Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » News » Ramai-ramai Menolak Gerakan People Power, Ini Alasannya

Ramai-ramai Menolak Gerakan People Power, Ini Alasannya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
  • visibility 1.754
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate)  –  Pemkab Kebumen mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak mengikuti ajakan gerakan ‘People Power’. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam acara buka puasa bersama dan tasyakuran bersama Nahdatul Ulama Kebumen di Rumah Dinasnya, Sabtu (19/5) sore.

Gerakan yang telah diganti namanya oleh inisiator ‘People Power’ Amien Rais menjadi gerakan kedaulatan rakyat, menurut Wakil Bupati Kebumen adalah ajakan yang tidak sehat.

Meski telah berubah nama dan dikemas dalam nama baru, gerakan kedaulatan rakyat atau people power adalah tindakan yang menciderai proses demokrasi yang telah digelar pada Pemilu 2019.

Pemerintah Kebumen yakin, kegiatan itu adalah aksi tidak menghormati proses demokrasi yang ada, dengan dasar yang tidak jelas.

Menyikapi hal itu, Arif percaya dengan Ormas Islam yang ada di Kebumen, maka Kebumen akan aman. Ia juga yakin, warga masyarakat Kebumen satupun tidak akan mengikuti kegiatan yang dapat memecah belah persatuan Indonesia itu.

Deklarasi penolakan diserukan oleh Arif, dan diikuti seluruh peserta yang hadir diantara para pengurus PCNU Kebumen dan MWC NU maupun jajaran Rais Syuriah PCNU Kebumen.

“Kami menolak keras upaya pemecah belah bangsa yang sekarang sedang digaungkan dengan istilah people power. Kami menolak, kami menolak, kami menolak,” seru Wakil Bupati.

Iapun mengajak kepada seluruh masyarakat Kebumen untuk tetap menghormati keputusan hasil Pemilu yang dikeluarkan oleh KPU.

Senada diungkapkan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz yang turut hadir dalam kegiatan itu, ia meminta kepada semua pihak agar sabar menunggu keputusan KPU. Pasca Pemilu diperlukan kegiatan untuk perekat kebersamaan sekaligus peneguh persatuan. Dalam demokrasi, perbedaan pilihan adalah sesuatu yang wajar.

“Tidak ada pilihan yang lebih baik bagi kita selain terus menebar kebaikan. Yang harus kita lakukan adalah merangkai kemajemukan menjadi kekuatan dan sinergi yang indah,” pungkas Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Suara Banser

Senada, ribuan Banser Kebumen menolak gerakan “People Power”. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kasatkorcab Banser Kebumen Masngut, Jumat (17/5). Dia bersama kurang lebih 5000 Banser yang ada di Kebumen secara tegas menolak gerakan yang dinilai sebagai tindakan inkonstitusional itu.

“Banser Kebumen satu suara. Kami menolak gerakan itu (People Power). Saat ini kami memiliki 3000 anggota Banser yang terdaftar, dan kurang lebih 2000an Banser belum belum diresmikan. Total di Kebumen ada kurang lebih 5000 Banser,” jelas Masngut.

Selanjutnya jika diperlukan, para Banser yang ada di Kebumen siap digerakkan kapan saja untuk ikut menolak gerakan People Power yang didengungkan oleh sekolompok orang karena ketidak puasan dengan proses demokrasi yang telah berjalan di Pemilu 2019.

Mengenai “people power” menurutnya sangat meresahkan sekali. Selain mengganggu kedaulatan NKRI, gerakan itu juga mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami siap, kami tidak mundur, bahkan sampai titik darah penghabisan. Kami siap bergabung dengan TNI maupun Polri untuk masalah ini,” ungkapnya.

Dia mengatakan di dalam tubuh Banser terdapat berbagai perguruan pencak silat termasuk Pagar Nusa. Kemampuannya siap digunakan jika suatu saat negara memanggilnya.

Ketua Pagar Nusa Kebumen Kiai Asyhari Muhammad Al Hasani, secara tegas mengatakan tidak kepada gerakan people power itu. Ia bersama para pendekar Pagar Nusa satu suara untuk melaknat bahkan mengutuk tindakan “people power” yang akan dilakukan oleh sekelompok orang untuk melemahkan pemerintahan RI.

“People power adalah gerakan inkonstitusional dan gerakan provokasi. Kami sebagai pendekar pagar nusa sangat tidak sependapat gerakan tersebut,” kata Ketua Pagar Nusa Kebumen yang akrab dipanggil Gus Hari.

Selanjutnya dia bersama dengan kurang lebih 1.500 pendekar Pagar Nusa siap bergabung bersama dengan TNI maupun Polri untuk mengawal keamanan atas kegiatan itu. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santap Siomay di Acara Arisan, Belasan Warga Alami Keracunan

    Santap Siomay di Acara Arisan, Belasan Warga Alami Keracunan

    • calendar_month Ming, 17 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 5.582
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Lantaran menyantap siomay saat acara arisan, puluhan warga Desa Sitiadi Kecamatan Puring mengalami keracunan. Setidaknya 12 warga dilarikan ke RSU Purwogondo untuk menjalani perawatan, dan 1 warga di RSU PKU Muhammadiyah Gombong. Awalnya, arisan warga yang berlangsung Jumat malam 15 Desember 2023 diikuti sekitar 30 warga. Keesokan harinya, Sabtu 16 Desember 2023 […]

  • Mahasiswa KKN membantu memakaikan masker kepada warga. (Foto: Istimewa)

    KKN di Masa Pandemi, Mahasiswa UNS Edukasi Warga Tentang Covid-19

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.320
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di masa pandemi Covid-19 UNS menyelenggarakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berbeda dari sebelumnya. Mahasiswa melaksanakan program KKN di tempat tinggalnya masing-masing. Seperti yang dilakukan oleh Fildzah K Azizah dan Galuh Ratna Palupi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ini mengikuti KKN UNS Covid-19. KKN Dilaksanakan di Dukuh Pesanggrahan […]

  • Baznas

    Ikuti Pelatihan Baznas, Siti Sangadah Kini Mahir Menjahit

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.547
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Siti Sangadah (37) hadir ke Sekretariat Baznas Kebumen dengan mengenakan gamis warna krem yang dipadu dengan motif batik, baru-baru ini. Gamis yang dipakai ibu satu anak itu adalah hasil karyanya sendiri setelah mengikuti pelatihan ekonomi produktif yang diselenggarakan oleh Baznas Kebumen. Ya, ibu rumah tangga asal Desa Krandengan, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen […]

  • Kejari Kebumen Gelar Syukuran Dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-62

    Kejari Kebumen Gelar Syukuran Dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-62

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.791
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kebumen melaksanakan syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 yang digelar Jumat, 22 Juli 2022 di Kantor Kejari Kabupaten Kebumen. Hadir pada acara ini yaitu Bupati Kebumen Arif Sugiyanto beserta istrinya, Iin Windarti. Wakil Bupati Kebumen Rista Purwaningsih, Wakil Ketua DPRD Kebumen Munawar Cholil, Kajari Kebumen Fajar […]

  • Tolak Pemagaran Lahan oleh TNI AD, Petani Setrojenar Pasang Poster di Jalur Pansela

    Tolak Pemagaran Lahan oleh TNI AD, Petani Setrojenar Pasang Poster di Jalur Pansela

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.618
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate.com) – Penolakan terhadap pemagaran lahan oleh TNI AD di pesisir selatan Kebumen terus dilakukan. Para petani di wilayah Urutsewu utamanya di Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren mengekspresikan penolakannya dengan cara memasang ratusan spanduk, poster di pinggir Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS) atau Jalur Pansela , Jumat (16/8/2019) siang. Inti dari spanduk tersebut ialah menolak pemagaran […]

  • Pilbup Kebumen 2024: Tiap Paslon Menyiapkan Admin Silon dan Petugas LO

    Pilbup Kebumen 2024: Tiap Paslon Menyiapkan Admin Silon dan Petugas LO

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.425
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satu bulan menjelang tahapan pengumuman pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati, KPU Kebumen menggelar Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. “Untuk jalur perseorangan tidak ada yang mendaftar sampai batas waktu berakhir, jadi untuk pencalonan sekarang […]

expand_less