Binda Jateng Fokus Vaksinasi Booster di 26 Wilayah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 27 Mei 2022
- visibility 906
- comment 0 komentar

Kepala Puskesmas Alian dokter Brantas Prayoga MSc melakukan screening ke peserta vaksinasi. (Foto: istimewa)
ALIAN (KebumenUpdate.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jateng menggelar vaksinasi massal di 26 wilayah yang fokus pada vaksinasi booster pada Jumat 27 Mei 2022. Di Kebumen, Puskesmas Alian masih menjadi salah satu lokasi pelaksanaan vaksinasi oleh Binda Jateng.
“Hal itu guna mendongkrak imunitas komunal di beberapa daerah di Provinsi Jawa tengah, baik dari kalangan anak usia 6-11 tahun, masyarakat umum, dan lansia,” ujar Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto.
Baca juga: Binda Jateng Bersama Dinkes PPKB Gelar Vaksinasi di Klinik Pengobatan Penyakit Paru
Kegiatan vaksinasi dilaksanakan di Kota Semarang, Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, Purbalingga, Magelang, Kebumen, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Brebes, Batang, Pekalongan.
Selanjutnya Kabupaten Kendal, Semarang, Kudus, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Jepara, Sukoharjo, dan Pemalang. Adapun target vaksinasi hari ini sekitar 18.000 orang bisa tervaksinasi.

Peserta vaksin menunjukkan sertifikat yang telah dicetak. (Foto: istimewa)
Vaksinasi ini diharapkan mampu meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, khususnya di Provinsi Jateng. Selain itu, dia menghimbau masyarakat meski sudah divaksin agar tetap taat protokol kesehatan saat dikeramaian atau di dalam ruangan.
“Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ini, tidak cukup hanya dengan vaksinasi saja, karena masih ditemukan adanya masyarakat yang menderita Covid-19 walaupun yang bersangkutan sudah melakukan vaksinasi,” ujarnya.
Sebagai informasi, ia juga mengatakan bahwa dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap berita hoax yang tersebar di media sosial. “Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tandasnya.







Saat ini belum ada komentar