Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Jokowi, OCCRP, dan Kebenaran yang Tertunda

Jokowi, OCCRP, dan Kebenaran yang Tertunda

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
  • visibility 2.833
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Sebagai pemimpin negara terbesar di Asia Tenggara, Jokowi sering dipuji atas pembangunan infrastruktur dan keberhasilan diplomatiknya. Namun, OCCRP menyoroti sisi gelap pemerintahannya, termasuk penguatan oligarki, lemahnya penegakan hukum terhadap korupsi, dan eksploitasi sumber daya alam yang sering kali melibatkan konflik kepentingan. Representasi ini relevan dengan kritik-kritik yang muncul di dalam negeri terkait sejumlah kasus yang melibatkan dirinya dan keluarganya.

Signifying Practices dalam Kasus-Kasus Terkait Keluarga Jokowi

Masuknya Jokowi dalam daftar OCCRP juga tak lepas dari sejumlah kasus yang menyoroti peran keluarganya dalam dinamika politik dan ekonomi Indonesia. Berikut beberapa contoh yang mencerminkan kritik terhadap tata kelola pemerintahan Jokowi:

Pelanggaran UU pada Pencalonan Gibran Rakabuming Raka Pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Wakil Presiden 2024 menjadi sorotan tajam karena melanggar Undang-Undang Pemilu terkait usia minimal pencalonan. Langkah ini menuai kritik tajam dari publik dan PDI Perjuangan yang sejak awal menentang pencalonan ini karena bertentangan dengan prinsip demokrasi dan hukum yang telah ditetapkan. Pelanggaran ini menjadi simbol manipulasi kekuasaan yang merusak proses demokrasi, sekaligus mencerminkan adanya upaya untuk mengamankan dinasti politik.

Selanjutnya pada kasus korupsi Blok M yang diduga melibatkan Bobby Nasution. Nama Bobby Nasution, menantu Jokowi sekaligus Wali Kota Medan, disebut-sebut dalam kasus korupsi Blok M yang menjadi salah satu isu besar dalam pemberantasan korupsi. Meski belum ada penyelesaian hukum yang jelas, keterlibatan nama anggota keluarga Jokowi dalam kasus ini memperkuat persepsi tentang konflik kepentingan di lingkaran kekuasaan. Hal ini juga menunjukkan lemahnya penegakan hukum dalam menghadapi elite politik, dan menunjuhkan bahwa penguasa dan lingkungannya kerap tak mampu dijamah hukum sementara kelompok di luar kekuasaan atau oposisi dan rakyat biasa hukum kerap sangat kritis.

Selanjutnya pada kasus dugaan gratifikasi yang terjadi pada Kaesang Pangarep terkait penggunaan jet pribadi secara prinsip telah memenuhi unsur Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang gratifikasi, mengingat fasilitas tersebut berpotensi diberikan karena statusnya sebagai anak Presiden Joko Widodo. Meski demikian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat enggan menindaklanjuti kasus ini secara tegas, memunculkan dugaan bahwa lembaga antikorupsi tersebut tidak independen dalam menangani kasus yang melibatkan keluarga pejabat negara. Sikap pasif KPK ini memperkuat persepsi publik bahwa keberanian lembaga ini untuk menegakkan hukum telah melemah, terutama jika menyentuh lingkaran kekuasaan, sehingga merusak kepercayaan terhadap integritas sistem hukum di Indonesia.

Manipulasi Pilkada 2024 dalam proses pilkada 2024. Laporan dari Tempo dan Bocor Alus mengungkap adanya dugaan manipulasi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) di sejumlah provinsi, yang sangat mencolok diantaranya Jatim, Jateng, DKI Jakarta, Sumatera Utara. Dalam konteks ini, PDI Perjuangan menjadi satu-satunya partai yang berani secara lantang mengkritik fenomena ini. Manipulasi ini diduga melibatkan aparat negara dan sumber daya lainnya untuk mendukung kandidat tertentu yang berafiliasi dengan lingkaran kekuasaan Jokowi. Keberanian PDI Perjuangan dalam mengungkap kecurangan ini mencerminkan sikap tegas partai terhadap prinsip demokrasi.

Konflik Jokowi dengan PDI Perjuangan: Dinamika Representasi Ideologis

Hubungan antara Jokowi dan PDI Perjuangan mengalami ketegangan yang memuncak menjelang pencalonan presiden 2024. Keputusan Jokowi untuk mendukung pencalonan putranya Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden mendampingi Prabowo, yang jelas-jelas melanggar hukum, dan menggunakan jalur paman sebagai pemutus hukum di MK menjadi titik perpisahan jalan antara dirinya dan partai yang membesarkannya. Konflik ini semakin nyata ketika pada 16 Desember 2024 pasca pilkada, PDI Perjuangan secara resmi memecat Jokowi dan keluarganya dari keanggotaan partai.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pengeroyokan di Sempor, 3 Pelaku Diamankan

    Kasus Pengeroyokan di Sempor, 3 Pelaku Diamankan

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 732
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Operasi penertiban premanisme di Kebumen tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga berupaya melindungi warga dari aksi kekerasan. Baru-baru ini, seorang laki-laki inisial OK (27) warga Kecamatan Sempor, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh tiga orang pelaku. Laporan yang diterima pada 14 Mei 2025 mengungkap kejadian yang berlangsung di sebuah warung mie […]

  • Peduli Lingkungan, LHC Smansa Tanam 320 Bibit Cemara Laut

    Peduli Lingkungan, LHC Smansa Tanam 320 Bibit Cemara Laut

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.967
    • 0Komentar

    Apresiasi Dari Karang Taruna   Pada kesempatan ini, Wakil Ketua Karang Taruna Gelora Samudera, Nobilita Utami, menyampaikan terimakasih dan apresiasinya atas kegiatan penanaman pohon cemara laut yang telah dilaksanakan di desanya. “Terimakasih sudah mau bekerjasama untuk menjaga lingkungan terutama di desa Tanggulangin. Pohon cemara baik untuk lingkungan, selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata seperti […]

  • Outdoor Study SDIT Al Madinah: Menggali Ilmu Kepemimpinan Langsung dari Bupati Kebumen

    Outdoor Study SDIT Al Madinah: Menggali Ilmu Kepemimpinan Langsung dari Bupati Kebumen

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puluhan murid kelas 6 SDIT Al Madinah Kebumen melakukan kunjungan edukasi (outdoor study) ke Pendopo Kabumian dan Kompleks Rumah Dinas Bupati Kebumen, Kamis 12 Februari 2026. Kegiatan bertajuk “Inspirasi Kepemimpinan” ini bertujuan untuk mengenalkan sosok pemimpin daerah serta memberikan motivasi langsung kepada para siswa-siswi. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyambut hangat kehadiran para […]

  • Patroli Minggu

    Patroli Minggu, Polisi Amankan Ibadah di Gereja

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 892
    • 0Komentar

    PONCOWARNO (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen melaksanakan pengamanan jalannya ibadah rutin Minggu di Gereja-gereja, Minggu 5 September 2021. Seperti terpantau Polsek Poncowarno tampak melaksanakan patroli minggu, mengamankan pelaksanaan ibadah di Gereja Kerasulan Baru Desa Kedungdowo, Kecamatan Poncowarno. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres Iptu Tugiman, mengatakan, pengamanan oleh personel kepolisian untuk memberikan rasa […]

  • Mantan Paspamres, Letkol Kav Matondang Dandim 0709 Kebumen

    Mantan Paspamres, Letkol Kav Matondang Dandim 0709 Kebumen

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 13.784
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Pucuk pimpinan Kodim 0709/Kebumen mengalami pergantian. Jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0709 diserahterimakan dari  Letkol Inf Zamri Philiang kepada pejabat baru Letkol Kav Muhamad Sarif Prawira Negara Matondang SE MM. Letkol Zamril Philiang akan menempati jabatan barunya sebagai Pabandya-1/Doktrin Spaban IV/Bindok Sopsad. Sedangkan penggantinya Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang sebelumnya menjabat sebagai […]

  • Ribuan Jemaah Majelis Taklim Padati Pendopo Kabumian, Bupati Lilis: Jangan Takut untuk Memulai

    Ribuan Jemaah Majelis Taklim Padati Pendopo Kabumian, Bupati Lilis: Jangan Takut untuk Memulai

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 557
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan jemaah majelis taklim dengan pakaian serba putih memadati Pendopo Kabumian untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad, yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Pemberdayaan Perempuan Maratus Shalihah bersama Jam’iyah Al Barzanji, Minggu 12 Oktober 2025. Kehadiran jemaah dalam jumlah fantastis ini bahkan disebut sebagai yang pertama dan mungkin satu-satunya di tingkat kabupaten. Majelis […]

expand_less