Breaking News
light_mode
Beranda » News » Perajin Gerabah Gebangsari Dilatih Strategi Marketing

Perajin Gerabah Gebangsari Dilatih Strategi Marketing

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
  • visibility 2.418
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Marketing masih menjadi kendala bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam memasarkan produknya. Tak terkecuali, hal itu dialami para perajin gerabah di Desa Gebangsari, Kecamatan Klirong, Kebumen.

Untuk itu melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Putra Bangsa Kebumen melaksanakan pelatihan penerapan strategi marketing berbasis inovasi bagi para perajin gerabah.

Pelatihan Hadirkan Dua Narasumber 
Pakar manajemen marketing sekaligus dosen STIE Putra Bangsa Dr Sigit Wibawanto SE MM menyampaikan materi. (Foto: Istimewa)

Pakar manajemen marketing sekaligus dosen STIE Putra Bangsa Dr Sigit Wibawanto SE MM menyampaikan materi. (Foto: Istimewa)

Pelatihan yang berlangsung di Galeri Gerabah Gebangsari, Rabu 12 Agustus 2020 itu merupakan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional yang dilaksanakan STIE Putra Bangsa.

Dua narasumber dihadirkan yakni pakar manajemen marketing sekaligus dosen STIE Putra Bangsa Dr Sigit Wibawanto SE MM dan Praktisi Bisnis Nasional Joko Fitra MSc MM.

Joko Fitra memaparkan bahwa pada umumnya marketing dimaknai sempit yakni transaksi. Padahal kunci marketing yang tepat yakni gaungkan iklan dulu sebelum mencari transaksi. Hingga kini pada umumnya marketing masih dilaksanakan dengan sangat sederhana yakni memasang foto produk di Facebook yang disertai dengan harga.

“Padahal seharusnya tidak seperti itu,” ungkapnya.

Beri Informasi Produk Kepada Masyarakat
Praktisi Bisnis Nasional Joko Fitra MSc MM menyampaikan materi. (Foto: Istimewa)

Praktisi Bisnis Nasional Joko Fitra MSc MM menyampaikan materi. (Foto: Istimewa)

Keinginan yang kuat untuk cepat mencapai transaksi justru akan menjadi penghambat bagi tercapainya transaksi. Untuk itu hal terpenting yakni mengiklankan produk. Artinya memberi informasi kepada masyarakat terkait produk tersebut. Informasi atau iklan tersebut harus masif dilaksanakan.

“Dengan demikian akan banyak pihak yang tertarik. Setelah itu secara otomatis akan terjadi transaksi,” katanya.

Joko juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara terintegrasi dan terpadu. Dalam hal ini Facebook atau Instagram merupakan media yang sangat tepat untuk mengenalkan atau menginformasikan produk.

Perajin Gerabah Didorong Terus Bernovasi
Para perajin aktif bertanya selama pelatihan. (Foto: Istimewa)

Para perajin aktif bertanya selama pelatihan. (Foto: Istimewa)

Sedangkan website berfungsi untuk menjelaskan rinci dengan deskripsi produk tersebut. Sama dengan Website, Youtube menjelaskan secara visual. Sedankan Whatsapp untuk melakukan transaksi.

“Dengan terpadu seperti itu marketing akan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sedangkan Sigit Wibawanto menjelaskan tentang pentingnya inovasi produk. Dia mendorong perajin gerabah di Desa Gebangsari terus melakukan inovasi.

“Sehingga produknya akan berbeda dengan yang lain dan tentunya akan dicari oleh para konsumen,” ujarnya.

Gali Permasalahan Perajin Lalu Beri Solusi
Para perajin foto bersama saat pelatihan. (Foto: Istimewa)

Para perajin foto bersama saat pelatihan. (Foto: Istimewa)

Ketua Tim Pengabdian Dani Rizana MPd MM menyampaikan, sebelumnya telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan para perajin gerabah. FGD Digelar untuk menggali permasalahan perajin khususnya di bidang marketing.

Dalam FGD tersebut diketahui marketing masih menjadi persoalan. Untuk itulah program pelatihan penerapan strategi marketing berbasis inovasi dilaksanakan. Melalui pelatihan tersebut memberi masukan atas permasalahan yang didiskusikan sebelumnya.

“Dengan ini diharapkan pelaku UMKM dapat memahami marketing, sehingga dapat memasarkan produknya dengan baik,” tuturnya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAFI Buleleng

    Diare: PAFI Buleleng Jelaskan Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahannya

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 916
    • 0Komentar

    DIARE merupakan kondisi medis yang ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya, dengan tinja yang encer atau berair. Kondisi ini dapat berlangsung singkat atau berkepanjangan, tergantung pada penyebabnya. Diare seringkali membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan lemah. Berikut penjelasan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Buleleng pafipcbuleleng.org mengenai penyebab diare, gejala, […]

  • Presiden Jokowi

    Harga Gabah Rendah Saat Panen Raya, Ini Kata Presiden Jokowi

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.699
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa harga gabah kering panen (GKP) saat panen raya ini hanya di kisaran Rp 4.200 per kilogram. Harga tersebut menurut Presiden terlalu rendah dan dapat merugikan petani. “Pemerintah saat ini sedang menghitung. Nanti segera diumumkan oleh Badan Pangan Nasional. Harga GKP-nya harusnya berapa,” ujar Jokowi saat meninjau […]

  • Ini Imbauan Bupati untuk Masyarakat Kebumen di Pemilu 2024

    Ini Imbauan Bupati untuk Masyarakat Kebumen di Pemilu 2024

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.360
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengimbau generasi Z yang usianya sudah mencapai 17 tahun dan belum punya KTP, untuk segera membuat KTP agar bisa menggunakan hak suara dalam Pemilu 2024. Pemerintah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. “Silakan anak-anak yang usianya sudah 17 tahun tapi belum punya KTP agar datang ke Disdukcapil […]

  • Lewat Sendratari Babad Kebumen, Sanggar Keysa Hidupkan Sejarah Daerah

    Lewat Sendratari Babad Kebumen, Sanggar Keysa Hidupkan Sejarah Daerah

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 426
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suasana Car Free Night (CFN) di Alun-alun Pancasila Kebumen pada Sabtu 6 Juni 2026 menjadi panggung seni dan penuh pesona budaya. Ratusan pasang mata warga Kebumen dimanjakan oleh pementasan kolosal bertajuk Sendratari Babad Kebumen yang dipersembahkan secara apik oleh anak-anak berbakat dari Sanggar Keysa. Kemeriahan malam minggu tersebut sudah terasa sejak pukul […]

  • Jagung Hibrida, Ketahanan Pangan, Polres Kebumen,

    Polres Kebumen Tanam Jagung Hibrida Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 381
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen melaksanakan penanaman bibit jagung hibrida sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kegiatan berlangsung di kawasan Kantor Kecamatan Pejagoan, Rabu 20 November 2024. Dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Recky, acara ini dihadiri jajaran Forkopimda Kebumen dan Forkopimcam Pejagoan. Penanaman melibatkan Kelompok Tani […]

  • Sedulur Karanganyar memberikan bantuan kepada Puskesmas, Polsek dan Koramil. (Foto: Sedulur Karanganyar)

    Sedulur Karanganyar Bantu APD Tiga Puskesmas

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.580
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Pandemi Corona (Covid-19) yang terjadi secara global mendorong elemen masyarakat di Kecamatan Karanganyar, Kebumen mengambil peran penanggulangan. Salah satunya dilakukan oleh komunitas Sedulur Karanganyar menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD), susu, vitamin C dosis tinggi, obat-obatan, serta peralatan lainnya yang dibutuhkan dalam rangka pencegahan penularan pandemi virus Corona (Covid-19). Bantuan diserahkan […]

expand_less