Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Karangbolong: Menelusuri Kisah Panjang yang Merentang

Karangbolong: Menelusuri Kisah Panjang yang Merentang

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 1.651
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Di dalam buku ini dijelaskan bagaimana tahun 1837 (7 tahun setelah Perang Jawa berakhir) Pangeran Hendrik menyebrangi Sungai Tjintjinggoeling dan memasuki lorong berlubang di Karangbolong (yang sekarang ramai dikunjungi wisatawan) bahkan melihat bagaimana proses pengunduhan walet dari tebing Karangbolong.

Cover buku berjudul “Ambal Kenangan Kabupaten Pesisir Selatan 1830-1872” karya Teguh Hindarto SSos, MTh.

Ketika Ambal dihapuskan statusnya sebagai kabupaten pada tahun 1872 maka masing-masing distrik dibagi untuk regentschap Kutoarjo (Wonoroto), regentschap Kebumen (Ambal) dan regentschap Karanganyar (Puring, Petanahan, Karangbolong).

Nama Karangbolong sebagaimana di saat masih menjadi wilayah Ambal sudah lekat dengan pengunduhan sarang burung walet, demikian pula saat telah menjadi wilayah Karanganyar sarat dengan tindakan ekonomi pengunduhan sarang walet. Bukan hanya tindakan ekonomi tapi tindakan budaya di mana ada sejumlah ritual yang harus dipenuhi sebelum melakukan pengunduhan sarang burung walet (Teguh Hindarto, Ambal: Kenangan Kabupaten Pesisir Selatan 1830-1872, 2023:70).

Peran sentral Ratu Kidul (dalam koran berbahasa Belanda disebut Njai Loro Kidoel) telah dikenal di Karang Bolong sejak era kolonial berkaitan dengan sejumlah kegiatan upacara penghormatan sebelum pelaksanaan pengunduhan sarang lawet sebagaimana dimuat dalam artikel, Naar Karang Bolong (Bataviaasch Nieuwsblad, 30 Mei 1925). Tindakan kultural ini pun dituliskan secara rinci dalam bukunya yang berjudul, De Javaanse Volksvertoningen: Bijdrage Tot De Beschrijving Van Land en Volk (Batavia: Volkslectuur, 1938)

Nama Karangbolong lekat pula dengan kegiatan pariwisata di tahun 1930-an dan disebut-sebut dalam berbagai judul berita dalam surat kabar al., Karang Bolong en Groot van Idjoe (De Preanger-Bode, 19 Juni 1912), Karang Bolong (De Locomotief, 25 September 1919), Karang Bolong (De Nederlande, 31 Juli 1920), Een Tocht Naar Karang Bolong (Algemeen Handelsblad, 11 April 1927).

Menarik membaca sebuah buku dengan judul, Handboek Voor Tourisme In Nederlandsch Indie yang dikeluarkan oleh De Koninklijke Vereeniging Java Motor Club . Buku ini tanpa keterangan terbit namun jika memeriksa di data yang tersedia secara on line oleh ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia), tertera tanggal penerbitan buku panduan turisme yaitu1929. Buku ini berisikan daftar berbagai hotel dan tempat wisata di seluruh Hindia Belanda yang terhubung dengan organisasi Java Motor Club termasuk di wilayah Kebumen dan Karanganyar termasuk Gombong (district atau kawedanan di bawah kabupaten Karanganyar)

Beberapa nama yang menjadi jujugan yang dikenal al., “Bad Krakal”(pemandian Krakal) dan “Karangbolong” (pesanggrahan dan pantai serta gua sarang walet) “Militaire zwemgelegenheid” yang berada di sekitar Pupilen School di kawasan Fort Cochius atau yang sekarang dinamai Benteng Van Der Wijk (Teguh Hindarto, Handboek Voor Tourisme in Nederlandsche Indie: Membaca Geliat Turisme dan Pariwisata Hindia Belanda, 2019 – https://historyandlegacy-kebumen.blogspot.com).

Ketika regentschap (kabupaten) Karanganyar dihapuskan tahun 1935 dan digabungkan menjadi sebuah district (kawedanan) di bawah regentschap Kebumen (Kabupaten Kebumen) tahun 1936 maka pengelolaan sarang burung walet sepenuhnya dikelola oleh regentschap Kebumen mulai 1937.

Karang Bolong, Sarang Walet/Lawet dan Ratu Kidul

Eksploitasi burung walet di Karangbolong sudah dilakukan sejak era kolonial. Selain laporan mengenai kunjungan Pangeran Hendrik dan melihat pengunduhan sarang walet di tahun 1835, laporan berikutnya mengenai kunjungan Jacob Rochusen, Gubernur Hindia Belanda ke-49 pada tahun 1847 yang meninjau keberadaan pengunduhan sarang burung walet di Karangbolong (Teguh Hindarto, Ambal: Kenangan Kabupaten Pesisir Selatan 1830-1872, 2023:68).

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, sejak Kabupaten Ambal dihapuskan tahun 1871 maka Karangbolong menjadi district di bawah Kabupaten Karanganyar sejak 1872 hingga 1935. Tahun 1935 Karanganyar dihapuskan status kabupatennya karena krisis ekonomi dan tahun 1935 digabungkan menjadi bagian wilayah Kebumen (Teguh Hindarto, Wetan Kali Kulon Kali: Mengenang Kabupaten Karanganyar Hingga Penggabungan dengan Kabupaten Kebumen 1936, 2021:203-221).

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD 2025 Kabupaten Kebumen Ditetapkan Sebesar Rp3,1 Triliun

    APBD 2025 Kabupaten Kebumen Ditetapkan Sebesar Rp3,1 Triliun

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.612
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPRD Kabupaten Kebumen menetapkan Perda APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp3.101.459.994.980. Penetapan berlangsung Jumat malam 20 Desember 2024 dalam rapat paripurna yang dihadiri Ketua DPRD Kebumen H Saman, Wakil Ketua DPRD Fitria Handini dan Solatun, serta Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih. “Mengapa malam? Karena kita baru saja mendapat nomor register dari provinsi tadi […]

  • Pantuan Beras

    Bulog Salurkan 1.088 Ton Bantuan Beras PPKM di Kebumen

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.330
    • 0Komentar

    Dody menyebutkan bahwa sejak Maret-Juli 2021 Gudang Bulog Selang menyerap gabah dari petani sebanyak 464 ton gabah kering giling (GKG). Bulog juga menyerap dari petani Kebumen sebanyak 2.700 ton beras. Meskipun harga beras saat ini sedang turun, Bulog membeli dengan harga tinggi sebesar Rp 8.300/kg. “Kami juga masih menyimpan beras stok lama sebanyak 895 ton,” […]

  • Campus Tour

    Ganisda Goes to School, Buka Pandangan Pelajar Mengenai Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sab, 29 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.042
    • 0Komentar

    Ditanya mengenai tujuan acara, Fahmi mengatakan “Agar membuka pandangan adik-adik kelas 12 mengenai perguruan tinggi, membantu siswa kelas 12 untuk bisa menentukan pilihannya, serta memberikan informasi terkait beasiswa.” Campus Tour dan Sharing Season Sementara itu, pada Hari Sabtu 29 Januari 2022 berlangsung acara Campus Tour dan Sharing Session yang diadakan secara offline di Gedung Olah […]

  • Harga BBM

    Emak-emak di Kebumen Demo Minta Turunkan Harga BBM, Begini Penampakannya

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.320
    • 0Komentar

    Adapun yang bernada sindiran, “Gak Butuh Ulang Tahun, Butuhnya BBM Turun”, “BBM Beban Besar Masyarakat”, “BBM Bola Bali Mundak”. Peserta Aksi  di Bundaran Tugu Lawet Selain itu, ungkapan politis seperti “Turunkan Harga BBM atau Turunkan Presiden”. Kemudian “Harga BBM Naik, Gak Cukup Hanya Ganti Gaya Hidup, Ganti Pemerintah”. Baca Juga: Ternyata Baru 5,7 Persen Kendaraan […]

  • Reuni Alumni Kehutanan UGM Angkatan 1974;  Telusuri Hutan Mangrove Hingga Bersihkan Sampah Pantai Petanahan

    Reuni Alumni Kehutanan UGM Angkatan 1974; Telusuri Hutan Mangrove Hingga Bersihkan Sampah Pantai Petanahan

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.992
    • 0Komentar

    KRT Darori Wonodipuro yang menjadi tuan rumah mengatakan, reuni kali ini merupakan reuni yang ke-40. Tahun ini yang datang sebanyak 44 alumni dari berbagai daerah. Sedangkan 15 orang tidak hadir karena berbagai kesibukan. “Kegiatan ini untuk meningkatkan silaturahmi antarteman. Sekaligus mengenalkan potensi pariwisata  yang ada di Kebumen,” ujar pria yang menjabat sebagai anggota Komisi IV […]

  • Terima 2.500 Kotak Suara, Ketua KPU Kebumen Uji Kekuatan dengan Mendudukinya

    Terima 2.500 Kotak Suara, Ketua KPU Kebumen Uji Kekuatan dengan Mendudukinya

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.355
    • 0Komentar

    Logistik yang Sudah Datang Ia menjelaskan, bahwa saat ini logistik pemilu yang telah datang dan disimpan di gudang KPU Kebumen untuk tahap pertama yaitu bilik, tinta, ATK, alat coblos, plastik pelindung kotak suara dan segel plastik (cable ties) untuk memenuhi kebutuhan di 4.831 TPS. “Tahap pertama yang perlu digarisbawahi adalah logistik yang tidak dipengaruhi oleh […]

expand_less