor yang terkenal dengan kuliner mendoannya.
“Semoga pertemuan ini bisa menghasilkan ide-ide kreatif dan kita semua bisa bekerja sama dengan baik,” ujarnya.
Majelis Jigang: Ngaji Sambil Dagang
Salah satu inisiatif menarik yang sudah berjalan adalah “Majelis Jigang” (Ngaji sambil dagang) di Pantai Mliwis. Program ini digagas oleh penyuluh agama setempat. Diluncurkan sejak 19 Oktober 2021, Majelis Jigang telah berhasil mengumpulkan sekitar 205 pedagang untuk mengikuti pengajian rutin setiap Kamis Kliwon.
Mayoritas dari mereka, tepatnya 80 % juga telah memiliki sertifikat halal untuk produk dagangannya.
“Penyuluh agama memiliki peran penting dalam masyarakat. Mereka tidak hanya menyebarkan nilai-nilai agama, tetapi juga bisa berperan aktif dalam berbagai bidang, termasuk pariwisata,” tambah Sukarno.
Baca Juga: Gandeng Perusahaan Tiongkok, Muhammadiyah Jateng Bakal Bangun Pabrik Alkes
Salim Wazdy, Kasi Bimas Islam, menambahkan bahwa sinergi antara penyuluh agama dan para pedagang di Pantai Mliwis sangat baik. Mereka bahkan telah bersama-sama membangun mushola Al Hidayah di kawasan wisata tersebut.
“Walaupun tidak bisa membantu secara penuh, tetapi kami telah ikut serta dalam pembangunan mushola Al Hidayah,” katanya.







Saat ini belum ada komentar