Hidupkan Seni di Tengah Pandemi Melalui Pergelaran Wayang Virtual
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 8 Nov 2020
- visibility 1.390
- comment 0 komentar

Pengurus Pepadi foto bersama usai penyerahan tali asih. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, para seniman harus membuat terobosan agar pertunjukan seni tetap berlangsung tanpa mengabaikan protokol kesehatan (prokes) Kebumen.
Tantangan terbesar adalah bagaimana menggelar pertunjukan kesenian tanpa menimbulkan kerumunan marga. Memperingati Hari Wayang Nasional, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kebumen bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kebumen berinovasi dengan menggelar pertunjukan wayang kulit dengan cara virtual.
Pergelaran wayang kulit yang digelar di Padepokan Sehat Medika Kelurahan Jatiluhur Kecamatan Karanganyar, Kebumen Sabtu 7 November 2020 itu dilakukan secara tertutup. Tidak ada warga sekitar yang berkerumunan menonton di lokasi pertunjukan.
Disaksikan Secara Live Streaming Youtube
Para pecinta wayang kulit bisa menyaksikan secara live streaming Youtube. Ternyata pergelaran wayang virtual tersebut diminati banyak orang. Buktinya penonton pergelaran wayang dengan dalang Ki Langgeng Hidayat yang membawakan lakon “Wahyu Tejaningrat” mencapai lebih dari 6.400 penonton.
Hadir mewakili Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Mohammad Amirudin. Tampak Kepala Dinas Kominfo Kebumen Cokroaminoto, para camat se-Kabupaten Kebumen, anggota Pepadi dan juga para pelaku seni dan budayawan.
Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian tali asih kepada dalang muda Ki Ridho Widyono. Pelajar asal Pejagoan itu sukses menyabet gelar juara I tingkat Propinsi Jateng dalam festival dalang remaja.
Ajak Pemuda Lestarikan Wayang
Ketua Umum Pepadi Kebumen, R Suman Sri Husodo menyampaikan penting warga untuk turut melestarikan wayang kulit yang merupakan budaya asli Indonesia. Terlebih untuk para pemuda untuk mau mengenal, mempopulerkan serta menjaga eksistensi wayang dan ikut serta berperan sebagai pelaku seni dalam pementasan wayang.
“Sehingga selalu ada regenarasi untuk tetap menjaga kelestarian budaya dari leluhur ini,” ujarnya.
Pemerintah Diminta Lebih Peduli Budaya
Dirinya juga berharap pemerintah daerah untuk terus dan lebih peduli lagi dengan budaya. Tak hanya wayang saja, namun berbagai seni budaya lain yang harus tetep dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang diegerus zaman.
“Semoga pemerintah lebih peduli lagi dan cinta dengan budaya. Semua budaya khususnya wayang” kata Mbah Suman, sapaan akrabnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Mohammad Amirudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai bangsa Indonesia wajib berbangga karena kesenian wayang telah dikenal dan diakui dunia. Untuk itu sepatutnya masyarakat untuk bersama-sama melestarikan kesenian wayang sebagai aset budaya bangsa yang sangat berharga.
“Mari kita bersama-sama melestarikan kesenian wayang sebagai aset budaya bangsa yang sangat berharga,” ujarnya. (smn)








Saat ini belum ada komentar