Cerita Artis Sinetron Wanita Istimewa di Kebumen: Jatuh Cinta pada Nasi Penggel dan Sate Ambal
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 21 Des 2025
- visibility 1.339
- comment 0 komentar

Artis sinetron Wanita Istimewa: Adipura, Raya Kohandi, Demmy Febriana, dan Yuriska Patricia, menjelaskan kepada awak media. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kemeriahan hari pertama Karnaval SCTV di Alun-alun Pancasila Kebumen, Sabtu 20 Desember 2025, menyisakan kesan mendalam bagi para artis dan musisi papan atas.
Usai tampil memukau di atas panggung, sejumlah bintang tamu membagikan testimoni hangat mereka tentang keindahan dan kekayaan kuliner kabupaten berslogan “Kebumen Beriman” ini.

Grup musik Hello Band. (Foto: Hari)
Deretan bintang sinetron Wanita Istimewa, mulai dari aktor senior Adipura, Demmy Febriana, Raya Kohandi, hingga Yuriska Patricia, mengaku sangat antusias sejak pertama kali mendengar akan berkunjung ke Kebumen.
“Happy banget waktu pertama kali tahu mau ke Kebumen. Yang pertama kali kami cari adalah kulinernya, dan ternyata makanannya enak-enak,” ungkap Demmy Febriana.
Yuriska Patricia menceritakan pengalaman mereka mencicipi sambal yang disebutnya ‘juara’, puyuh goreng, hingga rica-rica entok.
Tak mau ketinggalan, Raya Kohandi menambahkan bahwa mereka sengaja bangun lebih awal demi berburu sarapan ikonik.
“Tadi pagi kami sengaja bangun pagi karena ingin mencoba nasi penggel dan sate ambal,” ujarnya.
Bakat Lokal yang Menjanjikan
Selain soal perut, aktor Adipura menyoroti potensi besar warga lokal. Setelah sempat beradu akting di atas panggung, ia memuji bakat akting masyarakat Kebumen yang dinilai sangat natural.
“Saya lihat banyak potensi di Kebumen untuk menjadi aktor atau aktris. Mereka sangat berbakat. Mudah-mudahan ke depan Kebumen bisa menjadi lokasi produksi film atau sinetron,” puji Adipura.

Ridho Rhoma dan Sonet 2 Band. (Foto: Hari)
Terkait cuaca yang sempat diguyur hujan, para artis mengaku tidak keberatan. Menurut mereka, hujan justru membuat suasana menjadi sejuk. Semangat warga yang tetap bertahan di depan panggung menjadi energi tambahan bagi para pengisi acara.
Hello Band: Suasana ‘Slow Living’ yang Syahdu
Kesan serupa disampaikan oleh Widi, vokalis Hello Band. Bagi Widi, atmosfer Kebumen mengingatkannya pada kampung halamannya di Salatiga.
“Kotanya asik, suasananya enak dan syahdu. Orang-orangnya baik dan sangat slow living,” tuturnya.
Meski sering melintas di jalur selatan, ini adalah kali pertama Widi singgah di Kebumen. Selain memuji keramahan warga, Hello Band yang membawakan hits seperti Di Antara Bintang dan Ular Berbisa ini berencana menghabiskan sisa satu hari mereka untuk berkeliling kota.
Widi juga membocorkan bahwa saat ini Hello Band tengah mempersiapkan single terbaru mereka.
Ridho Rhoma: Penasaran dengan Destinasi Wisata
Penyanyi Ridho Rhoma yang tampil bersama Sonet 2 Band turut berbagi cerita. Karena keterbatasan waktu di atas panggung, ia mengaku belum sempat mencicipi banyak hidangan lokal.
Atas rekomendasi rekan-rekan media, Ridho berencana mencoba mendoan, nasi penggel, dan sate Ambal sebelum bertolak pulang.
“Kemarin saya sempat melihat peta, ternyata destinasi wisata di Kebumen sangat banyak, mulai dari pantai hingga gua,” kata Ridho.
Di penghujung tahun 2025 ini, ia berharap masyarakat Indonesia semakin kompak dan terus melahirkan karya-karya terbaik di masa depan. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar