Dua Bocah Terseret Arus Pantai Setrojenar, Satu Korban Berhasil Diselamatkan Pemancing
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026
- visibility 392
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan laut kembali terjadi di kawasan pesisir selatan Kebumen. Dua orang anak dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat bermain di perbatasan Pantai Brecong dan Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kamis 2 April 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.
Kedua korban hilang diidentifikasi INA (11) dan ARM (11). Keduanya merupakan warga Desa Banjurmukadan, Kecamatan Buluspesantren. Sementara itu, satu rekan mereka bernama RM (11) berhasil diselamatkan oleh seorang pemancing yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa bermula saat ketiga anak tersebut berwisata di Pantai Brecong. Mereka kemudian bergeser ke arah barat menuju area yang lebih sepi di antara Pantai Brecong dan Setrojenar untuk bermain air. Namun naas, ombak besar tiba-tiba datang dan langsung menggulung ketiganya ke tengah laut.
Heri Purwoto dari BPBD Kabupaten Kebumen mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi titik koordinat hilangnya korban.
“Ketiga korban diduga mencari area yang sepi untuk bermain air. Saat sedang asyik bermain, ombak besar datang secara tiba-tiba dan menghanyutkan mereka. Satu anak berhasil diselamatkan oleh warga yang sedang memancing, namun dua lainnya yakni INA dan ARM terbawa arus dan hingga saat ini belum ditemukan,” ujar Heri Purwoto saat dikonfirmasi.
Pihak BPBD bersama tim SAR gabungan dari SAR Tunas Kelapa dan Kowara telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan assessment dan penyisiran. Petugas juga mengimbau kepada wisatawan maupun warga lokal untuk selalu waspada dan tidak berenang di area rawan, terutama di titik-titik pantai yang tidak terpantau oleh petugas penjaga pantai.
Hingga laporan ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dengan fokus penyisiran di sepanjang garis pantai Setrojenar dan sekitarnya. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar