Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerpen » Cerpen: Lintas

Cerpen: Lintas

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
  • visibility 840
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: Banyu Amerta

AKU percaya bahwa hidup dipenuhi dengan pertemuan-pertemuan kecil yang mungkin tampak sepele, tapi sebenarnya punya arti lebih dalam. Seperti pagi itu, di burjo langgananku, saat aku melihatmu duduk di pojok, mengaduk-aduk segelas es teh tanpa benar-benar meminumnya.

Bukan pertemuan pertama kita. Tapi mungkin pertemuan yang paling kuingat.

Aku duduk dua meja darimu, memesan nasi ayam bali, seperti biasa. Kamu menatap layar laptopmu, sesekali tersenyum kecil, sesekali menghela napas. Aku ingin bertanya, ingin tahu apa yang sedang kamu pikirkan, tapi aku tidak melakukannya.

Hingga sore itu, tanpa sengaja kita bicara soal musik. Kamu bertanya lagu apa yang sedang kudengar. Aku menyebut How Deep Is Your Love dari Bee Gees, dan matamu langsung menyala.

“Kamu suka lagu itu juga?” tanyamu.

Aku mengangguk, sedikit terkejut. “Lagu lama sih. Tapi nadanya… dalam.”

“Kayak liriknya,” katamu sambil senyum, “’cause we’re living in the world of fools.”

Sejak saat itu, obrolan kita mengalir lebih lancar. Lagu-lagu lawas jadi jembatan aneh yang menghubungkan dua dunia yang tadinya hanya berdekatan, tapi tak pernah bersentuhan. Sesekali kamu memberikan rekomendasi lagu yang baru saja kamu dengan, begitupun denganku.

Aku tidak sadar kapan mulai merasa nyaman. Tapi mungkin itu saat kamu menawariku tahu goreng, dengan senyum puas karena tahu adalah makanan favoritmu, peringkat satu dalam hidupmu, katamu.

“Coba ini. Kamu suka tahu, kan? Ini warung sebelah, rasanya beda.”

“Eh, serius? Ini tahu favoritku, peringkat satu dalam hidupku…”

“Jadi aku cuma mau ikutan favoritin juga, biar kamu nggak sendiri.”

“Kamu ini aneh, tapi… aku suka.”

Atau mungkin saat kita makan malam bersama di penyetan, berbagi kulit ayam karena kamu tidak menyukainya, dan cerita tentang masa kecil yang mirip tapi tidak sama. Atau saat kamu bilang kamu suka duduk di belakang motor karena bisa lihat bintang, dan akhirnya kita keliling kota malam-malam hanya untuk melihat lampu jalan dan angin dingin yang menggelitik telinga.

Di antara semua itu, kamu tetap kamu yang baik, sabar, pengertian, yang tahu caranya mendengar tanpa memotong, yang tahu kapan harus bicara dan kapan hanya duduk diam. Aku mulai merasa bahwa bersamamu, dunia jadi lebih ringan.

Tapi kita terlalu pandai berpura-pura. Terlalu hati-hati menjaga jarak, takut kalau satu langkah maju akan menghancurkan keseimbangan yang susah payah kita bangun. Jadi kedekatan kita hanya sampai di titik itu. Kita saling menatap sedikit lebih lama, tapi tidak pernah bicara lebih dalam.

Kita berjalan beriringan, tapi tak pernah benar-benar menggenggam.

Kita berteman dekat. Sudah banyak hal yang kita bagi tentang keluarga, diri, dan bahkan hal-hal yang sebelumnya tak pernah bisa aku ceritakan ke siapa pun, entah mengapa justru bisa kuungkapkan padamu.

Tapi tetap saja, ada batas yang tak pernah kita lewati. Ada ruang yang tak pernah kita masuki.

Aku tidak pernah tahu apakah kamu sadar akan garis itu, atau kamu juga sengaja berdiri tepat di baliknya. Kadang rasanya aku hanya berdiri di depan pintu, menunggu kamu membuka dari dalam, tapi kamu bahkan tidak mendekat.

”Teh manis itu enak, tapi nggak bisa bikin melek. Kopi pahit bikin semangat, tapi nyakitin lidah,” kataku memecah keheningan.

“Itu kayak perbedaan orang yang gampang jatuh cinta sama orang yang realistis.”

Aku mengangguk. “Yang satu cepat senang, yang satu sering overthinking.”

“Jadi kita ini teh manis dan kopi pahit?”

Aku tertawa. “Nggak. Kita ini teh basi dan kopi dingin. Telat sadar, tapi masih bisa diminum.”

***

Aku tidak tahu sejak kapan aku mulai memperhatikan hal-hal kecil tentangmu. Bagaimana kamu selalu nunggu minuman pesananmu baru mulai makan, bagaimana kamu selalu bawa tisu di tas tapi nggak pernah kamu pakai sendiri, bagaimana kamu lebih suka duduk membelakangi pintu karena penakut.

Kita sering ketemu tanpa janjian, tapi selalu di tempat yang sama. Kadang kamu duduk duluan, kadang aku. Tapi ujung-ujungnya kita di meja yang itu-itu juga, yang catnya mulai mengelupas dan ada bekas goresan nama entah siapa.

Kamu sibuk dengan buku, aku sok-sokan buka laptop padahal nggak benar-benar ngerjain apa-apa. Tapi ada kenyamanan yang tumbuh dari keberadaan kita di ruang yang sama. Sesekali kamu ngelirik aku, aku pura-pura nggak lihat. Kadang aku sengaja batuk kecil, cuma biar kamu sadar aku masih di sana.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2.500-an Pelari Ramaikan Kebumen Beach Marathon 2023

    2.500-an Pelari Ramaikan Kebumen Beach Marathon 2023

    • calendar_month Sab, 30 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.707
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Dari ajang Kebumen Beach Marathon (KBM), Sabtu 30 Desember 2023, lebih dari 2.500 pelari dilepas oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Turut hadir Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, jajaran forkopimda, serta ketua panitia KBM 2023 Santoso Budiawan. Event sport tourism dengan kategori 21K menjadi yang pertama diberangkatkan yakni […]

  • Dokter Internship Puskesmas Gombong 1 Raih Sepeda dari Bupati Lilis Usai Tebak Singkatan Kebumen Berdaya

    Dokter Internship Puskesmas Gombong 1 Raih Sepeda dari Bupati Lilis Usai Tebak Singkatan Kebumen Berdaya

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 515
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Kecamatan Gombong sebagai salah satu rintisan Kecamatan Berdaya di Kabupaten Kebumen menggelar kegiatan Senam Sehat sekaligus pembinaan bagi kader PKK dan kader kesehatan, Jumat 23 Januari 2026. Acara yang dipusatkan di halaman Pendopo Kecamatan Gombong ini menjadi langkah nyata dalam sinkronisasi program daerah di tingkat akar rumput sekaligus meningkatkan kapasitas para kader […]

  • Saatnya Parkiran, Laundry, dan Warung Makan Kebanjiran Order

    Saatnya Parkiran, Laundry, dan Warung Makan Kebanjiran Order

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.677
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Momen perayaan Idulfitri bukan hanya tentang silaturahmi dan kehangatan keluarga, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi yang signifikan bagi sejumlah sektor usaha di Kebumen. Berdasarkan pantauan tim KebumenUpdate.com, setidaknya ada tiga jenis bisnis yang mengalami lonjakan permintaan dan berpotensi meraup keuntungan besar selama libur Lebaran kali ini. 1. Lahan Parkir yang Menggiurkan Membludaknya […]

  • Kepala Bank Jateng KCP Kutowinangun Eko Nur Cahyadi turut mendampingi kunjungan Bupati. (Foto: Humas Kebumen)

    Peternakan Ayam Model Close House Makin Berkembang

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.489
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Peternakan ayam dengan model close house makin berkembang di Kabupaten Kebumen. Salah satunya adalah milik CV Bintang Unggas Selatan yang berada di Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS) persisnya Desa Tlogodepok, Kecamatan Mirit, Kebumen. Kadang ayam yang dilengkapi dengan teknologi ini ditinjau oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz. Kunjungan itu dilakukan bersama sejumlah pejabat […]

  • Dukung Pelonggaran Aktivitas Masyarakat, Binda Jateng Masih Menggelar Vaksinasi

    Dukung Pelonggaran Aktivitas Masyarakat, Binda Jateng Masih Menggelar Vaksinasi

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 852
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah secara bertahap mulai melonggarkan pembatasan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu untuk mendukung pelonggaran tersebut, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jateng terus menggelar vaksinasi massal di 27 kabupaten/kota pada Senin, 30 Mei 2022. “Meski kasus Covid-19 turun, kesadaran warga untuk mendapat vaksin masih cukup tinggi di Jateng. Oleh karena itu vaksinasi terus […]

  • The Tales of Karangbolong jadi Primadona di Malam Refleksi Akhir Tahun Kebumen 1:22 Play Button

    The Tales of Karangbolong jadi Primadona di Malam Refleksi Akhir Tahun Kebumen

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 635
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-Alun Pancasila Kebumen berubah menjadi panggung seni raksasa pada Malam Pergantian Tahun 2026. Acara dibuka dengan penampilan elegan Kebumen Violin Orchestra (KVO) yang membawakan lagu-lagu hits seperti Final Countdown dan Jogja Istimewa, disusul dengan kemegahan Fashion Show Batik Carnival Kebumen. Puncak acara yang paling dinanti adalah Sendratari “The Tales of Karangbolong“. Pertunjukan […]

expand_less