Cegah Corona, Wahana Wisata Benteng Van Der Wijck Disterilkan

  • Whatsapp
Petugas mencuri kereta wisata di Benteng Van der Wijck. (Foto: Istimewa)

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebagian pengelola daya tarik wisata di Kebumen turut meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19). Salah satu dilakukan oleh pengelola Objek Wisata Sejarah dan Keluarga Benteng Van der Wijck Gombong.

Berbagai langkah dilakukan antara lain dengan melakukan pembersihan wahana yang ada di objek wisata tersebut. Selain itu, berbagai sarana dan prasarana objek seperti lokasi tiket, hingga kereta kuda wisata dicuci dan dibersihkan menggunakan antiseptik.

Berita Lainnya

“Sebelum ada edaran dari Pemkab Kebumen melalui Dinas Porawisata, kami telah melakukan berbagai langkah antisipasi secara mandiri untuk mengurangi risiko penularan virus Corona,” ujar General Manager Benteng Van der Wijck Gombong Herwin Kunadi SH, Rabu (18/3).

Dampak Virus Corona Terjadi Penurunan Pengunjung

Dengan berbagai upaya tersebut, imbuh Herwin Kunadi yang juga pengurus PHRI Kebumen, pihaknya berharap para wisatawan akan aman dan nyaman selama menikmati berbagai wahana yang ada termasuk tamu yang menginap. Juga menekan terjadinya penularan virus.

Herwin mengakui bahwa isu virus corona berdampak negatif pada dunia pariwisata. Yang jelas terjadi penurunan kunjungan seiring dengan pembatasan. Warga takut melakukan kegiatan di tempat umum.

“Bahkan beberapa acara wedding dan acara dinas juga dibatalkan,” tandas Herwin Kunadi seraya berharap situasi ini segera membaik sehingga perekonomian kembali membaik.

Dinas Porawisata Minta Pengelola Tingkatkan Kewaspadaan
Petugas membersihkan loket masuk Benteng Van der Wijck. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Dinas Porawisata Kebumen membuat surat edaran peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan Covid-19. Surat Edaran yang ditandatangani oleh Kepala Disporawisata Azam Fatoni itu ditujukan kepada pengelola daya tari wisata, pengelola hiburan, cafe, hotel restoran di Kebumen.

Para pengelola diminta menyediakan alat deteksi suhu tubuh serta melakukan pengecekan suhu tubuh dari pengunjung. Menyediakan fasilitas mencuci dengan air mengalir dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Segera koordinasi dengan instansi kesehatan terdekat jika menemikan indikasi pengunjung terinfeksi corona.

Baca Juga: Virus Corona dan Cara Hilangkan Gabut Libur Sekolah

Pengelola objek wisata juga diminta meningkatkan kewaspadaan diri seluruh petugas untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Juga menugaskan petugas kebersihan secara berkala membersihkan fasilitas yang sering digunakan dengan cairan disinfektan. (ndo)

Berita Terkait