Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Pilkada di Era Media Sosial

Pilkada di Era Media Sosial

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
  • visibility 2.231
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Fenomena hoaks, ujaran kebencian, fitnah dan kampanye negatif lainnya tumbuh subur akibat penyebaran pesan-pesan yang dilakukan para pendengung politik. Kondisi ini diperparah dengan belum adanya aturan yang jelas mengenai cara kerja pendengung politik. Para pendengung sebagian memiliki akun anonim yang menyembunyikan identitas aslinya. Sehingga sulit untuk melacak keberadaan mereka.

Bahaya Penyebaran Hoaks

Semua sepakat bahwa penyebaran hoaks atau informasi palsu sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi opini publik dan mengganggu jalannya proses demokrasi yang sehat. Hoaks yang sengaja dibuat dan disebarluaskan dengan cepat melalui berbagai platform digital dapat memanipulasi opini publik, memecah belah masyarakat, dan merusak reputasi calon maupun pasangan calon.

Maraknya hoaks berdampak negatif pada Pilkada. Pertama, hoaks dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Ketika masyarakat dibanjiri informasi yang tidak benar, mereka akan kesulitan untuk membedakan mana yang fakta dan mana yang fiksi. Hal ini dapat menyebabkan apatisme dan mengurangi partisipasi masyarakat dalam pemilu.

Kedua,  hoaks dapat memicu konflik sosial. Informasi yang bersifat provokatif dan membenci dapat memicu permusuhan antar pendukung calon, bahkan dapat berujung pada tindakan kekerasan di dunia nyata.

Ketiga, hoaks dapat memengaruhi hasil Pilkada. Jika cukup banyak pemilih yang terpengaruh oleh hoaks, maka hasil Pilkada bisa saja tidak mencerminkan pilihan yang sebenarnya diinginkan oleh masyarakat. Ini yang sangat mengkhawatirkan; pemilih mendasarkan pilihannya atas berita palsu.

Apa yang harus dilakukan? Perlu upaya komprehensif dari berbagai pihak.

Pertama, meningkatkan literasi digital masyarakat menjadi hal yang mendesak. Melalui program edukasi, masyarakat perlu diajarkan cara membedakan berita yang benar dan hoaks, serta cara memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Kedua, komunitas siber (cybercommunity) perlu meningkatkan upaya untuk membatasi penyebaran hoaks. Mereka bisa lebih dini mendeteksi dan menghapus konten yang mengandung informasi palsu. Sehingga mewujudkan ruang siber (cyberspace) yang mendukung terwujudnya cyberculture yang sehat; menjunjung nilai-nilai positif seperti respek, toleran, beretika, dan menghormati privasi.

Ketiga, media massa mainstream wajib berperan lebih aktif dalam memberikan informasi yang akurat dan berimbang. Media massa dapat menjadi sumber informasi yang kredibel bagi masyarakat. Tidak mencampuradukkan antara fakta dan opini dan menjunjung tinggi etika jurnalistik dari mulai mencari hingga mendistribusikan berita kepada publik.

Keempat, masyarakat juga perlu berperan aktif dalam melawan penyebaran hoaks. Bersikap kritis terhadap informasi yang diterima dan tidak mudah percaya begitu saja dengan informasi yang belum terverifikasi.

Pada akhirnya, rivalitas politik dalam Pilkada seharusnya tak ubahnya pertandingan dan perlombaan olahraga yang dilakukan secara sportif untuk menjadi juara. Pilkada bukan menjadi seperti perang Baratayudha antara Pandawa dan Kurawa dalam epik Mahabharata.

Sesungguhnya hoaks adalah musuh sebenarnya di era digital yang wajib kita diperangi.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpusdes “Mrica” Sabet Juara I Lomba Perpustakaan Terbaik Kebumen 2025

    Perpusdes “Mrica” Sabet Juara I Lomba Perpustakaan Terbaik Kebumen 2025

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Semangat literasi dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan di Kabupaten Kebumen terus meningkat. Hal ini terbukti dari suksesnya Lomba Perpustakaan Terbaik tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kebumen sepanjang Mei hingga Juni 2025. Kompetisi ini berhasil menarik partisipasi dari 70 desa/kelurahan, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengembangkan […]

  • Laka Lantas

    Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Puluhan Pelajar Tabrak Tebing, Begini Kondisi Penumpangnya

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.016
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Sebuah truk yang mengangkut puluhan pelajar SMP Pangeran Diponegoro Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kebumen mengalami kecelakaan tunggal. Lokasi kecelakaan di Dukuh Lokidang, Desa Giritirto Kecamatan Karanggayam, Kebumen Rabu 17 April 2024. Dilaporkan tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Namun 25 penumpang mengalami luka ringan, enam orang mengalami luka berat dalam […]

  • Bayar Pajak

    Satlantas Polres Kebumen Beri Reward untuk Wajib Pajak Patuh, Dorong Kesadaran Bayar Pajak Lebih Awal

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 385
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kebumen melalui Samsat Kebumen memberikan reward kepada wajib pajak yang dinilai patuh. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Samsat Kebumen, Rabu 29 Oktober 2025. Program ini merupakan bagian dari kegiatan “Polantas Menyapa” yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepolisian […]

  • Hebat, Satai Ambal Kemasan Tampil di Pameran I3E 2019

    Hebat, Satai Ambal Kemasan Tampil di Pameran I3E 2019

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.070
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Satu produk kuliner khas Kebumen turut tampil pada Pameran Investasi Inovasi Indonesia Expo (I3E) 2019 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), 3-6 Oktober 2019. Satai Ambal Kemasan menjadi satu dari dalam 404  produk inovasi perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT) yang dipamerkan pada event tahunan ini. Alumni Lomba Kreatifitas dan Inovasi  (Krenova) […]

  • Public Hearing Raperda Cadangan Pangan Daerah, Peserta Keluhkan Ketersediaan Air saat Musim Tanam dan Kelangkaan Pupuk

    Public Hearing Raperda Cadangan Pangan Daerah, Peserta Keluhkan Ketersediaan Air saat Musim Tanam dan Kelangkaan Pupuk

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 965
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pada kegiatan Rapat Dengar Pendapat Umum (Public Hearing) Pansus II DPRD Kabupaten Kebumen yang membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah, kebanyakan peserta rapat memberikan masukan atau saran sesuai fakta dan kondisi di lapangan. “Insyaallah apa saja masukan dari peserta, akan kita usahakan sisipkan baik itu pasal muatan lokal maupun Perbup-nya. Secara […]

  • PSDKU S2 PGSD Kebumen

    Pentingnya Melanjutkan Jenjang S2: PSDKU S2 PGSD Kebumen, FKIP, UNS Membuka Pintu Peluang Baru

    • calendar_month Sab, 6 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.758
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di era globalisasi sekarang ini, pendidikan tinggi menjadi salah satu kunci utama untuk membuka pintu peluang dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melanjutkan studi ke jenjang S2 tidak hanya sekadar prestasi pribadi, tetapi juga investasi untuk mengasah kemampuan dan pengetahuan. Untuk mendukung perjalanan akademis ini, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) […]

expand_less