Senam Kebumen Berdaya dan Parade Kisah Pahlawan Meriahkan Hari Sumpah Pemuda
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 28 Okt 2025
- visibility 495
- comment 0 komentar

Bupati Lilis Nuryani foto bersama dengan peserta Senam Kebumen Berdaya. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Kebumen, Selasa 28 Oktober 2025, diisi dengan penampilan Senam Kebumen Berdaya, sebuah karya yang tidak hanya mengolah raga, tetapi juga menumbuhkan jati diri melalui perwujudan idiom dan kebudayaan lokal.
Lebih kurang 400 pelajar SMP dan SMA di Kebumen terlibat dalam penyajian Senam Kebumen Berdaya yang menjadi ikon baru dalam peringatan tahun ini.
Gerakan senam ini terinspirasi dari tari-tarian dan unsur budaya yang ada di Kebumen. Adapun lagu pengiring senam ini merupakan hasil sayembara yang kemudian disempurnakan oleh tim.
Lagu tersebut diciptakan oleh Dinda Rana Athaya dan Slamet Pramono, lalu diaransemen oleh Slamet Pramono dan Syukron Alaik, dengan solo vokal dibawakan oleh Dhea Clara.
Seluruh penampilan senam kolosal ini disiapkan berkat kerja sama dengan sanggar senam di bawah arahan Any Budiarti.
Selain senam, peringatan Sumpah Pemuda juga diwarnai dengan penampilan baris-berbaris dengan mengangkat kisah sejarah.
Pelajar SMAN 2 Kebumen menyuguhkan kisah kepahlawanan Maha Patih Gajah Mada, sementara murid SMPN 3 Kebumen menampilkan cerita tentang Syech Ibrohim Asmorokondi dari Banyumudal, Kuwarisan Panjer.
Acara kemudian dilanjutkan dengan upacara Hari Sumpah Pemuda yang diikuti oleh beragam unsur, mulai dari ASN, organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, pelajar, dan tokoh masyarakat.
Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua DPRD Kebumen Saman Halim Nurrohman, Kapolres AKBP Eka Baasith, Dandim Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, Ketua Pengadilan Negeri Endi Nurindra Putra, Ketua Pengadilan Agama Yang Ariani, Plh Sekda, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, dan BUMD.
Bupati Lilis Nuryani yang bertindak selaku pembina upacara, membacakan Pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025.
“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” ujar Bupati Lilis.
Ia menambahkan, di tengah dunia yang bergerak cepat, Indonesia membutuhkan pemuda yang patriotik, gigih, dan empati.
“Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya,” tegas Bupati Lilis Nuryani membacakan kutipan pidato Menpora.
“Dengan Bismillahirrahmanirrahim, saya ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Mari kita jaga api perjuangan ini. Mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar,” tutup Bupati Lilis Nuryani. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar