Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerpen » Cerpen: Seribu Hari Kematian Kakek

Cerpen: Seribu Hari Kematian Kakek

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
  • visibility 1.091
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

LISTRIK tak kunjung hidup setelah seharian mati. Persediaan lilinmu tinggal satu dan sudah kau bakar sekarang, untuk satu ruangan. Malam ini hari ke-1000 setelah kematian kakekmu.

Setelah acara peringatan kematiannya malam itu, sesudah para tetangga dekat dan saudara jauh pulang ke rumah masing-masing.

Tinggal kau dan beberapa saudara dekat. Saudara satu kampung yang tak buru-buru pulang. Mereka berbagi kesan-pesan kakek semasa hidupnya. Kau sendiri mungkin punya beberapa kesan-pesan atau ulasan.

***

1000 hari sebelum hari itu kau masih siswa di SMK di daerahmu. Hari itu seperti biasa, pagi kau berangkat dan sore kau pulang dari sekolah. Sesampainya di rumah kau mendapati rumahmu dipenuhi warga, Pak RT, Bu RT, tetangga, saudara dan para cucunya. Sebagian warga wajahnya murung, muram, sedih. Sebagian lagi biasa saja termasuk wajahmu.

“Kakekmu sudah tidak ada,” kata salah seorang warga kepadamu. Kau mengangguk dan melanjutkan tujuanmu semula pulang ke rumah, melewati pintu belakang. Kau menemukan beberapa orang sedang menangis, beberapa orang menepuk nepuk pundak yang sedang menangis, beberapa orang bergerak pasti dan cepat. Berseliweran.

Kau cepat-cepat meletakan tas mengganti sepatu dengan sandal dan mengganti baju seragam dengan baju berwarna hitam. Kau menuju depan rumah, peti mati sudah terisi, sudah diangkat dan segera berangkat. Kau mengikutinya dari belakang sampai ke tempat pemakamanan, sampai dikuburkan, dan sampai ditinggalkan.

***

Kakekmu meninggal setelah tidur siangnya hari itu tidak membuatnya terjaga kembali. Kematian seperti itu mungkin semacam ideal bagi orang-orang yang mempunyai penyakit tak kunjung sembuh, atau sudah tahu bahwa hilangnya penyakit itu sama halnya kematiannya.

Kakekmu adalah orang tua pada umumnya, berambut putih, wajahnya keriput, dan  sering kelelahan dalam hal-hal yang saat muda dianggap enteng. Seperti berjalan 1 km membawa sekantong pakan ternaknya. Itu sudah membuat dia mengeluh kelelahan selama  dua sampai tiga hari.

Dia punya hobi mengganggu tidur orang-orang rumah dengan menghidupkan radio dengan volume tinggi di tengah malam hingga pagi. Pendengaran yang berkurang beriringan dengan bertambahnya usia yang semakin uzur. Atau karena hobinya yang lain mengkonsumsi obat warung berlebihan ketika kepala sakit.

Dia punya alasan logis atas gangguan yang dia berikan: karena pendengaran yang berkurang. Orang rumah hanya bisa mengeluarkan kekesalannya kepada sesama orang rumah kecuali kakek. Karena perlu pendekatan khusus yakni: suara keras atau teriak.

Karena dia terjaga dan mendengarkan radio tengah malam hingga pagi. Dia akan mengganti jatah tidurnya di tengah siang. Sialnya di sekitar rumahmu banyak anak-anak yang bermain dengan riang seperti bersepeda, bermain layang-layang, bermain petak umpet, dan apapun semaunya mereka. Yang akan menjadi sasaran kemarahan kakekmu, karena dianggap berisik dan mengganggu tidurnya.

Suatu ketika kau pernah menemukan anak-anak itu diam tanpa suara dan kakekmu dengan lantang mengomel.

“Jangan di sini kalau mau berisik! Di hutan saja kalau mau,” Dengan tangan menunjuk nunjuk yang dianggap ketua dari mereka ini.

Anak-anak itu segera diam dan tegang dan takut. Dia segera meninggalkan mereka dengan muka yang marahnya belum padam. Sesaat mereka melihat dia sudah jauh di dalam rumah mereka langsung tertawa kecil. “Bukanya dia yang berisik,” ujar salah satu dari mereka.

Lalu kau yang sedang duduk di teras rumah menimpali mereka “dia tuli parah” dengan tawa ringan. Dan mereka tertawa dengan lebih berani dari sebelumnya.

Tapi tidak semua tentang dia adalah pengalaman buruk. Karena setiap sakit kepala sedikit saja, batuk atau pilek dia akan memintamu membelikan obat ke warung. Kau akan beralasan motormu tidak cukup bahan bakar untuk ke warung. Kemudian dia akan berkata, ambil kembaliannya untuk bensin.

Sebenarnya itu bukan pengalaman baik tapi upah dari kecerdasanmu atau kelicikanmu, tergantung siapa yang mengatakan: kakekmu atau kau.

***

Listrik menyala sebelum lilin habis dan percakapan semakin panjang, semakin hangat, dan waktu yang semakin malam. Kau mendengarkan orang-orang di ruangan itu mengenang kakekmu. Kebanyakan yang baik-baik saja dan tak kunjung muncul kesan-kesan yang buruk. Kau menunggu itu sampai kantuk dan memutuskan untuk segera tidur.

Di pagi harinya kau masih memikirkan kenapa orang-orang hanya mengungkapkan kesan-kesan baik saja kepada yang sudah mati. Bukankah lebih mudah memberi kesan buruk pada yang sudah mati ketimbang yang masih hidup, karna dia sudah mati dan tidak mungkin bisa membantah kesan itu.

Pertanyaan itu tetap ada di kepalamu untuk beberapa hari sebelum kau mengetahui ada kata-kata Chilo, filsuf dari Sparta yang berbunyi: “De Mortuis nihil nisi bonum” yang artinya “Tentang orang mati, katakanlah hanya yang baik.”

Setelah itu mungkin kau mulai menerima orang-orang yang memberi kesan-kesan baik pada yang mati. Atau mungkin membenci Chilo dari Sparta itu. Makin Tahu Indonesia

Penulis: Khating, Bekerja sebagai tukang kunci di Yogyakarta

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Ramadan, Pemkab Kebumen Gelar Program Bela Beli UMKM

    Sambut Ramadan, Pemkab Kebumen Gelar Program Bela Beli UMKM

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 697
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menggelar program Bela Beli UMKM dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 H. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemkab Kebumen diimbau untuk berbelanja produk UMKM di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kebumen. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, […]

  • Kelas Inspirasi Kebumen

    Kelas Inspirasi Kebumen, 102 Profesional Berbagi Inspirasi Kepada Murid SD di Buayan dan Rowokele

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.251
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komunitas Kelas Inspirasi Kebumen kembali menggelar kegiatan tahunan setelah tertunda selama dua tahun akibat pandemi. Pada kegiatan kali keenam ini, dua kecamatan di Kabupaten Kebumen bagian barat, yaitu Buayan dan Rowokele, terpilih sebagai tuan rumah kegiatan Hari Inspirasi, Sabtu 11 Februari 2023. Sebanyak 102 relawan pengajar dan dokumentator dari berbagai lini pekerjaan […]

  • Uji Motor Listrik Adora ke Pantai Menganti: Sempat Deg-degan Takut Kehabisan Baterai

    Uji Motor Listrik Adora ke Pantai Menganti: Sempat Deg-degan Takut Kehabisan Baterai

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 315
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ini adalah pengalaman pertama saya membawa motor listrik Indomobil Emotor Adora ke Pantai Menganti. Sebenarnya pada bulan Juli lalu, saya sudah pernah membawanya ke Pantai Pecaron yang terletak di sebelah timur Menganti. Namun, rasanya belum lengkap jika belum menjajal langsung ke Menganti yang terkenal dengan tanjakan dan turunannya yang cukup ekstrem. Sabtu, […]

  • Partai Golkar Kebumen Konsolidasi Menangkan Arif-Rista dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin

    Partai Golkar Kebumen Konsolidasi Menangkan Arif-Rista dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.777
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Partai Golkar Kebumen menggelar konsolidasi dalam rangka memenangkan bakal pasangan calon Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih di Pilbup Kebumen dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin untuk Pilgub Jateng, Kamis 5 September 2024. Konsolidasi yang berlangsung di Hotel Candisari Karanganyar ini dihadiri 600 peserta yang merupakan perwakilan kader dari 460 desa/kelurahan dan 26 kecamatan se-Kabupaten Kebumen. Baca […]

  • Banjir Kebumen

    Sungai Kedungbener Meluap, Ini Desa yang Kebanjiran

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.023
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen sejak Jum’at siang hingga Sabtu pagi 7-8 Oktober 2022. Hal ini mengakibatkan berbagai kejadian bencana di sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen. Sungai Kebungbener meluap sehingga  mengakibatkan banjir di beberapa desa di Kecamatan Alian dan Kebumen. Di Kecamatan Alian banjir terjadi Desa Krakal, Desa Wonokromo, Desa Klirancang, […]

  • Pesantren MIBS Kebumen Peringati Milad Ke-6 Tahun, Apa Saja Kegiatannya?

    Pesantren MIBS Kebumen Peringati Milad Ke-6 Tahun, Apa Saja Kegiatannya?

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.488
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pesantren Muhammadiyah Integrated Boarding School (MIBS) Kebumen genap berusia enam tahun, Minggu 11 Januari 2020. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan  peringatan milad ke-6 tersebut. Aneka perlombaan santri, jalan sehat keluarga besar Pesantren MIBS, pengajian akbar dan baksos berupa pengobatan gratis dan pembagian sembako gratis untuk warga masyarakat sekitar digelar. Kegiatan tersebut […]

expand_less