Omzet Perajin Peci “3 Putra” Kebumen Melonjak 70% di Bulan Ramadan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 15 Mar 2025
- visibility 844
- comment 0 komentar

Muhammad Bahrudin, pemilik merek peci "3 Putra", warga Dukuh Banjaran, Desa Bojongsari, Kecamatan Alian. (Foto: istimewa)
ALIAN (KebumenUpdate.com) – Bulan Ramadan membawa berkah tersendiri bagi para perajin peci di Kabupaten Kebumen. Salah satunya adalah Muhammad Bahrudin, pemilik merek peci “3 Putra”, warga Dukuh Banjaran, Desa Bojongsari, Kecamatan Alian.
Bahrudin mengalami lonjakan pesanan hingga 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pesanan datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sulawesi hingga Papua.
Pada hari biasa, penjualan peci produksinya rata-rata mencapai 200 kodi per bulan. Namun, menjelang Lebaran tahun ini, angka penjualan melonjak hingga 400–500 kodi. Peningkatan ini didorong oleh pemasaran melalui platform digital yang menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, permintaan peci Lebaran tahun ini meningkat signifikan. Kenaikannya cukup terasa, dibandingkan tahun lalu. Pelanggan toko offline kami berasal dari Papua, Sulawesi, dan berbagai kota di Jawa Tengah seperti Purwokerto, Solo, dan Tegal. Penjualan online kami sudah merata ke seluruh Indonesia,” ujar Bahrudin.
Peci “3 Putra” tersedia dalam tiga kategori bahan: kontesa (kualitas biasa), royal (kualitas menengah), dan pigen (kualitas tinggi). Untuk motif, tersedia pilihan untuk anak-anak dan dewasa, serta pesanan khusus sesuai permintaan pelanggan.
“Motif anak-anak menampilkan karakter seperti Tayo, Spiderman, dan Upin Ipin. Untuk dewasa, tersedia variasi batik dengan motif emas, biru, dan silver. Kami juga menyediakan peci variasi AC dengan lubang sirkulasi udara,” jelas Bahrudin.
Harga Bervariasi Tergantung Kualitas Bahan
Harga peci bervariasi, mulai dari Rp25.000 hingga Rp100.000, tergantung kualitas bahan. Bahan biasa dibanderol Rp25.000–Rp35.000, bahan menengah Rp40.000–Rp50.000, dan bahan kualitas tinggi Rp60.000–Rp100.000.
Dalam produksi peci, Bahrudin dibantu oleh 30 karyawan yang terbagi dalam beberapa bagian: tiga orang di bagian pengemasan, 20 orang di bagian jahit, dan tujuh orang di bagian penyelesaian akhir.
Dengan meningkatnya permintaan tahun ini, pelaku usaha peci seperti “3 Putra” optimistis dapat terus berkembang, terutama dengan strategi pemasaran digital yang semakin luas. Bahrudin berharap tren positif ini terus berlanjut dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal, khususnya di Kabupaten Kebumen.
“Semoga usaha kami semakin maju dan bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi untuk masyarakat sekitar,” harapnya.








Saat ini belum ada komentar