Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Kostajasa Kebumen Salurkan 30.000 Bibit Lewat Aksi Perempuan Hijaukan Hutan

Kostajasa Kebumen Salurkan 30.000 Bibit Lewat Aksi Perempuan Hijaukan Hutan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • visibility 457
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Koperasi Serba Usaha (KSU) Kostajasa kembali membuktikan perannya sebagai motor penggerak konservasi hutan berkelanjutan di Jawa Tengah. Berlokasi di Kebumen, Kostajasa menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian ekosistem dan secara langsung berkontribusi menyelamatkan tegakan pohon di 20 desa dan 22 Kelompok Tani Hutan (KTH) yang didampingi di Kabupaten Kebumen dan Banyumas.

Aksi ini ditegaskan melalui seremonial penanaman bertajuk “Perempuan Hijaukan Hutan” di Desa Wagirpandan, Kecamatan Rowokele, Kebumen Rabu 10 Desember 2025. Desa Wagirpandan dipilih sebagai lokasi simbolis karena merupakan daerah KTH dampingan Kostajasa yang vital sebagai tangkapan air dan sumber air utama bagi desa-desa di sekitarnya.

Acara yang melibatkan 600 peserta ini menyoroti kontribusi signifikan para petani kecil. Sejak 2021 Kostajasa konsisten mendistribusikan secara bertahap lebih dari 30.000 bibit pohon kepada masing-masing anggota KTH. Angka ini menegaskan konsistensi Kostajasa dalam penyelamatan hutan rakyat di Kebumen dan Banyumas.

Aksi “Perempuan Hijaukan Hutan” ini juga menjadi simbol kuat pengarusutamaan gender yang diperjuangkan Kostajasa sejak tahun 2021. Jika sebelumnya kaum ibu hanya identik dengan peran domestik, kini aspirasi mereka didengar sejajar dengan kaum bapak dalam merumuskan kebijakan kelompok, mendobrak stigma lama di mana perempuan hanya berperan di urusan domestik.

Bertahap Bagikan 30.000 Bibit Tanaman Gratis

Pada acara seremonial ini, Kostajasa juga membagikan total 30.000 bibit gratis, terdiri atas tanaman konservasi, tanaman produksi/kayu, dan Multi Purpose Tree Species/tanaman buah untuk menjamin keberlanjutan hutan rakyat bersertifikat FSC® yang mereka kelola.

Penyaluran total 30.000 bibit tersebut akan dilakukan secara bertahap ke seluruh anggota KTH dampingan, sama seperti yang telah dilakukan secara konsisten sejak tahun 2021.

“Kami sangat bersyukur dapat terus berkontribusi nyata membantu anggota dan juga aspek lingkungan. Event ini bukan sekadar seremonial, tapi bukti dinamika positif organisasi kami. Dengan melibatkan perempuan secara aktif, kami membangun koperasi yang lebih inklusif dan kuat,” ujar Ketua Koperasi Kostajasa, Muarif Mahmud Suhada.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud syukur dan upaya membangun fondasi koperasi yang kuat terkait aspek lingkungan, sesuai dengan acuan dalam pengelolaan hutan rakyat bersertifikat FSC® yang sudah diraih sejak tahun 2009.

Strategi Penanaman dan Kekuatan Guyub Petani Kebumen

Untuk mengantisipasi hujan, panitia Kostajasa menerapkan strategi teknis “Tanam Dulu, Baru Sambutan”. Para peserta langsung diarahkan menuju tiga lokasi penanaman vital, termasuk di mata air Ceblek, di mana sekitar 300 pohon ditanam secara simbolis sebelum rangkaian pembukaan dan penyerahan bibit

Manager Kostajasa, Untung Karnanto, menjelaskan bahwa kekuatan utama yang membedakan organisasi ini dan yang menarik perhatian internasional adalah budaya “guyub” yang kental di antara petani Kebumen.

“Dinamika dan keguyuban anggota Kostajasa inilah yang menjadi pembeda utama hingga kami dilirik sampai tingkat internasional, baik oleh FSC® (Forest Stewardship Council) International maupun FSC® Asia Pacific,” jelas Untung.

Acara ini terselenggara atas kolaborasi solid dan dukungan dari mitra strategis, antara lain PT Riau Andalan Pulp and Paper (APRIL Group), PT Maxim Smart Manufacturing, PT Pinako Rotari Permai, Daemeter Consulting, SCS Global Services, dan PT Dharma Satya Nusantara (DSN Group), UD Mugi Barokah, dan UD Mandiri Barokah.

Peran Hutan Rakyat dalam Industri Kayu Nasional

Permintaan kayu dari hutan kelola masyarakat dalam 10 tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data statistik yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan, terjadi peningkatan penggunaan kayu dari hutan kelola masyarakat untuk pengolahan kayu skala besar (input > 6.000 m3 per tahun) dari 3,8 juta m3 di tahun 2013 menjadi 8,5 juta m3 di tahun 2023.

Angka ini bahkan lebih tinggi dari pasokan hutan alam, yang sebelumnya menjadi sumber utama kayu industri skala besar, termasuk yang telah bersertifikasi FSC. Hal ini menunjukkan peran pentingnya hutan kelola masyarakat dalam mendukung industri kayu di Indonesia.

Model Pengelolaan Hutan Rakyat Kostajasa

Di tengah kondisi peningkatan permintaan tersebut, model pengelolaan hutan rakyat yang diterapkan Kostajasa menjadi contoh penting bagaimana hutan Jawa dapat diselamatkan dari sisi ekologi sekaligus ekonomi. Dengan pendekatan berbasis kelompok, pendampingan berkelanjutan, dan penggunaan standar pengelolaan hutan berkelanjutan FSC®, hutan rakyat tidak hanya mampu meningkatkan stok kayu legal dan berkualitas, tetapi juga menjaga fungsi ekologis seperti perlindungan mata air, konservasi tanah, dan peningkatan tutupan hijau.

Pendekatan ini memungkinkan petani hutan memperoleh manfaat ekonomi dari hasil kayu dan non-kayu secara lebih adil dan terukur, sambil tetap memastikan keberlanjutan lanskap hutan Jawa.

Dengan sistem seperti Kostajasa, tekanan terhadap hutan alam dapat berkurang, ketahanan ekologis desa meningkat, dan pasokan kayu legal bagi industri dapat diperkuat melalui praktik pengelolaan yang bertanggung jawab.

Kostajasa Memastikan Petani Kecil Sebagai Agen Konservasi

Di tengah tantangan lingkungan, Kostajasa memastikan petani kecil di Kebumen memegang peran sentral sebagai agen konservasi. Upaya penanaman dan pemeliharaan yang dilakukan secara bertahap dalam skema pengelolaan bersertifikat ini, secara fundamental mendukung kelestarian tegakan pohon dan menopang keberlanjutan ekologi di kawasan hutan dampingan KSU Kostajasa.

KSU Kostajasa merupakan koperasi yang berbasis di Kebumen, Jawa Tengah, dengan fokus utama pada produksi kayu log dan timber dari hutan rakyat anggotanya. Kostajasa memegang sertifikasi FSC® (Forest Stewardship Council®) untuk skema Forest Management (FM) dan Chain of Custody (CoC).

Sejak tahun 2018, Kostajasa telah membuktikan kemandiriannya secara penuh, baik dari sisi finansial maupun teknis kegiatan, dalam mendampingi petani hutan rakyat di 20 desa, 22 KTH di dua kabupaten yakni Kebumen dan Banyumas untuk pengelolaan yang lestari dan berkelanjutan. Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Desa Logede, Ini Daftar Desa Antikorupsi yang Ditetapkan Bupati

    Selain Desa Logede, Ini Daftar Desa Antikorupsi yang Ditetapkan Bupati

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.399
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pada kegiatan Bimbingan Teknis Desa Antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pendopo Kabumian, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menetapkan 26 desa antikorupsi. Penetapan desa antikorupsi berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 700/72 Tahun 2023 tentang Pembentukan Desa Antikorupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen yang dihadiri sekretaris daerah, perangkat daerah, pemerintahan desa, dan tiga orang […]

  • Penemuan Mayat

    Warga Sampang Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.460
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Jasad seorang laki-laki tak bernyawa ditemukan di dasar Sungai Kalianget di Desa/Kecamatan Sempor, Kebumen, Selasa 11 Mei 2021. Belakangan identitas korban diketahui berinisial DD (36) warga Desa Sampang, Kecamatan Sempor. Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekira pukul 15.00 wib. Awalnya ada warga yang melihat sepeda motor korban terparkir di tepi sungai. […]

  • Polres Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-79 Brimob

    Polres Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-79 Brimob

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 901
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen menggelar tasyakuran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Korps Brimob Polri, Jumat, 15 November 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kebumen serta para personel eks Brimob yang kini bertugas di Polres Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Recky memimpin langsung […]

  • Tersangka ditahan di Mapolres Kebumen. (Foto: Humas Polres Kebumen)

    Larikan Bocah Belum Dewasa, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.410
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Apapun alasannya, termasuk dengan dalih atas nama cinta sekali pun, melarikan bocah yang belum dewasa tanpa persetujuan dari orangtua, merupakan tindakan melanggar hukum. Seperti dilakukan oleh pria berinisial IM (25) pemuda asal Desa Nusawungkal, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. IM ditangkap polisi lantaran disangka telah membawa kabur bocah perempuan yang belum cukup umur. […]

  • Kebun Agri Smart

    Panen Padi Jaliteng Hingga Buah Golden Mama di Kebun Agri Smart

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.918
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Ketua Tim Penggerak PKK Iin Windarti Sugiyanto untuk kali kedua memanen sejumlah komoditas yang ditanam di Kebun Agri Smart yang berada di halaman belakang rumah dinas Bupati Kebumen,  Selasa 19 Juli 2022. Sejumlah komoditas yang dipanen mulai dari padi varietas baru bernama Padi Jeliteng atau […]

  • Soloraya Great Sale

    Transaksi Soloraya Great Sale 2025 Tembus Rp7 Triliun, Ini Respon Gubernur

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 745
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Gelaran Soloraya Great Sale 2025 selesai dihelat dengan nilai transaksi sekitar Rp7 triliun. Capaian itu sebesar 70,84% dari target sebesar Rp10 triliun. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi tampak sumringah mendapat laporan tersebut. Terlebih nilai tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah. Sebab, event tersebut masih akan berlangsung hingga 31 Juli 2025. “Sudah Rp […]

expand_less