Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Mike di Karangbolong

Mike di Karangbolong

  • account_circle Sigit Tri Prabowo
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 959
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Sebuah Catatan Akhir Tahun 2025

MICHAEL ‘Mike’ Meredith (1943-2023) adalah seorang legenda tingkat dunia di bidang ilmu gua (speleologi). Pada tahun 1983, Mike bersama sekelompol ilmuwan Austria dan Inggris menjelajahi gua-gua di kawasan karst Gombong Selatan. Kehadiran para pakar ini di Kebumen tidak lepas dari jasa dr. Robby Ko King Tjoen, seorang dokter yang mendedikasikan hidupnya untuk pengembangan speleologi di Indonesia.

Eksplorasi Mike dan kawan-kawan menghasilkan kajian dan peta beberapa gua utama di karst Kebumen, termasuk Gua Barat, Gua macan dan sistem hidrologi kawasan Redisari.

Yang menarik, dalam dokumen laporan riset, Mike mengungkapkan potensi pariwisata Karangbolong yang sangat layak dioptimalkan, wisata yang memadukan kekayaan bentang alam, keunikan hayati dengan khasanah budaya yang begitu kaya.

A very attractive programme for visitors could be made up of : The Sea Queen Festival, a boat trip around the coast with view of nest collecting, a closer look from the beach and a meal including bird’s nest soup”.

Mike, seorang penjelajah yang sudah menelusuri berbagai sudut dunia, membayangkan sebuah paket wisata yang menarik di Karangbolong meliputi Festival Ratu laut, jelajah pantai menggunakan perahu untuk mengamati gua-gua walet termasuk kuliner sup sarang burung walet. Wisatawan juga dalam tinggal dalam suasana santai di tepi pantai atau di wilayah pedalaman yang masih terjaga alamnya (unspoiled countryside inland).

Dalam satu kalimat, Mike merumuskan potensi besar yang dimiliki Kebumen. Perpaduan anugerah bentang alam (gua, pantai), keragaman hayati (walet dan eksosistemnya) serta yang mendapat penekanan kuat adalah budaya (seni pertunjukan, teknologi/pengetahuan lokal, kuliner). Hebatnya, wacana ini muncul tahun 1983, ketika kita bahkan belum mengenal konsep ekowisata, wisata budaya dan semacamnya.

Kisah Mike membawa kita pada beberapa unsur penting pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kebumen: potensi alam, budaya serta bagaimana mengelolanya.

Pemajuan Kebudayaan : Orkestrasi Kolaborasi

Sepanjang tahun 2025  muncul berbagai peristiwa yang dapat dimaknai sebagai tonggak penting pemajuan kebudayaan di Kebumen. Yang pertama adalah keberadaan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Kebumen sebagai lembaga yang berwenang melakukan kajian dan menyusun rekomendasi penetapan cagar budaya.

Kedua adalah reorganisasi Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kebumen. Munculnya komposisi kepengurusan yang baru tentu diharapkan membawa DKD lebih mampu berkiprah dalam mendorong ekosistem berkesenian di Kebumen. Beberapa perhelatan yang sukses dilakukan tahun ini, Ketoprak Gen-Z misalnya, rasanya membuat harapan atas DKD bukan pepesan kosong belaka.

Dan puncaknya adalah dikukuhkannya Dewan Kebudayaan Daerah. Sekalipun telah digagas beberapa tahun lalu, lembaga ini baru terwujud di tahun 2025. Harapan terbesar publik tentulah akan diemban oleh lembaga ini, yang diharapkan mampu menjadi konduktor yang (bersama pemerintah daerah) mendorong orkestrasi antara lembaga-lembaga di atas dengan subyek-subyek kebudayaan, yaitu komunitas, desa dan warga pelaku dan pemilik kebudayaan itu sendiri.

Kebudayaan hanya akan ternikmati sebagai atraksi wisata jika wujud-nyatanya masih hidup dan dihidupi oleh masyarakat. Ketiga lembaga di atas memiliki amanah melakukan mengadvokasi, mengedukasi dan mendorong regulasi serta fasilitasi agar para pelaku budaya dapat merawat dan mengembangkan kebudayaan dalam kehidupan mereka. Tanpa orkestrasi yang tulus dan apik dari pemerintah dan Dewan Kebudayaan, kegiatan pemajuan kebudayaan hanya jadi ajang kompetisi kelompok yang serba hiruk pikuk dan meminggirkan para pelaku sesungguhnya.

Benang Merah Geopark

Penetapan Kebumen Geopark sebagai UNESCO Global Geopark (UGGP) pada tahun 2025 ini harus diakui mendatangkan berbagai peluang bagi Kebumen. Di sisi lain, masih tersisa pekerjaan rumah yang cukup berat, yaitu menyamakan pemahaman dan menyederapkan langkah semua pihak agar geopark dapat memberi manfaat maksimal.

Badan Pengelola Geopark Kebumen ke depan akan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dan berat dibanding masa-masa sebelumnya. Selain tugas administratif koordinatif lokal, nasional dan internasional, badan ini memiliki tugas berat membangun kolaborasi dengan para pemangku kepentingan eksternal dan internal.

Karena itulah, semua pihak tentu harus mampu menjaga BP Geopark agar tidak ‘kebanyakan beban’, terjebak menjadi badan teknis yang mengurusi banyak hal yang mestinya bukan tugasnya. Dengan beban yang proporsional, BP Geopark akan lebih mampu menegaskan benang merah untuk menjahit berbagai potensi di kawasan geopark.

Dalam konteks pengembangan pariwisata berkelanjutan, geopark merupakan tema yang sangat kuat baik dalam konteks branding maupun penggalangan jejaring. Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah selayaknya menempatkan geopark sebagai unsur penting dalam pengembangan wisata Kebumen.

Membangun Pasar Wisata

Impian Mike rasanya sangat mungkin terwujud melihat potensi dan peluang yang kita miliki. Semua bahan tersedia, tinggal memasak dan menyajikan.

Realitanya tentu tidak semudah itu. Banyak aspek yang mesti disiapkan dan dibenahi. Dari infrastruktur dasar, fasilitas hingga pelayanan dan kelembagaan. Tahun 2025 telah memberikan banyak modal dan inspirasi bagi pengembangan pariwisata Kebumen.

Saatnya pemerintah dan pelaku wisata secara serius menelaah produk unggul apa yang sebenarnya dimiliki Kebumen dan siapa pasar yang akan disasar. Langkah ini krusial untuk dilakukan agar perencanaan pengembangan dan pemasaran pariwisata Kebumen lebih tertata dan terarah, tidak lagi sekedar gagasan pop up yang tiba-tiba muncul apalagi sekedar copy paste yang sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Impian Michael Meredit menyadarkan kita, bahwa di mata wisatawan dunia, bahkan sejak 42 tahun yang lalu, Kebumen memiliki potensi mengembangkan wisata yang berkelas. Wisata yang dibangun atas tiga pilar: kebudayaan yang hidup dan dirawat, alam lestari yang dijaga serta manajemen pariwisata yang jitu. Makin tahu Indonesia

Selamat Tahun Baru 2026

Sigit Tri Prabowo, penikmat wisata budaya

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Sigit Tri Prabowo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personil polisi dan TNI mendatangi warga yang akan menggelar hajatan. (Foto: Dok. Humas Polres Kebumen)

    Tenda Pernikahan Berdiri, Warga Ambal Didatangi Polisi dan TNI

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.270
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), semua warga masyarakat harus bisa saling menjaga keselamatan. Yakni dengan cara memutuskan mata rantai penularan. Hal ini bisa dilakukan dengan social distancing atau pun physical distancing serta tidak membuat kegiatan mengumpulkan orang banyak. Kerumunan orang banyak dianggap berbahaya karena seseorang tidak dapat mengetahui kondisi kesehatan satu […]

  • Perahu Tenggelam

    Perahu Nelayan Terbalik di Muara Sungai Bodo Pantai Logending, Begini Nasib Empat ABK

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah perahu nelayan bernama Mutiara mengalami kecelakaan laut di kawasan borderan atau pemecah ombak Pantai Logending, Desa/Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Insiden terjadi Jumat 9 Januari 2026 sekitar pukul 06.30 WIB saat perahu hendak kembali dari melaut. Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman membenarkan kejadian itu. Kecelakaan bermula ketika perahu memasuki muara Sungai Bodo. […]

  • Aftershine Sukses Bikin Ambyar Festival UNIMUGO

    Aftershine Sukses Bikin Ambyar Festival UNIMUGO

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.150
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Grup musik pop jawa dan koplo Aftershine sukses membikin ambyar Festival UNIMUGO (FestGo), Sabtu 23 Agustus 2024 malam.  Tampil di Konser Ambyar Festival UNIMUGO,  grup musik asal Seyegan Kebupaten Sleman membawakan delapan tembang bertema patah hati untuk mengajak para penggemarnya ambyar bareng. Grup yang digawangi Hasan (vokal), Andika Permana Putra (gitar melodi),  […]

  • UMP Jateng

    UMP Jateng 2026 Rp 2.327.386, Ini Besaran UMK Kebumen

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2026 resmi ditetapkan. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengumumkan penetapan tersebut di Kota Semarang, Rabu, 24 Desember 2025. UMP dan UMSP Jateng 2026 ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/504. Sedangkan UMK dan UMSK […]

  • Sabar Irianto Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PMI Kebumen 2023-2028

    Sabar Irianto Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PMI Kebumen 2023-2028

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.292
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Salah satu parameter organisasi yang sehat adalah mampu menjalankan musyawarah. Seperti halnya PMI Kebumen yang baru saja menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke-10. Muskab ke-10 PMI Kabupaten Kebumen berlangsung di Pendopo Kabumian, Kamis 11 Mei 2023. Hadir Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Wakil Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah Edi Susanto, […]

  • Tersetrum Listrik

    Pencari Rumput Meninggal Tersetrum Listrik, Ini Hasil Identifikasi PLN ULP Gombong

    • calendar_month Kam, 4 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Seorang pencari rumput bernama Sumarta (67) warga Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam, Kebumen meninggal dunia setelah tersetrum listrik, Rabu 3 Maret 2021. Peristiwa nahas itu bermula saat korban akan pergi mencari rumput untuk pakan ternak, sekitar pukul 07.00 WIB. Di tengah perjalanan saat posisi jalan nanjak, korban menyenggol kawat ground yang ternyata ada […]

expand_less