Mayat Pria Cepak Terapung di Sungai Lukulo, Korban Kejahatan?

  • Whatsapp
Polisi melakukan oleh TKP. (Foto: Humas Polres Kebumen)
Polisi melakukan oleh TKP. (Foto: Humas Polres Kebumen)

KLIRONG (kebumenUpdate.com) – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di aliran Sungai Lukulo termasuk Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kebumen, Jumat 26 Juni 2020.

Pertama kali mayat tersebut ditemukan oleh dua orang yang sedang memancing tidak jauh dari jembatan baru di Jalan Lintas Selatan-selatan (JLSS). Darno (46) dan Eko (26) kedua pemancing itu sekira pukul 02.30 Wib, mencium bau tak sedap di sekitar tempat memancingnya.

Berita Lainnya

Pemindai Sidik Jari Tak Bisa Deteksi Identitas Korban

Setelah ditelusuri, kedua pemancing itu melihat mayat mengapung di tepi sungai, tidak jauh dari tempatnya mereka berdua memancing. Para pemancing yang terkejut selanjutnya menceritakan penemuan itu ke warga sekitar dan meneruskan laporan ke Polres Kebumen.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh Tim Inafis Polres Kebumen dan Polsek Klirong, pada tubuh mayat itu polisi tidak mendapati identitas tentang jati dirinya.

Kondisi sidik jari yang telah rusak membuat alat pemindai sidik jari milik Inafis Polres Kebumen tidak bisa mendeteksi identitas jasad tersebut.

Apakah Korban Kejahatan atau Kecelakaan?

Warga sekitar yang berkerumun tidak ada satu pun yang mengenali identitas korban.  Di kalangan warga muncul sejumlah spekulasi. Apakah korban meninggal akibat tenggelam karena kecelakaan atau korban tindak kejahatan yang jasadnya dibuang.

Adapun ciri mayat itu, memiliki perawakan agak gemuk dengan rambut potongan cepak rapih dengan usia sekitar 40 tahun. Saat ditemukan jasad mengenakan celana kolor pendek warna abu-abu.

Jenazah akan Dioutopsi di RSUD Margono Soekarjo

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman menyampaikan bahwa untuk sementara jenazah dievakuasi di RSUD dr Soedirman Kebumen.

“Besok hari Sabtu, rencananya akan kami bawa ke RSUD Margono Soekarjo Banyumas untuk dilakukan autopsi,” ujar Iptu Tugiman.

Kepada warga masyarakat, Iptu Tugiman berpesan jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa melaporkan ke Polres Kebumen. (win)

Berita Terkait