Setahun Nglaju Gombong-Kebumen, Bupati Lilis Nuryani Resmi Boyongan ke Rumah Dinas
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 12 Feb 2026
- visibility 561
- comment 0 komentar

Bupati Lilis Nuryani di acara doa bersama menempati rumah dinas. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang setahun masa kepemimpinannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara resmi menempati Rumah Dinas Bupati yang telah selesai direnovasi. Prosesi kepindahan atau boyongan ini ditandai dengan acara doa bersama yang berlangsung di Gedung Grha Bhumi Tirta Praja Mukti, Kamis 12 Februari 2026.
Sejak dilantik pada Februari 2025, Bupati Lilis belum menempati rumah dinas karena bangunan tersebut tengah menjalani renovasi total sejak pertengahan 2024.
Selama setahun terakhir, ia harus menempuh perjalanan pulang-pergi (nglaju) dari kediamannya di Gombong menuju pusat pemerintahan di Kebumen untuk menjalankan agenda kerja.
Acara doa bersama ini juga dihadiri mantan Bupati Ir. Mohammad Yahya Fuad yang tidak lain suaminya, Wakil Bupati Zaeni Miftah, Ketua TP PKK Nurjanah, serta dua mantan Bupati Kebumen, yakni KH Nashiruddin Al Mansyur dan KH Yazid Mahfudz.
Hadir pula jajaran Forkopimda, Sekda, pimpinan OPD, camat, kades/lurah, hingga tokoh masyarakat setempat.
Prosesi boyongan berlangsung khidmat dan sarat makna filosofis. Didampingi suami dan putra-putrinya, Bupati Lilis memasuki rumah dinas dengan membawa lampu sentir, tikar, serta bantal guling.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tahlilan serta doa untuk para bupati terdahulu.
Mantan Bupati Kebumen, KH Nashiruddin Al Mansyur, dalam tausiahnya menyampaikan bahwa rumah dinas ini adalah “bangunan baru di lokasi lama”.
Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga sekitar, mengingat secara administratif rumah dinas ini berada di wilayah Kelurahan Bumirejo.
“Tetangga adalah orang pertama yang akan menolong kita. Nabi Muhammad SAW bahkan menekankan pentingnya memberikan rasa aman bagi tetangga. Rumah yang luas hakikatnya adalah hati yang mampu menata diri,” ujar KH Nashiruddin.
Ia juga memberikan apresiasi (nilai 8 dari 10) bagi kinerja kepemimpinan saat ini dan berharap Kebumen semakin Berdaya.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa bangunan tersebut pada hakikatnya adalah rumah rakyat.
“Saya diberikan amanah untuk menempati, maka saya wajib menjaga dan merawatnya. Ini bukan rumah pejabat, melainkan rumah masyarakat. Siapapun masyarakat yang ingin menginap, saya sudah siapkan kamar di sisi timur pendopo,” selorohnya yang disambut tawa hangat para hadirin.
Menutup sambutannya, Bupati Lilis mengungkapkan kerendahan hatinya terkait fasilitas dinas yang ia terima. Ia mengaku tidak pernah berniat untuk bermewah-mewah dalam masa jabatannya.
“Jangankan membangun rumah seperti ini, ganti mobil dinas saja saya tidak berani. Apalagi merombak rumah menjadi seperti ini. Namun, saya sangat bersyukur karena saya hanya meneruskan pembangunan dari periode sebelumnya, dan alhamdulillah hasilnya kini bisa dirasakan. Semoga rumah dinas ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi kami sekeluarga serta tamu yang datang,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar