Rapid Test Massal Digelar di 26 Pasar, 13.000 Warga Disasar
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 28 Mei 2020
- visibility 1.659
- comment 0 komentar

Wabup H Arif Sugiyanto meninjau pelaksanaan rapid test massal di Pasar Rowokele. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melanjutkan pelaksanaan Rapid Diagnostic Test (RTD). Setelah melaksanakan rapid test di Pasar Pagi Tumenggungan, kegiatan dilanjutkan dilaksanakan di 26 kecamatan.
Pada hari pertama, Kamis 28 Mei 2020 rapid test digelar di empat kecamatan. Yakni di Pasar Karanganyar, Pasar Wonokriyo Gombong, Pasar Selokerto (Sempor) dan Pasar Rowokele. Pelaksanaan tes cepat itu dipantau oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati H Arif Sugiyanto.
Wabup Arif Sugiyanto Mengecek Kondisi Pasar

Wabup H Arif Sugiyanto memantau Pasar Rowokele. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Bupati memantau pelaksanaan di Karanganyar dan Gombong, sedangkan Wakil Bupati memantau langsung di Pasar Rowokele dan Pasar Selokerto. Di sela-sela memantau pelaksanaan RTD, Wabup juga mengecek kondisi pasar.
Masih ada satu dua pedagang maupun pengunjung yang belum mengenakan masker. Namun sebagian besar, warga telah memiliki kesadaran untuk mengenakan masker kain. Bahkan para pengunjung juga memanfaatkan wastafel permanen yang dipasang di pintu masuk Pasar Rowokele.
Tak hanya itu, Wabup juga memberikan pengarahan kepada para kepala desa di Kecamatan Rowokele dan Sempor. Materi pengarahan antara lain mengenai penerapan zonasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona serta pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Kebumen Nomor 29 tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Kebumen.
Satu Pengunjung Pasar Rowokele Reaktif

Hasil rapid test, satu orang reaktif. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Wabup Kebumen H Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa pada hari pertama, dari sekitar 1.700 rapid test yang reaktif ada satu orang di Rowokele. Yang bersangkutan juga bukan warga Rowokele dan sedang belanja di Pasar.
“Petugas langsung menindaklanjuti dengan melakukan tracking terhadap warga yang reaktif,” ujar Arif Sugiyanto.
Warga yang hasilnya reaktif diminta untuk melakukan karantina mandiri dan akan dilakukan swab test melalui uji Polymerase Chain Reaction (PCR) di laboratorium.
Pasar Berpotensi Penyebaran Virus Corona

Pengunjung Pasar Rowokele mengikuti rapid test. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Secara terpisah, Bupati H Yazid Mahfudz menyampaikan Pemkab Kebumen menyiapkan 13.000 rapid test kit untuk RDT massal yang rencanananya akan dilakukan di 26 lokasi di Kabupaten Kebumen. Sesuai jadwal, pelaksanaan RTD akan berlangsung hingga Minggu 7 Juni 2020.
Rapid test massal ini untuk memperluas jangkauan deteksi Covid-19 di masyarakat. Pasar menjadi lokasi rapid test karena berpotensi terjadinya penyebaran virus Corona,” kata Yazid Mahfudz, di sela-sela meninjau RDT di Pasar Wonokriyo Gombong.
Kades dan Lurah Juga Ikut Rapid Test

Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz meninjau pelaksaan rapid test di Pasar Karanganyar. (Dok. Humas Kebumen)
Tak pengunjung dan pedagang pasar, rapid test juga diikuti oleh kepala desa dan lurah di Kabupaten Kebumen. Kecamatan Gombong, 12 kepala desa dan dua kepala kelurahan, bersama relawan Covid-19 mengikut tes cepat di Kantor Kecamatan setempat. Namun, hasil rapid test menunjukkan seluruhnya non reaktif (NR) Covid-19.
“Jadi kami siapkan 460 rapid test untuk kepala desa dan lurah. Selain itu juga masing-masing desa kami kasih lima buah,” imbuhnya. (ndo)







Saat ini belum ada komentar