Update
light_mode
Beranda » News » Ramai-ramai Menolak Gerakan People Power, Ini Alasannya

Ramai-ramai Menolak Gerakan People Power, Ini Alasannya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Minggu, 19 Mei 2019
  • visibility 1.874
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEBUMEN (KebumenUpdate)  –  Pemkab Kebumen mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak mengikuti ajakan gerakan ‘People Power’. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam acara buka puasa bersama dan tasyakuran bersama Nahdatul Ulama Kebumen di Rumah Dinasnya, Sabtu (19/5) sore.

Gerakan yang telah diganti namanya oleh inisiator ‘People Power’ Amien Rais menjadi gerakan kedaulatan rakyat, menurut Wakil Bupati Kebumen adalah ajakan yang tidak sehat.

Meski telah berubah nama dan dikemas dalam nama baru, gerakan kedaulatan rakyat atau people power adalah tindakan yang menciderai proses demokrasi yang telah digelar pada Pemilu 2019.

Pemerintah Kebumen yakin, kegiatan itu adalah aksi tidak menghormati proses demokrasi yang ada, dengan dasar yang tidak jelas.

Menyikapi hal itu, Arif percaya dengan Ormas Islam yang ada di Kebumen, maka Kebumen akan aman. Ia juga yakin, warga masyarakat Kebumen satupun tidak akan mengikuti kegiatan yang dapat memecah belah persatuan Indonesia itu.

Deklarasi penolakan diserukan oleh Arif, dan diikuti seluruh peserta yang hadir diantara para pengurus PCNU Kebumen dan MWC NU maupun jajaran Rais Syuriah PCNU Kebumen.

“Kami menolak keras upaya pemecah belah bangsa yang sekarang sedang digaungkan dengan istilah people power. Kami menolak, kami menolak, kami menolak,” seru Wakil Bupati.

Iapun mengajak kepada seluruh masyarakat Kebumen untuk tetap menghormati keputusan hasil Pemilu yang dikeluarkan oleh KPU.

Senada diungkapkan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz yang turut hadir dalam kegiatan itu, ia meminta kepada semua pihak agar sabar menunggu keputusan KPU. Pasca Pemilu diperlukan kegiatan untuk perekat kebersamaan sekaligus peneguh persatuan. Dalam demokrasi, perbedaan pilihan adalah sesuatu yang wajar.

“Tidak ada pilihan yang lebih baik bagi kita selain terus menebar kebaikan. Yang harus kita lakukan adalah merangkai kemajemukan menjadi kekuatan dan sinergi yang indah,” pungkas Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Suara Banser

Senada, ribuan Banser Kebumen menolak gerakan “People Power”. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kasatkorcab Banser Kebumen Masngut, Jumat (17/5). Dia bersama kurang lebih 5000 Banser yang ada di Kebumen secara tegas menolak gerakan yang dinilai sebagai tindakan inkonstitusional itu.

“Banser Kebumen satu suara. Kami menolak gerakan itu (People Power). Saat ini kami memiliki 3000 anggota Banser yang terdaftar, dan kurang lebih 2000an Banser belum belum diresmikan. Total di Kebumen ada kurang lebih 5000 Banser,” jelas Masngut.

Selanjutnya jika diperlukan, para Banser yang ada di Kebumen siap digerakkan kapan saja untuk ikut menolak gerakan People Power yang didengungkan oleh sekolompok orang karena ketidak puasan dengan proses demokrasi yang telah berjalan di Pemilu 2019.

Mengenai “people power” menurutnya sangat meresahkan sekali. Selain mengganggu kedaulatan NKRI, gerakan itu juga mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami siap, kami tidak mundur, bahkan sampai titik darah penghabisan. Kami siap bergabung dengan TNI maupun Polri untuk masalah ini,” ungkapnya.

Dia mengatakan di dalam tubuh Banser terdapat berbagai perguruan pencak silat termasuk Pagar Nusa. Kemampuannya siap digunakan jika suatu saat negara memanggilnya.

Ketua Pagar Nusa Kebumen Kiai Asyhari Muhammad Al Hasani, secara tegas mengatakan tidak kepada gerakan people power itu. Ia bersama para pendekar Pagar Nusa satu suara untuk melaknat bahkan mengutuk tindakan “people power” yang akan dilakukan oleh sekelompok orang untuk melemahkan pemerintahan RI.

“People power adalah gerakan inkonstitusional dan gerakan provokasi. Kami sebagai pendekar pagar nusa sangat tidak sependapat gerakan tersebut,” kata Ketua Pagar Nusa Kebumen yang akrab dipanggil Gus Hari.

Selanjutnya dia bersama dengan kurang lebih 1.500 pendekar Pagar Nusa siap bergabung bersama dengan TNI maupun Polri untuk mengawal keamanan atas kegiatan itu. (ndo)

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebun Melon

    Kandang Ayam dan Kebun Melon Jadi Destinasi Wisata, Ini Lokasinya

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.812
    • 0Komentar

    BANYUMAS (KebumenUpdate.com) – Berwisata tak melulu pergi ke pegunungan yang dingin atau pantai dengan pasir putihnya. Sebab, sebuah kawasan peternakan ayam yang dilengkapi dengan  kebun golden melon pun  menjadi daya tarik wisata tersendiri. Di Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, sebuah lahan pekarangan yang tadinya tidak produktif disulap menjadi sebuah tempat agrowisata edukatif yang unik […]

  • Aturan kampanye pilbup diperketat.

    Kampanye Pilbup Berlangsung 71 Hari, Peserta Dibatasi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tahapan yang perlu diperhatikan setelah penetapan paslon adalah kampanye yang berlangsung selama 71 hari mulai tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020. Pelaksanaan kampanye Pilbup diatur dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017. Sementara aturan pelaksanaan dalam kondisi pandemi mengacu pada PKPU Nomor 6 Tahun 2020 Jo PKPU Nomor 10 Tahun 2020. Beberapa […]

  • Hipertensi

    Tropicana Slim Ajak Tingkatkan Kesadaran Cegah, Deteksi Dini, dan Kendalikan Hipertensi Melalui Beat Hypertension 2024

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.033
    • 0Komentar

    PURWOKERTO (KebumenUpdate.com) – Sebagai penyakit yang seringkali timbul tanpa adanya gejala dan dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan organ lainnya, hipertensi umum dikenal sebagai silent killer atau pembunuh senyap. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan penyakit lainnya yang membutuhkan pembiayaan kesehatan yang sangat besar dan bahkan menyebabkan kematian. Saat ini, fakta menunjukkan […]

  • Perbaiki STB TV, Warga Petanahan Kesetrum hingga Meninggal

    Perbaiki STB TV, Warga Petanahan Kesetrum hingga Meninggal

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.073
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria inisial Dd (35) warga Desa Karangrejo Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen dilaporkan meninggal dunia tersengat aliran listrik saat memperbaiki set top box (STB) TV. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat korban mencoba memperbaiki STB TV di ruang […]

  • Antusiasme Luar Biasa, Baru Pukul 10.00 WIB Aksi Donor Darah HUT PMI di Kebumen Tembus 300 Kantong

    Antusiasme Luar Biasa, Baru Pukul 10.00 WIB Aksi Donor Darah HUT PMI di Kebumen Tembus 300 Kantong

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 402
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), PMI Kabupaten Kebumen menggelar acara bertajuk “2000 Kasih Donor Darah” sekaligus Launching Bulan Dana 2026. Kegiatan sosial yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kebumen ini diselenggarakan pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan akbar ini dirancang secara masif […]

  • Pengabdian Berakhir Manis, 116 Purnatugas Pemkab Kebumen Terima Tali Asih

    Pengabdian Berakhir Manis, 116 Purnatugas Pemkab Kebumen Terima Tali Asih

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 306
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen menyerahkan tali asih kepada 116 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnatugas. Acara penyerahan berlangsung di Pendopo Kabumian, Kamis 20 November 2025. ​Adapun para penerima tali asih ini adalah PNS yang purnatugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Oktober, 1 November, dan 1 Desember 2025. Rinciannya, penerima TMT 1 Oktober […]

expand_less