Breaking News
light_mode
Beranda » News » Rakit Terbalik, Dua Pemuda Tenggelam di Muara Sungai Lukulo

Rakit Terbalik, Dua Pemuda Tenggelam di Muara Sungai Lukulo

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
  • visibility 5.920
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Dua warga Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kebumen dilaporkan tenggelam setelah rakit bambu yang dinaiki terbalik di muara sungai Lukulo atau kali Buntu Klirong, Senin 1 Juni 2020 sekira pukul 08.00 wib.

Tim SAR gabungan bersama anggota Polri dan TNI serta masyarakat sekitar masih melakukan upaya pencarian. Namun hingga malam ini, jasad dua pemuda bernama Faidu Rohman (23) dan Mujahidin (22) itu masih belum ditemukan.

Kedua Korban Terbawa Arus sampai ke Muara

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu bermula ketika kedua korban bermain rakit dari bambu atau gethek menyusuri muara Sungai Lukulo dimulai dari Desa Jogosimo. Saat itu, arus sungai yang sedang deras membuat debit air sungai meningkat dan berbahaya.

Menurut sejumlah saksi, kedua korban telah terbawa arus sampai ke muara. Pada saat memasuki muara, rakit tidak stabil sehingga terbalik yang mengakibatkan keduanya tenggelam di derasnya arus muara.

Ombak Tinggi, Pencarian di Laut Belum Memungkinkan
Tim SAR bersama warga siaga di sekitar lokasi kejadian. (Foto: Pusdalops BPBD)

Tim SAR bersama warga siaga di sekitar lokasi kejadian. (Foto: Pusdalops BPBD Kebumen)

Sementara itu, pencarian masih difokuskan di sekitaran lokasi kejadian yaitu muara Sungai Lukulo perbatasan dari Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong dan Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Pasalnya, pencarian tidak memungkinkan menggunakan perahu ke laut karena ombak sampai saat ini masih tinggi.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman menyampaikan bahwa, derasnya aliran sungai membuat pencarian mengalami hambatan. Namun untuk rakit bambu yang ditumpangi kedua korban berhasil ditepikan.

Polisi Menilai Rakit yang Digunakan Korban Tidak Layak
Rakit yang digunakan kedua korban berhasil ditepikan. (Foto: Polres Kebumen)

Rakit yang digunakan kedua korban berhasil ditepikan. (Foto: Polres Kebumen)

Melihat rakit yang digunakan oleh korban, polisi menilai tidak layak digunakan. Apalagi akan sangat berbahaya jika dinaiki di arus sungai yang sangat deras.

“Apalagi saat ini debit air sungai sedang meningkat setelah diguyur hujan terus menerus,” jelas Iptu Tugiman berharap kedua korban segera ditemukan. (win)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Petani Jadi Lulusan Terbaik Secata Gombong

    Anak Petani Jadi Lulusan Terbaik Secata Gombong

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.073
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Efendi SE MM  melantik dan mengambil sumpah 359 prajurit siswa yang telah lulus mengikuti pendidikan pertama tamtama selama lima bulan. Mereka diambil sumpah dan dilantik sebagai anggota TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) pada upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dimata) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran […]

  • Dapur MBG di Kebumen Siap Serap Produk Lokal, Anggaran Bahan Baku Capai Rp1,4 Triliun di 2026

    Dapur MBG di Kebumen Siap Serap Produk Lokal, Anggaran Bahan Baku Capai Rp1,4 Triliun di 2026

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.354
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen, Senin 12 Januari 2026. Kunjungan ini menandai peluncuran program inovatif “Makan Bergizi Gratis (MBG) Nglarisi Pasar dan Petani Kebumen” oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani serta peresmian Studio Live Shop di Pasar Tumenggungan. Adapun program ini dirancang untuk memastikan komoditas […]

  • PAFI Jembrana

    PAFI Jembrana: Penyakit yang Harus Diwaspadai di Musim Penghujan dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 592
    • 0Komentar

    MUSIM hujan membawa kesejukan dan keindahan alam, namun di balik itu semua, terdapat sejumlah penyakit yang sering muncul dan mengancam kesehatan. Perubahan cuaca yang drastis dan kondisi lingkungan yang lembap menjadi faktor utama penyebab meningkatnya berbagai penyakit pada musim hujan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Jembrana pafikabjembrana.org mengingatkan sejumlah penyakit yang harus diwaspadai pada […]

  • Truk Tertabrak KA Gajayana

    21 Kereta Api Terlambat Imbas Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Ini Daftarnya

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 21 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan akibat kecelakaan antara truk tronton dan KA Gajayana di petak jalan Prembun–Kutowinangun persisnya di perlintasan sebidang Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa 27 Januari 2026) malam. Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, menjelaskan, insiden tersebut sempat membuat satu jalur rel, yakni jalur hulu, […]

  • Kendarai Sepeda Lipat, Bupati Kebumen Gowes Bareng Ribuan Warga

    Kendarai Sepeda Lipat, Bupati Kebumen Gowes Bareng Ribuan Warga

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.471
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Perpisahan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) di Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen diisi dengan sepeda santai, Minggu 23 Februari 2020. Event fun bike bersama Kodim 0709 Kebumen itu berlangsung cukup istimewa. Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz yang hadir tidak sekadar melepas peserta, tetapi turut gowes bareng ribuan pecinta gowes. […]

  • Tim SAR Hentikan Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Laguna, Ini Alasannya

    Tim SAR Hentikan Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Laguna, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.280
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) –  Setelah tujuh hari melaksanakan operasi, pencarian terhadap  dua pelajar yang terseret ombak di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen akhirnya dihentikan. Korlap Basarnas Cilacap Amin Riyanto mengatakan bahwa penghentian operasi pencarian terhadap korban tenggelam di pantai selatan sesuai dengan SOP Basarnas yang merujuk Undang-undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan […]

expand_less