

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kebumen mendukung klub Kebumen Archery untuk melakukan latihan di lapangan Islamic Center. Bahkan Perpani telah menyampaikan ijin kepada Pemkab Kebumen agar lapangan tersebut dijadikan tempat latihan atlet panahan.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pengkab Perpani Kebumen Herwin Kunadi SH saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perpani yang mengukuhkan secara resmi Kebumen Archery sebagai klub di bawah binaan Perpani Kebumen, baru-baru ini.
“Kami mendukung para atlet panahan Kebumen Achery untuk terus berlatih di lapangan Islamic Center sebelum ada lokasi yang representatif untuk berlatih,” ujar Herwin Kunadi.
Baca Juga: 103 Atlet Ikuti Scoring Day Panahan Kebumen
Menurut Herwin, memindahkan latihan panahan ke Stadion Candradimuka bukan sebuah kebijakan yang solutif karena juga membahayakan bagi para pemain sepakbola yang berlatih di sana. Wakil Ketua KONI Kebumen itu justru mengusulkan agar Pemkab Kebumen membangun pagar di kompleks Islamic Center agar lebih tinggi.
“Olahraga panahan sangat tidak bertentangan dengan visi misi Islamic Center lantaran panahan merupakan salah satu olaharaga sunah,” ujar Herwin Kunadi.
Meski demikian, Herwin Kunadi mengingatkan agar dalam proses latihan, para atlet berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Sebab, olahraga panahan tetap memiliki risiko terjadi kecelakaan. “Rencananya Oktober ini kami akan menggelar latihan bersama dengan menyediakan berbagai doorprize,” ujar Herwin Kunadi.
Baca Juga: 196 Atlet Ikuti Kejuaraan Panahan Piala Direktur PKU Muhammadiyah Gombong
Ketua Kebumen Archeri Muslih mengakui meskipun terkendala tempat pelatihan namun semangat atlet-atlet binaanya tidak pernah mengendur. Pihaknya sempat berhenti latihan setelah ada diprotes oleh pihak IAINU Kebumen.
“Kami berterima kasih kepada Perpani yang memberikan dukungan kepada Kebumen Archeri dengan memberikan legalitas serta dukungan untuk terus berlatih di lapangan Islamic Center,” ujar Muslih.
Sementara itu, latihan itu merupakan kegiatan rutin yang diikuti semua kelompok umur. Latihan itu merupakan cara memantau sekaligus memantapkan kemampuan atlet dalam penguasaan hasil pelatihan materi teknik, termasuk juga membangun kekompakan antar orang tua atlet. (ndo)
News & Inspiring