Kasus Pengeroyokan di Sempor, 3 Pelaku Diamankan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 15 Mei 2025
- visibility 661
- comment 0 komentar

SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Operasi penertiban premanisme di Kebumen tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga berupaya melindungi warga dari aksi kekerasan. Baru-baru ini, seorang laki-laki inisial OK (27) warga Kecamatan Sempor, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh tiga orang pelaku.
Laporan yang diterima pada 14 Mei 2025 mengungkap kejadian yang berlangsung di sebuah warung mie ayam di Desa Jatinegara pada dini hari. OK, yang malam itu berencana menghabiskan waktu bersama teman-temannya, justru bertemu dengan sekelompok orang yang memiliki dendam lama. Ia diserang menggunakan knuckle, palu, dan silet, yang mengakibatkan luka robek yang serius.
“Korban mengalami luka yang cukup parah dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Wakapolres Kompol Faris Budiman saat memberikan keterangan pers, Kamis 15 Mei 2025.
Kompol Faris menambahkan bahwa para pelaku, EA (37) warga Desa Kedungpuji Gombong, AM (34) warga Desa Tanggeran Sruweng, dan ES (39) warga Desa Tambakmulyo Puring, nekat melakukan aksi keji tersebut karena prasangka bahwa korban telah mencuri uang mereka.
Istri OK yang panik segera melarikannya ke RS PKU Muhammadiyah Gombong setelah dibawa pulang oleh rekannya. Keberaniannya melaporkan kejadian ini ke Polsek Sempor menjadi kunci terungkapnya kasus ini.
Polres Kebumen bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan keterlibatan para pelaku, termasuk senjata yang digunakan, pakaian, dan kendaraan mereka. Langkah-langkah penyidikan intensif telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan pelaku, hingga akhirnya penetapan status tersangka.
Para pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum dengan jeratan Pasal 170 KUHPidana.
Wakapolres Kompol Faris Budiman menegaskan bahwa kasus ini menjadi bukti komitmen mereka dalam memberantas premanisme hingga ke akar-akarnya.
“Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan setiap warga Kebumen merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk ancaman kekerasan,” tandasnya.







Saat ini belum ada komentar