Tahun Akademik 2021, UNS Kampus Kebumen Targetkan Terima Mahasiswa Baru
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 18 Okt 2020
- visibility 1.793
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz foto bersama usai FGD. (Foto: Humas Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – UNS Kampus Kebumen menargetkan pada tahun akademik 2021 dapat beroperasi dan menerima mahasiswa baru. Kampus yang bakal menempati bekas gedung RSUD Kebumen itu akan memiliki multi program studi.
“Kampus UNS Kebumen memiliki target 10.000 mahasiswa dalam 10 tahun mendatang,” ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Prof Kuncoro Diharjo saat Focus Group Discussion (FGD) terkait rencana pembukaan Kampus UNS di Kebumen di Hotel Meotel, Minggu 18 Oktober 2020.
Prof Kuncoro Diharjo menjelaskan, pengembangan UNS bukan hanya di Kebumen. Tetapi juga dilakukan di daerah lain. Yaitu Kampus UNS Madiun dengan luas 10 hektare dan bangunan tiga lantai hibah dari Pemkab Madiun.
“Saat ini sudah beroperasional tiga program studi baru vokasi. Selanjutnya, kampus UNS Magetan, hibah lahan 20 hektare dari Pemkab Magetan,” ujarnya.
UNS Kebumen Tingkatkan SDM
Acara itu dihadiri oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Wakil Ketua DPRD Kebumen Yuniarti Widayaningsih, Sekda Kebumen H Ahmad ujang Sugiono SH.
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menegaskan bahwa hadirnya UNS Kebumen akan membawa manfaat untuk meningkatkan SDM masyarakat Kebumen. Apalagi kondisi SDM di Kebumen belum cukup baik.
“Angka pengangguran masih cukup tinggi, 80 persen tamatan SMP dan SMA. Ini menjadi beban pemerintah daerah,” kata Yazid Mahfudz.
Aset Mangkrak Jadi Temuan BPK
Terkait aset daerah bekas RSUD yang akan menjadi kampus UNS, Gus Yazid menyampaikan bahwa saat ini kondisinya semakin rusak. Karena belum dimanfaatkan, aset tersebut selalu menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Saya yakin kalau tidak dimanfaatkan dalam 2-3 tahun ambruk itu. Saya sebagai Bupati punya tanggungjawab menyelesaikan aset mangkrak seperti ini,” ujarnya.
Bekas RSUD Kebumen pernah akan dibangun Rusunawa, Rumah Tahanan dan Kodim 0709 Kebumen. Namun, semuanya batal. Kodim mencabut permohonannya dan saat ini telah diberikan tanah sebelah timur Terminal Bus Kebumen.
Bangun Pujasera di Pasar Unggas Tamanwinangun
Gus Yazid menegaskan aset milik pemerintah daerah boleh dihibahkan untuk kepentingan pendidikan dan pertahanan. Seperti yang dilakukan oleh Pemkab Purbalingga yang menghibahkan tanahnya ke Unsoed. Kemudian Pemkab Madiun dan Pemkab Magetan menghibahkan asetnya untuk pendirian kampus UNS.
“Kabupaten lain sudah melakukannya. Ini ke depan dampaknya akan sangat positif bagi Kebumen,” tegasnya.
Guna menyambut Kampus UNS di bekas RSUD Kebumen, Pemkab Kebumen akan membangun Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di Pasar Unggas Tamanwinangun. Selain juga untuk memecah keramaian di Alun-alun Kebumen.
“Pengembangan kampus UNS ini untuk kita semua, untuk masyarakat Kebumen,” imbuhnya.
DPRD Baru Diajak Duduk Bersama
Wakil Ketua DPRD Kebumen Yuniarti Widayaningsih pada prinsipnya merespon baik rencana pengembangan UNS di Kebumen. Hanya saja pihaknya menyayangkan karena baru kali ini DPRD diajak duduk bersama terkait pengembangan UNS di Kebumen.
“Sehingga kami tidak bisa mengungkapkan secara gamblang,” katanya. (hms)







Saat ini belum ada komentar