Update
light_mode
Beranda » News » Edukasi » Gubernur Arahkan Dana CSR untuk Beasiswa Anak Kurang Mampu di Jateng

Gubernur Arahkan Dana CSR untuk Beasiswa Anak Kurang Mampu di Jateng

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 789
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PATI (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengarahkan pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai pihak untuk program beasiswa pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat hadir dalam silaturahmi bersama tokoh agama, masyarakat Kabupaten Pati, Selasa 27 Mei 2025. Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati itu juga dilaksanakan penyerahan sertifikat hak cipta Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) kepada Bupati Pati Sudewo oleh Kementerian Hukum RI.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pendidikan adalah layanan dasar yang menjadi kunci pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan. Melalui beasiswa, generasi muda diharapkan menjadi penerus pembangunan Jawa Tengah.

Gubernur juga menyoroti tingginya angka putus sekolah, terutama setelah jenjang SMP. Ia menyebut, selain faktor ekonomi, budaya orang tua yang mengharapkan anak langsung bekerja setelah lulus turut memperparah kondisi. Oleh karena itu, ia mendorong tokoh agama dan masyarakat untuk turut memberi edukasi kepada warga agar pentingnya pendidikan dapat dipahami lebih luas.

Himpun Dana CSR Rp9,9 Miliar untuk Program Beasiswa

Sementara itu, di Kabupaten Pati, total anggaran yang terkumpul dari dana CSR untuk program beasiswa mencapai Rp9,9 miliar.

Bupati Pati, Sudewo, menyampaikan bahwa beasiswa akan diberikan kepada 230 anak yang diterima di perguruan tinggi atau sekolah kedinasan mulai tahun ajaran 2025/2026. Besaran beasiswa bervariasi, yaitu Rp1 juta per bulan, Rp1,5 juta untuk warga miskin ekstrem, dan Rp2,5 juta bagi mahasiswa jurusan kedokteran.

Sumber dana berasal dari CSR Bank Jateng (Rp1,9 miliar), Pabrik Gula Trangkil (Rp1 miliar), bank-bank kecil di Pati (Rp2 miliar), industri pengolahan ikan (Rp1 miliar), serta Baznas (Rp4 miliar).

“Hingga kini, baru Rp1 miliar yang terpakai, sehingga masih ada saldo Rp8 miliar yang akan dimaksimalkan pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Selain beasiswa bulanan, melalui anggaran itu Pemkab Pati akan memfasilitasi bimbingan belajar dan kursus bagi penerima beasiswa.

“Penggunaan anggaran akan transparan,” kata mantan Anggota DPR RI tersebut.

Pemprov Salurkan Bantuan Rp316 Miliar untuk Pembangunan Pati

Gubernur mengapresiasi apa  yang dilakukan Pemkab Pati dan berterima kasih kepada para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Menurut Ahmad Luthfi, pada bidang pendidikan, di masa kepemimpinannya bersama Taj Yasin memiliki program memberikan harapan bagi anak putus sekolah. Salah satunya dengan sentuhan beasiswa Kejar Paket C

“Tahun 2025, (sentuh) 5.000 anak putus sekolah,” ujarnya.

Ada ragam faktor anak putus sekolah khususnya saat selesai pada tingkat SMP. Selain faktor kemiskinan, terdapat kebiasaan orang tua yang menginginkan anaknya langsung bekerja setelah lulus SMP.

“Wes Le wes, lulus SMP kerjo. Ada kebiasaan itu, akhirnya anak tidak melanjutkan sekolah,” ucapnya.

Luthfi lantas mengajak kontribusi tokoh keagamaan, dan masyarakat untuk memberi edukasi supaya angka putus sekolah bisa ditekan.

Pada kesempatan yang sama, Pemprov Jateng menyalurkan bantuan keuangan senilai Rp316,1 miliar kepada Pemkab Pati. Dana ini mencakup berbagai sektor, seperti Belanja Bagi Hasil Pajak Daerah, bantuan desa, TMMD, dan peningkatan sarana prasarana perdesaan.

Selanjutnya penyaluran keuangan untuk pembenahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Kelompok Usaha Bersama (Kube), hibah bidang pendidikan keagamaan, hibah keagamaan, digester biogas untuk kelompok tani, hibah ormas/yayasan/lembaga pendidikan, internet gratis untuk desa blankspot.

Kemudian beasiswa siswa miskin pelajar SMA/SMK dan SLB, hibah budidaya itik petelur, pemberian Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) untuk Pelaku Usaha Rumah Potong Unggas (RPU), penyaluran alat pasca panen tembakau, bibit tanaman buah.

Terakhir penyaluran staple food kepada 500 masyarakat penerima yang bekerja sama dengan Sampoerna untuk Indonesia, serta penyaluran geomembran dari CSR Bank Indonesia.

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunatan Bareng PLN

    36 Anak Yatim dan Duafa di Kebumen Sunatan Bareng PLN

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.968
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap menggelar sunatan  bareng PLN untuk 36 anak yatim dan duafa. Kegiatan sunatan bareng PLN yang digelar di halaman PLN Kebumen, Selasa 9 Juli 2024 itu bekerja sama dengan LAZ UPB Mrica, BSI Kebumen, Iconnet, HD Rumah Sunat Kebumen dan PMI Kebumen. […]

  • PAFI Banyuwangi

    Obat-obatan Ini Ternyata Bisa Berbahaya Jika Digunakan Bersama, Simak Penjelasan PAFI Banyuwangi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 641
    • 0Komentar

    KITA sering kali mengonsumsi berbagai jenis obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua obat aman jika dikonsumsi bersamaan? Kombinasi beberapa jenis obat tertentu dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, bahkan bisa membahayakan kesehatan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Banyuwangi pafibanyuwangi.org  mengingatkan kita akan pentingnya memahami interaksi obat untuk menghindari […]

  • Tingkatkan Profesionalisme, 20 Relawan PMI Kebumen Tempuh Uji Kompetensi BNSP

    Tingkatkan Profesionalisme, 20 Relawan PMI Kebumen Tempuh Uji Kompetensi BNSP

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Sebanyak 20 relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) skema Pelaksana Pertolongan Pertama. Kegiatan ini diselenggarakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) PMI Kabupaten Kebumen pada Minggu 25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh pengurus Bidang Relawan PMI Kabupaten Kebumen, M. Muslim […]

  • Ketua STIE Putra Bangsa Kebumen Dr Gunarso Wiwoho MM

    Ketua STIE Putra Bangsa Raih Gelar Doktor, IPK Curi Perhatian

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.475
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Civitas akademika di STIE Putra Bangsa Kebumen patut berbangga atas kelulusan salah satu dosennya yang menempuh studi Strata Tiga (S3). Adalah Dr Gunarso Wiwoho SE MM yang sukses melaksanakan sidang terbuka promosi doktor, Senin 18 Mei 2020. Gelar tersebut diraih di Progam Doktor Ilmu Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Pemasaran Strategik Fakultas Ekonomi […]

  • Muscablub FORKI Kabupaten Kebumen, Sensei Turisno Terpilih Sebagai Ketua Umum

    Muscablub FORKI Kabupaten Kebumen, Sensei Turisno Terpilih Sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.377
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – FORKI atau Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Kabupaten Kebumen menggelar Muscablub (Musyawarah Cabang Luar Biasa), Sabtu 25 Januari 2025. Muscablub yang berlangsung di Bale Tradha Gombong dihadiri Wakil Ketua FORKI Jateng Adam Prabowo, Pjs Pengcab FORKI Kebumen Dhimas Ibnu Pambudi, perwakilan KONI Kebumen, dan lima perguruan karate se-Kabupaten Kebumen. “Mengapa dilaksanakan Muscablub? Karena […]

  • Kisah Wartinah: Operasi Tumor Payudara Nol Rupiah Berkat Program JKN

    Kisah Wartinah: Operasi Tumor Payudara Nol Rupiah Berkat Program JKN

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 432
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali membuktikan perannya dalam memberikan kepastian medis dan perlindungan finansial bagi masyarakat. Kali ini, pengalaman positif datang dari Wartinah (47), seorang perangkat desa asal Dukuh Karanglo, Desa Karangrejo, Kecamatan Karanggayam, Kebumen. Kisah Wartinah bermula sebulan lalu saat ia merasakan nyeri dan gejala tidak nyaman pada payudaranya. Sadar […]

expand_less