Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dosen Universitas Putra Bangsa Gelar Pelatihan Fermentasi Kakao di Desa Kajoran Karanggayam

Dosen Universitas Putra Bangsa Gelar Pelatihan Fermentasi Kakao di Desa Kajoran Karanggayam

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 1.395
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim dosen Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen mengadakan pelatihan fermentasi kakao bagi para petani di Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 8 September 2025 ini sebagai bagian dari program hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025 melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).

Pelatihan tersebut diinisiasi oleh tim dosen UPB yang terdiri atas Heri Mahyuzar, S.E., M.M., Susridar, S.P., M.Si., dan Irawan Wibisonya, S.P., M.Si. Peserta pelatihan adalah para petani kakao yang tergabung dalam kelompok tani Tani Mulya. Total terdapat 30 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pembekalan materi terkait proses fermentasi kakao mulai dari pemanenan, penyortiran buah, pembelahan buah, hingga penyimpanan biji kakao ke dalam kotak fermentasi.

Selain itu, peserta juga dilatih cara melakukan pengecekan suhu dan pembalikan buah untuk memastikan fermentasi berjalan dengan baik. Pembekalan ini bertujuan untuk menambah wawasan sekaligus meningkatkan keterampilan petani agar mampu mengolah hasil panen secara mandiri.

Ketua program PKM UPB, Heri Mahyuzar, S.E., M.M., menegaskan bahwa fermentasi menjadi langkah penting bagi petani kakao agar mampu mengolah hasil panen sendiri.

Praktik fermentasi kakao dalam pelatihan yang digelar oleh tim dosen UPB Kebumen.   

“Petani kakao di Desa Kajoran harus mampu mengolah hasil panen mereka sendiri, terutama melalui fermentasi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai tambah sehingga pendapatan mereka bisa lebih baik melalui harga jual kakao yang lebih tinggi,” jelasnya.

Diversifikasi Produk Berbahan Dasar Kakao

Lebih lanjut, Heri menambahkan bahwa ke depan para petani juga akan mendapatkan pelatihan mengenai diversifikasi produk berbahan dasar kakao yang telah difermentasi. Produk turunan yang dapat dikembangkan antara lain cokelat batangan, selai, permen cokelat, cokelat karamel, cookies cokelat, hingga teh daun kakao. Tidak hanya itu, petani juga akan dikenalkan dengan strategi pemasaran digital agar produk mereka bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

Adapun luaran dari pelatihan ini berupa biji kakao hasil fermentasi yang berkualitas, pupuk organik, serta pakan ternak yang dibuat dari sisa kulit kakao. Dengan demikian, tidak hanya meningkatkan nilai jual biji kakao, tetapi juga memaksimalkan pemanfaatan limbah kakao agar bernilai ekonomis.

Praktik fermentasi kakau dalam pelatihan yang digelar oleh tim dosen UPB Kebumen.

Salah satu peserta, Tri Sujatmoko, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini.

“Selama ini kami biasanya hanya menjual kakao kering yang sudah dicuci. Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi tahu bagaimana cara fermentasi yang benar. Hasilnya bisa lebih bagus dan harganya tentu lebih tinggi. Kami juga baru tahu kalau kulit kakao bisa diolah jadi pupuk dan pakan ternak,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong petani Desa Kajoran, khususnya kelompok tani Tani Mulya, untuk meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus membuka peluang usaha baru melalui produk olahan kakao.

Universitas Putra Bangsa berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan kemandirian ekonomi bagi kelompok tani, khususnya di Desa Kajoran. Dukungan dari Kemdiktisaintek dinilai sangat penting agar program-program pengabdian masyarakat seperti ini terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

“Kami Tim dosen UPB mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) yang telah mendanai program pelatihan ini,” ujar Heri Mahyuzar. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 101 Pelajar di Petanahan Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

    101 Pelajar di Petanahan Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 729
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Sedikitnya 101 pelajar di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis 25 September 2025. Mereka harus mendapat perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Dari jumlah tersebut, korban berasal dari lima sekolah. Terbanyakd dari Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Karangduwur 54 pelajar. Kemudian SDN […]

  • Binda Jateng

    Binda Jateng Lanjutkan Vaksinasi Covid-19 Door to Door di Kebumen

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.501
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kembali menggelar vaksinasi secara door to door dan vaksinasi massal pelajar usia 6-11 tahun. Vaksinasi kali ini digelar di dua wilayah yakni Kebumen dan Temanggung. Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto SH MM menargetkan dapat melakukan vaksinasi sebanyak 2.650 orang. Adapun lokasi sentra vaksinasi yang […]

  • Konflik Kepentingan? Mengapa Presiden Tidak Seharusnya Memimpin Partai Politik

    Konflik Kepentingan? Mengapa Presiden Tidak Seharusnya Memimpin Partai Politik

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.063
    • 0Komentar

    DEMOKRASI modern menempatkan presiden bukan hanya sebagai kepala pemerintahan, tetapi juga sebagai simbol pemersatu bangsa. Di dalam sistem presidensial seperti Indonesia, presiden dipilih langsung oleh rakyat, sehingga legitimasi politiknya berasal dari kedaulatan rakyat, bukan dari mandat partai politik semata. Namun, dalam praktik politik, sering muncul persoalan ketika presiden merangkap sebagai ketua partai politik. Namun kita […]

  • Paranoid Akibat Sabu

    Paranoid Akibat Sabu, Setelah Dibekuk Polisi Pemuda Ini Mengaku Lebih Tenang

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.509
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ada cerita menarik dalam pengungkapan kasus dugaan penyelahgunaan narkotika yang ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Kebumen. Seorang pemuda yang bekuk polisi justru mengaku lebih tenang dibanding sebelumnya. Pemuda itu berinisial RA (31) warga Desa/Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Pria yang sehari-hari  bekerja sebagai buruh bangunan itu dibekuk polisi karena kedapatan mengkonsumsi sabu, […]

  • Mie Keriting Puskesmas Kebumen II Jadi Top Inovasi Pelayanan Publik

    Mie Keriting Puskesmas Kebumen II Jadi Top Inovasi Pelayanan Publik

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.329
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Inovasi Mie Keriting (Makanan Instan Cegah Kerdil dan Stunting) dari Puskesmas Kebumen II mendapat penghargaan sebagai Top Inovasi Pelayanan Publik Kelompok Keberlanjutan Tahun 2024 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Penghargaan diterima oleh Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan dalam acara Gebyar Pelayanan Prima Tahun 2024 bertajuk “Wujudkan Ekosistem Pelayanan Publik […]

  • Karnaval Kebudayaan

    Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Kebudayaan Desa Rowokele

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.564
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga Desa/Kecamatan Rowokele, Kebumen memadati lapangan desa untuk mengikuti karnaval kebudayaan, Minggu 31 Agustus 2025. Karnaval bertema “Lestarikan Kebudayaan untuk Indonesia Maju” ini menghadirkan arak-arakan seni tradisional, tari, musik, dan kostum kreasi warga. Sebanyak 25 RT menampilkan atraksi terbaiknya untuk memperebutkan juara utama, terfavorit, terunik, dan terkreatif. Kepala Desa Rowokele, Cip […]

expand_less