Lebih dari 1.000 Pelajar SMAN 2 Kebumen Deklarasikan Integritas Lewat Lomba ‘Tote Bag Merdeka’
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 15 Agu 2025
- visibility 1.158
- comment 0 komentar

Lomba kreatif bertajuk "Tote Bag Merdeka" yang mengusung tema "Berkreasi dengan Integritas 1.000 Jiwa. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – SMAN 2 Kebumen (Smanda) menggelar acara Gebyar Sekolah Berintegritas, Jumat 15 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas kepada seluruh warga sekolah, baik guru, karyawan, maupun murid.
Acara diawali dengan pembacaan deklarasi sekolah berintegritas oleh kepala sekolah yang diikuti oleh semua guru dan karyawan.

Pelajar Smanda Kebumen menampilkan Tari Cepetan. (Foto: Dok Smanda)
Deklarasi ini kemudian ditandatangani oleh kepala sekolah, guru, dan komite SMAN 2 Kebumen. Tak hanya itu, perwakilan siswa juga membacakan deklarasi pelajar berintegritas yang diikuti oleh 1.100 lebih murid sebagai bentuk komitmen mereka.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 2 Kebumen Sutrisno SPd menjelaskan bahwa nilai-nilai integritas tersebut dirangkum dalam akronim unik “JUMAT BERSEPEDA KAKA”.
Adapun akronim ini memuat sembilan nilai utama yang menjadi pedoman, yaitu: Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras.
Sementara itu Wakil Kepala SMAN 2 Kebumen Bidang Humas, Nuning Ikawati SPd, menjelaskan bahwa acara ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang harus diselenggarakan sebagai bagian dari program Sekolah Berintegritas.
“Untuk tingkat SMA, alhamdulillah SMAN 2 Kebumen yang terpilih,” jelasnya.
Tampilkan Tari Cepetan dan Lomba ‘Tote Bag Merdeka’
Setelah deklarasi, acara dilanjutkan dengan pementasan Tari Cepetan. Sebelumnya, Smanda Kebumen juga sukses menggelar pertunjukan tari kolosal Cepetan yang melibatkan 1.000 penari pada puncak kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) akhir tahun lalu.
Selain itu, digelar juga lomba kreatif bertajuk “Tote Bag Merdeka” yang mengusung tema “Berkreasi dengan Integritas 1.000 Jiwa.
“Lomba ini diikuti oleh seluruh murid Smanda. Setiap murid membawa tas kain (totebag) untuk dilukis atau diwarnai. Nantinya akan digunakan sebagai wadah saat penerimaan rapor untuk mengurangi sampah plastik,” tambah Nuning didampingi penanggung jawab lomba, Arum Kunthi Lestari SPd.
Siswa-siswi terlihat antusias melukis/mewarnai totebag dengan menyebar ke berbagai sudut sekolah yang mereka anggap nyaman, seperti di bawah pohon, teras kelas, dan di pinggir kolam.
Menjelang tengah hari, hasil karya mereka dibawa ke lapangan dalam formasi yang rapi untuk didokumentasikan. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar