Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Karangbolong: Menelusuri Kisah Panjang yang Merentang

Karangbolong: Menelusuri Kisah Panjang yang Merentang

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 829
  • comment 0 komentar

Di dalam buku ini dijelaskan bagaimana tahun 1837 (7 tahun setelah Perang Jawa berakhir) Pangeran Hendrik menyebrangi Sungai Tjintjinggoeling dan memasuki lorong berlubang di Karangbolong (yang sekarang ramai dikunjungi wisatawan) bahkan melihat bagaimana proses pengunduhan walet dari tebing Karangbolong.

Cover buku berjudul “Ambal Kenangan Kabupaten Pesisir Selatan 1830-1872” karya Teguh Hindarto SSos, MTh.

Ketika Ambal dihapuskan statusnya sebagai kabupaten pada tahun 1872 maka masing-masing distrik dibagi untuk regentschap Kutoarjo (Wonoroto), regentschap Kebumen (Ambal) dan regentschap Karanganyar (Puring, Petanahan, Karangbolong).

Nama Karangbolong sebagaimana di saat masih menjadi wilayah Ambal sudah lekat dengan pengunduhan sarang burung walet, demikian pula saat telah menjadi wilayah Karanganyar sarat dengan tindakan ekonomi pengunduhan sarang walet. Bukan hanya tindakan ekonomi tapi tindakan budaya di mana ada sejumlah ritual yang harus dipenuhi sebelum melakukan pengunduhan sarang burung walet (Teguh Hindarto, Ambal: Kenangan Kabupaten Pesisir Selatan 1830-1872, 2023:70).

Peran sentral Ratu Kidul (dalam koran berbahasa Belanda disebut Njai Loro Kidoel) telah dikenal di Karang Bolong sejak era kolonial berkaitan dengan sejumlah kegiatan upacara penghormatan sebelum pelaksanaan pengunduhan sarang lawet sebagaimana dimuat dalam artikel, Naar Karang Bolong (Bataviaasch Nieuwsblad, 30 Mei 1925). Tindakan kultural ini pun dituliskan secara rinci dalam bukunya yang berjudul, De Javaanse Volksvertoningen: Bijdrage Tot De Beschrijving Van Land en Volk (Batavia: Volkslectuur, 1938)

Nama Karangbolong lekat pula dengan kegiatan pariwisata di tahun 1930-an dan disebut-sebut dalam berbagai judul berita dalam surat kabar al., Karang Bolong en Groot van Idjoe (De Preanger-Bode, 19 Juni 1912), Karang Bolong (De Locomotief, 25 September 1919), Karang Bolong (De Nederlande, 31 Juli 1920), Een Tocht Naar Karang Bolong (Algemeen Handelsblad, 11 April 1927).

Menarik membaca sebuah buku dengan judul, Handboek Voor Tourisme In Nederlandsch Indie yang dikeluarkan oleh De Koninklijke Vereeniging Java Motor Club . Buku ini tanpa keterangan terbit namun jika memeriksa di data yang tersedia secara on line oleh ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia), tertera tanggal penerbitan buku panduan turisme yaitu1929. Buku ini berisikan daftar berbagai hotel dan tempat wisata di seluruh Hindia Belanda yang terhubung dengan organisasi Java Motor Club termasuk di wilayah Kebumen dan Karanganyar termasuk Gombong (district atau kawedanan di bawah kabupaten Karanganyar)

Beberapa nama yang menjadi jujugan yang dikenal al., “Bad Krakal”(pemandian Krakal) dan “Karangbolong” (pesanggrahan dan pantai serta gua sarang walet) “Militaire zwemgelegenheid” yang berada di sekitar Pupilen School di kawasan Fort Cochius atau yang sekarang dinamai Benteng Van Der Wijk (Teguh Hindarto, Handboek Voor Tourisme in Nederlandsche Indie: Membaca Geliat Turisme dan Pariwisata Hindia Belanda, 2019 – https://historyandlegacy-kebumen.blogspot.com).

Ketika regentschap (kabupaten) Karanganyar dihapuskan tahun 1935 dan digabungkan menjadi sebuah district (kawedanan) di bawah regentschap Kebumen (Kabupaten Kebumen) tahun 1936 maka pengelolaan sarang burung walet sepenuhnya dikelola oleh regentschap Kebumen mulai 1937.

Karang Bolong, Sarang Walet/Lawet dan Ratu Kidul

Eksploitasi burung walet di Karangbolong sudah dilakukan sejak era kolonial. Selain laporan mengenai kunjungan Pangeran Hendrik dan melihat pengunduhan sarang walet di tahun 1835, laporan berikutnya mengenai kunjungan Jacob Rochusen, Gubernur Hindia Belanda ke-49 pada tahun 1847 yang meninjau keberadaan pengunduhan sarang burung walet di Karangbolong (Teguh Hindarto, Ambal: Kenangan Kabupaten Pesisir Selatan 1830-1872, 2023:68).

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, sejak Kabupaten Ambal dihapuskan tahun 1871 maka Karangbolong menjadi district di bawah Kabupaten Karanganyar sejak 1872 hingga 1935. Tahun 1935 Karanganyar dihapuskan status kabupatennya karena krisis ekonomi dan tahun 1935 digabungkan menjadi bagian wilayah Kebumen (Teguh Hindarto, Wetan Kali Kulon Kali: Mengenang Kabupaten Karanganyar Hingga Penggabungan dengan Kabupaten Kebumen 1936, 2021:203-221).

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Crosser “Putri Selatan FBRT MX” Boyong Empat Piala Kejurnas Motocross di Kebumen

    Crosser “Putri Selatan FBRT MX” Boyong Empat Piala Kejurnas Motocross di Kebumen

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.953
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Crosser dari Team Putri Selatan FBRT MX pimpinan Kusnomo Purworejo, Mamo memboyong empat piala dalam Kejurnas Motocross Region 2 Putaran 3 tahun 2019 yang dihelat di Sirkuit Wonoyoso atau Hutan Kota Kebumen, Minggu (25/8/2019). Mamo yang didukung oleh mekanik Agus Klaten RacingTune Up turun di kelas utama kejurnas yakni ketegori senior, junior […]

  • Masuk Edisi ke-16, Pasora Masjid Nurul Falaah jadi Magnet Ekonomi Warga Kedungpuji

    Masuk Edisi ke-16, Pasora Masjid Nurul Falaah jadi Magnet Ekonomi Warga Kedungpuji

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 364
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Meski sempat diguyur hujan, peresmian Pasar Sore Ramadan (Pasora) Edisi ke-16 Tahun 1447 Hijriyah di Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong, Kamis 19 Februari 2026 berjalan sukses. Acara ini diresmikan langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Turut hadir mendampingi Bupati antara lain anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, jajaran pimpinan […]

  • Patroli Sinergitas

    Patroli Sinergitas TNI Polri Sambangi Pos Ronda

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 876
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen bersama Kodim 0709 Kebumen gencar menggelar Patroli Sinergitas TNI-Polri. Patroli bersama ini untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Salah satunya Polsek Karanggayam bersama dengan Koramil setempat, menggelar patroli ke sejumlah Pos Ronda, Rabu 29 September 2021 dini hari. Baca Juga: Patroli Terpadu, Polres Kebumen Ajak Organisasi Mahasiswa Bagikan Beras untuk […]

  • Wisata di Sudut kota Kebumen

    Berwisata di Sudut Kota Kebumen, Begini Keseruannya

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 19.859
    • 0Komentar

    Rute selanjutnya adalah mengunjungi kereta jenasah yang sudah berusia ratusan tahun sambil mendengarkan paparan mengenai ritual pemakaman Tionghoa. Salah satu atraksi menarik adalah ketika wisatawan dilatih beberapa gerakan dasar Taichi oleh Lin Tjen Lay, salah satu pengurus Kelenteng Kong Hwie Kiong. Jelajahi Kampung Keposan Kebumen Oleh pemandu peserta sengaja diarahkan melewati kawasan Pasar Rabuk untuk […]

  • Melalui “Police Goes to School”, Polres Kebumen Berupaya Berantas Bullying

    Melalui “Police Goes to School”, Polres Kebumen Berupaya Berantas Bullying

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.605
    • 0Komentar

    Kapolres juga tidak segan melakukan penegakan hukum kepada para pelaku bullying jika tindakannya memenuhi unsur Undang-Undang Pidana. “Tak ada lagi ‘jagoan-jagoanan’. Karena tidak ada pialanya juga. Pelajar tugasnya belajar. Kita tunjukkan, kita mampu meraih cita-cita dengan usaha kita saat ini,” kata Kapolres Kebumen. Selain itu Kapolres juga berpesan kepada para guru agar juga ikut mengawasi […]

  • Bantuan Beras

    108.807 Keluarga di Kebumen Terima Bantuan Beras 10 Kg

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.499
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kembali menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat berupa bantuan beras. Penerima bantuan beras sebanyak 108.807 keluarga yang terdiri atas 66.545 keluarga penerima manfaat (KPM) dan 42.262 penerima bantuan sosial tunai (BST). Masing-masing keluarga menerima bantuan 10 kg beras yang berasal dari […]

expand_less