Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ramai-ramai Menolak Gerakan People Power, Ini Alasannya

Ramai-ramai Menolak Gerakan People Power, Ini Alasannya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
  • visibility 1.829
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate)  –  Pemkab Kebumen mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak mengikuti ajakan gerakan ‘People Power’. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam acara buka puasa bersama dan tasyakuran bersama Nahdatul Ulama Kebumen di Rumah Dinasnya, Sabtu (19/5) sore.

Gerakan yang telah diganti namanya oleh inisiator ‘People Power’ Amien Rais menjadi gerakan kedaulatan rakyat, menurut Wakil Bupati Kebumen adalah ajakan yang tidak sehat.

Meski telah berubah nama dan dikemas dalam nama baru, gerakan kedaulatan rakyat atau people power adalah tindakan yang menciderai proses demokrasi yang telah digelar pada Pemilu 2019.

Pemerintah Kebumen yakin, kegiatan itu adalah aksi tidak menghormati proses demokrasi yang ada, dengan dasar yang tidak jelas.

Menyikapi hal itu, Arif percaya dengan Ormas Islam yang ada di Kebumen, maka Kebumen akan aman. Ia juga yakin, warga masyarakat Kebumen satupun tidak akan mengikuti kegiatan yang dapat memecah belah persatuan Indonesia itu.

Deklarasi penolakan diserukan oleh Arif, dan diikuti seluruh peserta yang hadir diantara para pengurus PCNU Kebumen dan MWC NU maupun jajaran Rais Syuriah PCNU Kebumen.

“Kami menolak keras upaya pemecah belah bangsa yang sekarang sedang digaungkan dengan istilah people power. Kami menolak, kami menolak, kami menolak,” seru Wakil Bupati.

Iapun mengajak kepada seluruh masyarakat Kebumen untuk tetap menghormati keputusan hasil Pemilu yang dikeluarkan oleh KPU.

Senada diungkapkan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz yang turut hadir dalam kegiatan itu, ia meminta kepada semua pihak agar sabar menunggu keputusan KPU. Pasca Pemilu diperlukan kegiatan untuk perekat kebersamaan sekaligus peneguh persatuan. Dalam demokrasi, perbedaan pilihan adalah sesuatu yang wajar.

“Tidak ada pilihan yang lebih baik bagi kita selain terus menebar kebaikan. Yang harus kita lakukan adalah merangkai kemajemukan menjadi kekuatan dan sinergi yang indah,” pungkas Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Suara Banser

Senada, ribuan Banser Kebumen menolak gerakan “People Power”. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kasatkorcab Banser Kebumen Masngut, Jumat (17/5). Dia bersama kurang lebih 5000 Banser yang ada di Kebumen secara tegas menolak gerakan yang dinilai sebagai tindakan inkonstitusional itu.

“Banser Kebumen satu suara. Kami menolak gerakan itu (People Power). Saat ini kami memiliki 3000 anggota Banser yang terdaftar, dan kurang lebih 2000an Banser belum belum diresmikan. Total di Kebumen ada kurang lebih 5000 Banser,” jelas Masngut.

Selanjutnya jika diperlukan, para Banser yang ada di Kebumen siap digerakkan kapan saja untuk ikut menolak gerakan People Power yang didengungkan oleh sekolompok orang karena ketidak puasan dengan proses demokrasi yang telah berjalan di Pemilu 2019.

Mengenai “people power” menurutnya sangat meresahkan sekali. Selain mengganggu kedaulatan NKRI, gerakan itu juga mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami siap, kami tidak mundur, bahkan sampai titik darah penghabisan. Kami siap bergabung dengan TNI maupun Polri untuk masalah ini,” ungkapnya.

Dia mengatakan di dalam tubuh Banser terdapat berbagai perguruan pencak silat termasuk Pagar Nusa. Kemampuannya siap digunakan jika suatu saat negara memanggilnya.

Ketua Pagar Nusa Kebumen Kiai Asyhari Muhammad Al Hasani, secara tegas mengatakan tidak kepada gerakan people power itu. Ia bersama para pendekar Pagar Nusa satu suara untuk melaknat bahkan mengutuk tindakan “people power” yang akan dilakukan oleh sekelompok orang untuk melemahkan pemerintahan RI.

“People power adalah gerakan inkonstitusional dan gerakan provokasi. Kami sebagai pendekar pagar nusa sangat tidak sependapat gerakan tersebut,” kata Ketua Pagar Nusa Kebumen yang akrab dipanggil Gus Hari.

Selanjutnya dia bersama dengan kurang lebih 1.500 pendekar Pagar Nusa siap bergabung bersama dengan TNI maupun Polri untuk mengawal keamanan atas kegiatan itu. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp11,8 Miliar Digelontorkan untuk LPJU, Pemeliharaan Jalan, dan Pembangunan Pendopo Kabumian Tahap II

    Rp11,8 Miliar Digelontorkan untuk LPJU, Pemeliharaan Jalan, dan Pembangunan Pendopo Kabumian Tahap II

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 593
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menetapkan lima proyek strategis utama (PSU) untuk tahun 2025. Adapun sebagian besar dari PSU ini berfokus pada pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum, dirancang khusus untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Penetapan proyek-proyek vital ini tertuang dalam Keputusan Bupati Kebumen Nomor 000.3.1/871 Tahun 2025 tentang Daftar Paket Pengadaan Barang/Jasa Strategis Daerah Tahun […]

  • Wisata Jateng

    Wisata Jateng Diprediksi Diserbu 6 Juta Pengunjung, Ini Destinasi Favoritnya

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Anindya Astadewi
    • visibility 536
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memproyeksikan sekitar 6 juta wisatawan akan mengunjungi berbagai destinasi wisata selama libur Lebaran 2026. Lonjakan ini dipicu tingginya arus mudik yang diperkirakan mencapai 17,3 juta orang ke wilayah Jawa Tengah, dengan sebagian besar memanfaatkan momen libur untuk berwisata bersama keluarga. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa […]

  • Pajak Bumi Bangunan Sumbang PAD Kebumen Rp 47 Miliar

    Pajak Bumi Bangunan Sumbang PAD Kebumen Rp 47 Miliar

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.713
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu pajak daerah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar bagi Pemkab Kebumen. Tahun 2020, Pemkab Kebumen menargetkan penerimaan pendapatan dari PBB sebesar Rp 47 Miliar. Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengatakan bahwa untuk mencapai target tersebut diperlukan upaya inovatif agar sumber pembiayaan pembangunan daerah […]

  • Koperasi Merah Putih

    Koperasi Merah Putih Siap Diluncurkan, Ahmad Luthfi dan Zulkifli Hasan Cek Kesiapan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 858
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan kesiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) menjelang peluncuran nasional oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin, 21 Juli 2025. Bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ahmad Luthfi meninjau langsung kesiapan koperasi di dua Lokasi yakni KDMP Sumbung, Boyolali dan KKMP Banyuanyar, Surakarta, Sabtu 19 Juli 2025. […]

  • Aksi Perang Sarung di Jalur Pansela, 11 Remaja Diamankan Polsek Puring

    Aksi Perang Sarung di Jalur Pansela, 11 Remaja Diamankan Polsek Puring

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.638
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Usai mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya perang sarung di Jalan Pansela Desa Tambakmulyo, tim patroli Polsek Puring berhasil mengamankan sejumlah remaja, Jumat 24 Maret 2023. Kapolres kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menjelaskan sedikitnya 11 remaja diamankan dan digiring ke Mapolsek Puring sekitar pukul 00.15 WIB. Para remaja […]

  • Kecelakaan Lalulintas di Kebumen

    1,5 Bulan, Polres Kebumen Catat 13 Orang Meninggal Akibat Lakalantas

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.667
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kebumen cukup tinggi. Sejak awal Januari hingga Senin 14 Februari 2022, Polres Kebumen mencatat 13 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. “Salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas ialah pelanggaran yang dilakukan pengendara atau pengguna jalan. Pada beberapa kasus kecelakaan, bahkan menyebabkan kematian,” ujar Kapolres […]

expand_less