Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Karangbolong: Menelusuri Kisah Panjang yang Merentang

Karangbolong: Menelusuri Kisah Panjang yang Merentang

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 1.428
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Kegiatan dimulai hari kamis malam jumat dengan melakukan pembersihan tebing dan gua. Jumat pagi kerbau disembelih dan dipotong kecil serta disajikan di tiga gua. Jumat petang tukang kembang akan memberi sesaji di makam Kyai Bekel (yang pernah membunuh Kyai Surti). Jumat malam Sabtu selain pertunjukan wayang purwo juga ditampilkan kesenian topeng dengan lakon Panji Asmarabangun. Pada Sabtu pagi pengunduhan dimulai dan selama satu Minggu diadakan tayuban (1938:101-102).

Pesanggrahan yang berdekatan dengan gudang penyimpanan sarang lawet bukan hanya menjadi episentrum tindakan kultural menaikkan sejumlah doa-doa keselamatan namun juga menjadi tempat menyimpan sejumlah pusaka dan perkakas berupa burung garuda yang diyakini sebagai tempat beristirahat Ratu Kidul (Teguh Hindarto, Wetan Kali Kulon Kali: Mengenang Kabupaten Karanganyar Hingga Penggabungan dengan Kabupaten Kebumen 1936, 2021:82).

Sebuah informasi menarik lainnya berkaitan dengan keberadaan pesanggrahan dan gudang penyimpanan sarang lawet didapati dari sebuah artikel yang ditulis oleh Poppie dengan judul, Uit Der Het Land Der Salanganen yang dimuat dalam majalah Eigen Haard; Geïllustreerd Volkstijdschrift No 19 Tahun 1900 sbb: “Setelah tiba di desa terakhir yang terletak dekat laut, sebuah rumah batu yang dibangun dengan gaya indah tampak di depan mata para pelancong (den reiziger) di tikungan jalan; sekitar empat puluh tahun yang lalu, rumah ini merupakan kediaman pejabat pemerintah yang mengawasi eksploitasi tebing sarang burung;sekarang, hanya selama musim panen, dihuni oleh penyewa Tionghoa, yang dengan pembayaran sekitar 20.000 florin per tahun, mendapat izin untuk mengumpulkan sarang burung untuk keuntungannya sendiri. Sebagian rumah diperuntukkan bagi pejabat yang sedang singgah atau melakukan kunjungan”.

Jika artikel ini ditulis tahun 1900 dan pesanggrahan ini telah dibangun empat puluh tahun sebelumnya, maka jatuh pada tahun 1860. Apakah pesanggarahan yang disebutkan dalam surat kabar dan majalah serta buku-buku era kolonial masih bertahan pada sejumlah bangunan yang berdiri di Karangbolong masa kini?

Sampai hari ini pengunduhan yang telah berakar sejak era kolonial masih tetap berlangsung. Namun demikian, intensitas pengunduhan sarang walet mengalami penurunan dari tahun ke tahun khususnya di tahun 2000-an dan hanya menyisakan sejumlah kecil pekerja pengunduhan sarang walet di desa Karangduwur, Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen.

Demikianlah kisah panjang merentang di tebing dan gua Karangbolong yang merentang sejak era Hindia Belanda hingga masa kini. Tebing dan gua tua,menyimpan kisah-kisah lama mengenai pergulatan manusia mencari kesembuhan, mengelola sumber daya ekonomi, menyiasati keganasan samudra dengan tindakan budaya melalui saji dan doa, tempat melancong yang dirindukan. Seperti sebuah petikkan kalimat di sebuah novel yang sedang saya review karena belum diterbitkan, “lubang-lubang karang di sana adalah mulut tua yang menyimpan suara masa silam”. Makin tahu Indonesia

Teguh Hindarto, Founder Historical Study Trips (HST) dan Anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setahun Menuju Hari Pemungutan Suara, KPU RI Lepas Kirab Pemilu 2024

    Setahun Menuju Hari Pemungutan Suara, KPU RI Lepas Kirab Pemilu 2024

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.706
    • 0Komentar

    Yulianto juga menjelaskan kembali bahwa per tanggal 14 Desember 2022 sudah ditetapkan 18 partai politik peserta pemilu 2024. Menurutnya, hal ini yang perlu disosialisasikan ke masyarakat. “Hari ini masuk masa tahapan verifikasi faktual calon peserta DPD. Dua item ini menjadi salah satu proses penting dalam kerangka mengetahui siapa calon peserta pemilunya,” lanjut Yulianto. Baca juga: Dua […]

  • Pjs Bupati Kebumen Temui Awak Media, Berharap Pilkada Berjalan Riang Gembira, Bukan Mencekam

    Pjs Bupati Kebumen Temui Awak Media, Berharap Pilkada Berjalan Riang Gembira, Bukan Mencekam

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah kesibukannya menjadi Pjs atau Penjabat Sementara Bupati Kebumen, Boedyo Dharmawan berkesempatan untuk silaturahmi dengan awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). “Beberapa tugas saya selaku Penjabat Sementara Bupati Kebumen di antaranya menjaga kondusifitas wilayah, memastikan tahapan Pilkada berjalan baik, menjaga netralitas ASN, dan memfasilitasi proses kesiapan Pilkada,” kata […]

  • Tanamkan Kebiasaan Donor Darah, 77 Anggota Yayasan Asy Syukur Kunjungi PMI Kebumen

    Tanamkan Kebiasaan Donor Darah, 77 Anggota Yayasan Asy Syukur Kunjungi PMI Kebumen

    • calendar_month Kam, 16 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 859
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tidak hanya melayani di bidang kemanusiaan dan donor darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen juga melayani bidang edukasi. Salah satunya dengan menerima Yayasan Asy Syukur Peduli Kebumen, Rabu 15 Mei 2024. Kedatangan Yayasan Asy Syukur yang berjumlah 77 anggota dan 5 guru pendamping diterima oleh jajaran staf dan Unit Donor Darah […]

  • Kirab Budaya Kebumen Berlangsung Meriah, Warga Antusias Berebut Gunungan Hasil Bumi

    Kirab Budaya Kebumen Berlangsung Meriah, Warga Antusias Berebut Gunungan Hasil Bumi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 317
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan dalam rangka perayaan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen sukses digelar, Sabtu, 22 Agustus 2026. Adapun rute kirab tahun ini mengambil jalur yang sama dengan karnaval pembangunan, yakni dimulai dari Pendopo Kabumian, melintasi Jalan Mayjen Soetoyo, Jalan Kusuma, Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Alun-Alun, dan berakhir kembali di depan Pendopo […]

  • Konservasi

    Program “Yu Darsi” Dilaunching, Dinas Perkim LH Gandeng UPB dan Pemdes Ayah

    • calendar_month Sen, 7 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.907
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2021, Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH secara resmi melaunching program Pembentukan Desa Mandiri Konservasi dengan “Yu Darsi” atau Ayo Sadar Konservasi. Kegiatan juga diwarani dengan penanaman 100.000 bibit bakau dan pelepasan 50 ekor burung ke habitatnya, di KEE Lahan Basah Mangrove Muara Kali Ijo Desa/Kecamatan […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Tantangan Purbaya Yudhi Sadewa Menangani APBN di Masa Transisi

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Di tengah gelombang reshuffle kabinet yang mengguncang dunia ekonomi Indonesia, satu nama kini menjadi pusat perhatian, Purbaya Yudhi Sadewa. Pria kelahiran Bogor, 7 Juli 1964 itu resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada 8 September 2025 di Kabinet Merah Putih. Latar Belakang Pendidikan dan Karier Profesional Lulus Teknik Elektro ITB, Purbaya kemudian […]

expand_less