Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerpen » Cerpen: Lintas

Cerpen: Lintas

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
  • visibility 816
  • comment 0 komentar

Oleh: Banyu Amerta

AKU percaya bahwa hidup dipenuhi dengan pertemuan-pertemuan kecil yang mungkin tampak sepele, tapi sebenarnya punya arti lebih dalam. Seperti pagi itu, di burjo langgananku, saat aku melihatmu duduk di pojok, mengaduk-aduk segelas es teh tanpa benar-benar meminumnya.

Bukan pertemuan pertama kita. Tapi mungkin pertemuan yang paling kuingat.

Aku duduk dua meja darimu, memesan nasi ayam bali, seperti biasa. Kamu menatap layar laptopmu, sesekali tersenyum kecil, sesekali menghela napas. Aku ingin bertanya, ingin tahu apa yang sedang kamu pikirkan, tapi aku tidak melakukannya.

Hingga sore itu, tanpa sengaja kita bicara soal musik. Kamu bertanya lagu apa yang sedang kudengar. Aku menyebut How Deep Is Your Love dari Bee Gees, dan matamu langsung menyala.

“Kamu suka lagu itu juga?” tanyamu.

Aku mengangguk, sedikit terkejut. “Lagu lama sih. Tapi nadanya… dalam.”

“Kayak liriknya,” katamu sambil senyum, “’cause we’re living in the world of fools.”

Sejak saat itu, obrolan kita mengalir lebih lancar. Lagu-lagu lawas jadi jembatan aneh yang menghubungkan dua dunia yang tadinya hanya berdekatan, tapi tak pernah bersentuhan. Sesekali kamu memberikan rekomendasi lagu yang baru saja kamu dengan, begitupun denganku.

Aku tidak sadar kapan mulai merasa nyaman. Tapi mungkin itu saat kamu menawariku tahu goreng, dengan senyum puas karena tahu adalah makanan favoritmu, peringkat satu dalam hidupmu, katamu.

“Coba ini. Kamu suka tahu, kan? Ini warung sebelah, rasanya beda.”

“Eh, serius? Ini tahu favoritku, peringkat satu dalam hidupku…”

“Jadi aku cuma mau ikutan favoritin juga, biar kamu nggak sendiri.”

“Kamu ini aneh, tapi… aku suka.”

Atau mungkin saat kita makan malam bersama di penyetan, berbagi kulit ayam karena kamu tidak menyukainya, dan cerita tentang masa kecil yang mirip tapi tidak sama. Atau saat kamu bilang kamu suka duduk di belakang motor karena bisa lihat bintang, dan akhirnya kita keliling kota malam-malam hanya untuk melihat lampu jalan dan angin dingin yang menggelitik telinga.

Di antara semua itu, kamu tetap kamu yang baik, sabar, pengertian, yang tahu caranya mendengar tanpa memotong, yang tahu kapan harus bicara dan kapan hanya duduk diam. Aku mulai merasa bahwa bersamamu, dunia jadi lebih ringan.

Tapi kita terlalu pandai berpura-pura. Terlalu hati-hati menjaga jarak, takut kalau satu langkah maju akan menghancurkan keseimbangan yang susah payah kita bangun. Jadi kedekatan kita hanya sampai di titik itu. Kita saling menatap sedikit lebih lama, tapi tidak pernah bicara lebih dalam.

Kita berjalan beriringan, tapi tak pernah benar-benar menggenggam.

Kita berteman dekat. Sudah banyak hal yang kita bagi tentang keluarga, diri, dan bahkan hal-hal yang sebelumnya tak pernah bisa aku ceritakan ke siapa pun, entah mengapa justru bisa kuungkapkan padamu.

Tapi tetap saja, ada batas yang tak pernah kita lewati. Ada ruang yang tak pernah kita masuki.

Aku tidak pernah tahu apakah kamu sadar akan garis itu, atau kamu juga sengaja berdiri tepat di baliknya. Kadang rasanya aku hanya berdiri di depan pintu, menunggu kamu membuka dari dalam, tapi kamu bahkan tidak mendekat.

”Teh manis itu enak, tapi nggak bisa bikin melek. Kopi pahit bikin semangat, tapi nyakitin lidah,” kataku memecah keheningan.

“Itu kayak perbedaan orang yang gampang jatuh cinta sama orang yang realistis.”

Aku mengangguk. “Yang satu cepat senang, yang satu sering overthinking.”

“Jadi kita ini teh manis dan kopi pahit?”

Aku tertawa. “Nggak. Kita ini teh basi dan kopi dingin. Telat sadar, tapi masih bisa diminum.”

***

Aku tidak tahu sejak kapan aku mulai memperhatikan hal-hal kecil tentangmu. Bagaimana kamu selalu nunggu minuman pesananmu baru mulai makan, bagaimana kamu selalu bawa tisu di tas tapi nggak pernah kamu pakai sendiri, bagaimana kamu lebih suka duduk membelakangi pintu karena penakut.

Kita sering ketemu tanpa janjian, tapi selalu di tempat yang sama. Kadang kamu duduk duluan, kadang aku. Tapi ujung-ujungnya kita di meja yang itu-itu juga, yang catnya mulai mengelupas dan ada bekas goresan nama entah siapa.

Kamu sibuk dengan buku, aku sok-sokan buka laptop padahal nggak benar-benar ngerjain apa-apa. Tapi ada kenyamanan yang tumbuh dari keberadaan kita di ruang yang sama. Sesekali kamu ngelirik aku, aku pura-pura nggak lihat. Kadang aku sengaja batuk kecil, cuma biar kamu sadar aku masih di sana.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berhadiah Umroh, Ribuan Goweser Meriahkan “Gowes to Istanbul”

    Berhadiah Umroh, Ribuan Goweser Meriahkan “Gowes to Istanbul”

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 597
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekitar 2.000 pesepeda membanjiri ruas jalan dari Kebumen menuju Petanahan, Minggu 8 Juni 2025 dalam acara “Gowes to Istanbul”. Acara sepeda santai ini digelar dalam rangka memperingati Gangsal Windu (40 tahun) Pondok Pesantren Darussa’adah Desa Kritig Kecamatan Petanahan, dan menawarkan hadiah utama paket ibadah umroh. “Dengan gowes ini, semoga kita semua menjadi […]

  • Mantap!!! Pengusaha Bus Efisiensi Salurkan CSR untuk Perbaiki Jalan Rusak

    Mantap!!! Pengusaha Bus Efisiensi Salurkan CSR untuk Perbaiki Jalan Rusak

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 28.272
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ada cara unik yang dilakukan oleh pengusaha bus asal Kebumen untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) alias tanggung jawab sosial perusahaan. Jika biasanya CSR diwujudkan dengan membantu masyarakat kurang mampu, PT Efisiensi Putra Utama, perusahaan yang mengelola bus Efisiensi menyalurkan CSR dalam bentuk perbaikan jalan rusak. Perbaiki Ruas Jalan Kambalan-Ambal yang Rusak […]

  • SPBU Korda Kebumen

    SPBU Korda Kebumen Kirim Makanan Hingga Sabun Mandi untuk Korban Banjir

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.645
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Bantuan terhadap warga terdampak bencana banjir di Kabupaten ebumen terus mengalir. Salah satunya bantuan diberikan oleh para pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Korda Kebumen. Bantuan berupa bahan makanan dan alat pembersih badan tersebut disalurkan di empat titik di dua desa yakni Desa Demangsari dan Desa Kedungweru Kecamatan Ayah, Kamis 17 […]

  • Banjir Kebumen

    51 Desa di Kebumen Terdampak Banjir, Kebutuhan Pengungsi Harus Disiapkan

    • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 51 desa yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Kebumen terdampak banjir, Selasa 15 Maret 2022. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen 18 kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Ayah, Rowokele, Buayan, Kuwarasan, Gombong, Adimulyo, Karanganyar, Puring, Klirong, Alian, Pejagoan, Kebumen, Sruweng, Petanahan, Prembun, Kutowinangun, Ambal dan Mirit. Kecamatan Ayah menjadi […]

  • Pompa Air

    Petani Kebumen Terima 400 Pompa Air Berbahan Bakar Elpiji

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.919
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para petani di Kabupaten Kebumen menerima bantuan berupa 400 unit pompa air berbahan bakar elpiji. Pemberian paket konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) berupa mesin pompa air itu merupakan program kemitraan Kementerian ESDM dengan Komisi VII DPR RI. Penyerahan paket bantuan berupa pompa air lengkap dengan selang, elpiji […]

  • Goyang Gemoy Bareng Lasmi

    Goyang Gemoy Bersama Lasmi Berhadiah 1.000 Liter Minyak Goreng

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.784
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para relawan dan kader Partai Demokrat antusias mengikut Lomba Goyang Gemoy Bersama Lasmi Indaryani, Selasa 19 Desember 2023. Lomba tersebut diikuti oleh kader dari dari Dapil Jateng 7 yaitu Kebumen, Purbalingga, dan Banjarnergara. Lomba dalam rangka  menyambut kehadiran Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY itu berlangsung meriah di […]

expand_less