Harga Gabah Rendah Saat Panen Raya, Ini Kata Presiden Jokowi

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi selfie bareng petani. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

AMBAL (KebumenUpdate.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa harga gabah kering panen (GKP) saat panen raya ini hanya di kisaran Rp 4.200 per kilogram. Harga tersebut menurut Presiden terlalu rendah dan dapat merugikan petani.

“Pemerintah saat ini sedang menghitung. Nanti segera diumumkan oleh Badan Pangan Nasional. Harga GKP-nya harusnya berapa,” ujar Jokowi saat meninjau panen raya di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kebumen, Kamis 9 Maret 2023.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Jokowi Dijadwalkan Mulai Panen Raya Satu Juta Hektare di Kebumen

Jokowi menambahkan bahwa pemerintah memiliki hitung-hitungan cost dalam setiap komponen produksi beras. Sudah dikaitkan semuanya, baik mengenai sewa lahan, pupuk, bibitnya, dan lain-lainnya.

Jokowi berharap setelah dihitung ulang, Badan Pangan Nasional dapat menentukan harga gabah yang wajar untuk petani. Sehingga hal ini akan berimbas kepada wajarnya harga beras di pedagang.

“Harga pembelian beras oleh masyarakat juga pada posisi yang wajar. Semuanya mendapatkan manfaat dan keuntungan dari perhitungan itu,” kata Jokowi.

Produksi  Padi Nasional Tahun 2022 Sangat Baik
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi memberi amplop petani. (Foto: Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, secara umum produktivitas padi tahun ini berjalan dengan sangat baik. Rata-rata produksi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kata dia, ada sekitar 10 juta hektare yang tahun ini dilakukan panen serentak di seluruh Indonesia.

“Data panen yang paling tinggi akan masuk pada Maret dan April. Kita berharap kurang lebih 10 juta hektare penanaman itu, secara serentak akan kita panen bersama dalam waktu dekat. Karena itu produktivitas kita cukup dan telah tervalidasi melalui data BPS, kemudian satelit standing crop dan laporan daerah,” katanya.

Pos terkait