Diresmikan, PLHUT Kebumen Siap Layani 1.744 Calon Jemaah Haji 2026
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 17 Des 2025
- visibility 563
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen telah meresmikan penggunaan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) yang baru pada Selasa, 16 Desember 2025. Peresmian yang digelar dalam bentuk tasyakuran dan doa bersama ini menandai peningkatan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji, khususnya mengingat alokasi jemaah haji Kebumen pada tahun 2026 mencapai 1.744 orang ditambah 601 cadangan.
Gedung PLHUT ini dibangun di atas lahan seluas 400 meter persegi yang merupakan hasil hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen. Pembangunan PLHUT menelan anggaran sebesar Rp 2,8 miliar yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2025.
Fasilitas Lebih Luas dan Nyaman
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kebumen, Suwaibatul Aslamiyah, yang juga menjabat Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kebumen, menjelaskan bahwa tasyakuran ini diselenggarakan sebagai penanda penempatan gedung baru di kompleks Islamic Center Kebumen.
“Alhamdulillah, pelayanan bisa dilaksanakan di sini dengan lebih nyaman karena tempatnya lebih luas,” ujar Suwaibatul.
Gedung dua lantai berukuran 10 x 20 meter persegi ini akan didedikasikan sepenuhnya untuk melayani jemaah. Lantai satu berfungsi untuk layanan pendaftaran, pembatalan, pelimpahan kursi, hingga persiapan pemberangkatan termasuk pengurusan visa dan dokumen. Sementara lantai dua digunakan sebagai aula untuk pertemuan, seperti sosialisasi yang telah dilaksanakan dalam empat tahap untuk jemaah cadangan.
Suwaibatul Aslamiyah juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kebumen atas hibah tanah tersebut. Setelah berdirinya Kementerian Haji dan Umrah, gedung PLHUT ini selanjutnya akan dihibahkan kepada kementerian baru tersebut.
Antrean dan Kebijakan Baru
Data terbaru menunjukkan bahwa antrean untuk keberangkatan haji di Kebumen saat ini mencapai 26 tahun. Meskipun demikian, Kebumen menjadi penyumbang calon jemaah haji terbesar kedua di Jawa Tengah.
Untuk mendukung pelayanan, Kementerian Haji dan Umrah tetap menggunakan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Pada tahun 2026, terdapat perbedaan signifikan dalam keberangkatan. “Tahun depan berbeda, embarkasinya adalah Jogja, bukan Solo,” terang perwakilan Kemenag.
Apresiasi dari Pemkab Kebumen
Asisten Pemerintahan R Agung Pambudi, yang mewakili Bupati Kebumen, menyampaikan apresiasi dan selamat atas beroperasinya PLHUT. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama semua pihak agar pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar.
“Semoga gedung ini membawa manfaat yang nyata, bisa memberikan pelayanan haji dan umrah dengan baik dan efektif,” tutur Agung Pambudi.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan PLHUT. Ia juga menggarisbawahi bahwa mulai tahun 2026, Kemenag sudah tidak lagi mengurusi haji secara langsung, dan menyatakan kesiapan untuk tetap membantu.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Kabag Kesra Tjahjo Sambodo, perwakilan Kodim dan Polres, serta ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol harapan dan doa.







Saat ini belum ada komentar