Begini Wajah Kota Kebumen, Saat Warganya di Rumah Saja

  • Whatsapp
Di Rumah Saja
Jalan Pemuda dan Jalan A Yani tampak lengang. (Foto: Padmo)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah tanggal 11 Juli 2021, gerakan “Kebumen di Rumah Saja” kembali diberlakukan pada Minggu 18 Juli 2021. Dalam sehari ini, pasar, pertokoan, supermarket di kota Kebumen tutup tidak beroperasi.

Bagaimana wajah kota berslogan “Beriman” ini saat warganya kompak di rumah saja? Beberapa foto dokumentasi ini bakal menunjukkan bagaimana situasi sepanjang jalan protokol pada Minggu pagi.

Bacaan Lainnya
1. Bundaran Tugu Lawet
Di Rumah Saja
Suasana bundaran Tugu Lawet. (Foto: Padmo)

Tugu Lawet yang biasanya menjadi pusat keramaian pengendara bermotor, tampak lengang. Hanya sesekali beberapa pengendara sepeda motor maupun pesepeda yang melintas dari arah traffic light yang menyala lampu hijau.

2. Jalan Pahlawan
Di Rumah Saja
Penampakan Jalan Pahlawan Kebumen. (Foto: Padmo)

Sepanjang Jalan Pahlawan utamanya depan Rita Pasaraya biasanya banyak parkir kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Tetapi, kondisi hari ini begitu kosong, longgar tanpa aktivitas.

3. Jalan Kolopaking.
Di Rumah Saja
Jalan Kolopaking terlihat dari arah timur. (Foto: Padmo)

Mungkin Jalan Kolopaking adalah jalan paling padat di Kota Kebumen. Mulai hari Senin hingga Minggu, tak ada kata libur. Kondisi terpadat pada pagi hingga siang hari. Namun pagi ini, Jalan Kolopaking benar-benar tanpa aktivitas.

4. Pasar Tumenggungan
Pasar Tumenggungan tutup. (Foto: Padmo)

Pasar Tumenggungan, termasuk pasar pagi yang ada di halaman timur pasar tidak beroperasi. Biasanya para pedagang sayuran dari luar kota mulai berdatangan sejak pukul 02.00. Pasar pagi hanya beroperasi sampai sekitar pukul 08.00.

5. Alun-alun Kebumen
Di Rumah Saja
Alun-alun Kebumen sapi. (Fotp: Padmo)

Pada Minggu pagi ini, kawasan Alun-alun Kebumen benar-benar steril dari pada pedagang kaki lima (PKL). Padahal biasanya, pada minggu pagi, meskipun tidak ada Car Free Day (CFD) selama pandemi Covid-19, Alun-alun masih tetap ramai. Bahkan saat pemberlakuan PPKM Darurat masih ada warga yang berolahraga maupun sekadar jalan-jalan mencari sarapan. (Foto/Teks: Giyono Padmo)

 

Pos terkait