Mobil Angkut Pertalite Terbakar di Sruweng, Sopir Lompat Keluar Sebelum Tabrak Pabrik Genteng
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 5 Mar 2026
- visibility 962
- comment 0 komentar

Petugas Damkar berusaha memadamkan mobil yang terbakar. (Foto: Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah mobil Mitsubishi SS bernomor polisi AA-1967-GJ yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terbakar saat melintas di Jalan Raya Nasional III, Desa Jabres, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Rabu 4 Maret 2026 sekitar pukul 22.45 WIB.
Tiga orang mengalami luka bakar setelah kendaraan yang terbakar itu menabrak mobil terparkir dan menghantam bangunan pabrik genting.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, mobil tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Saat berada di timur SPBU Klapagada Sruweng, kendaraan tiba-tiba mengeluarkan api dari bagian dalam.
“Saat api muncul, sopir dan dua penumpang panik lalu melompat keluar dari kendaraan,” ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Kamis 5 Maret 2026.
Diduga mesin mobil masih dalam kondisi hidup sehingga kendaraan terus melaju tanpa kendali. Mobil kemudian bergerak ke arah timur sebelum berbelok ke selatan dan menabrak Honda Accord bernomor polisi B-1968-NBD yang terparkir di depan rumah warga.
Kendaraan yang terbakar itu akhirnya menghantam bangunan pabrik genting, sehingga kobaran api semakin membesar dan membakar sebagian bangunan.
Tiga Orang Menderita Luka Bakar
Warga yang melihat kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Sruweng. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kebumen. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah petugas tiba di lokasi.
Tiga orang yang berada di dalam mobil mengalami luka bakar. Sopir Nurhidayat (27), warga Desa Padureso, Kecamatan Padureso, mengalami luka bakar pada wajah dan sebagian tubuhnya dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.
Penumpang depan Jamil Nur Awaludin (19) mengalami luka bakar pada tangan kiri dan kedua kaki, sedangkan penumpang belakang Dedi Riyanto (27) warga Purworejo mengalami luka lecet pada kaki.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta, meliputi kerusakan kendaraan Mitsubishi SS, mobil Honda Accord, serta sebagian bangunan pabrik genteng.
Kapolres menyatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Sumber api belum dapat dipastikan karena sopir dan penumpang masih dalam perawatan sehingga belum dapat dimintai keterangan secara mendalam,” jelasnya.***







Saat ini belum ada komentar