Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerpen » Cerita Pendek: Sebentuk Hati (1)

Cerita Pendek: Sebentuk Hati (1)

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
  • visibility 2.781
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Tepat jam delapan pagi, disaksikan semua yang hadir, dua anak manusia yang terpaksa menikah mengikuti kehendak kedua orangtua masing-masing itu, sah menjadi suami istri.

“Sah?”

“Saaaah,”

Tak ada lagi air mata yang mengalir di pipi Riri usai ijab qobul. Yang ada hanya amarah yang memenuhi dadanya.

Selang beberapa detik kemudian, Riri dikagetkan dengan kemunculan Atun, teman satu kost dan satu kerjaannya dulu.

“Ri.. ri.., bisa ngomong sebentar, gak?” suara Atun terdengar gugup dan takut.

Riri pun membawa Atun masuk ke kamarnya. Barjo, suaminya, tengah sibuk berfoto dengan keluarga besar dan teman-temannya.

“Kenapa,Tun, kok kamu keliatan pucet banget?” tanya Riri sambil meneliti wajah temannya itu

“Ri, maaf aku bingung harus sampein ini ke kamu atau gak,” ucap Atun ragu

“Ada apa, kamu jangan bikin aku bingung,  Tun,”

“Ri, Malik.. Malik ketebrak bus, Rii.. Dia di UGD sekarang,”

“Apaa?? Yaa Gustiiiii..” teriak Riri

Setelahnya tubuh perempuan yang baru saja resmi menjadi seorang istri itu langsung lemas. Kepalanya mendadak pusing. Pandangannya gelap.

Brukkkk!!!

Lalu gemparlah acara pernikahan pagi itu. Pengantin perempuan pingsan.

***

Riri langsung dibawa ke UGD rumah sakit terdekat. Rumah sakit yang sama dengan tempat dimana Malik sedang dirawat. Tanpa disadari, keduanya bersebelahan, hanya terpisahkan tirai gorden ruang UGD.

Dokter segera memeriksa kondisi Riri yang ditemani suaminya.

“Gak papa, hanya shock. Kecapean dan banyak fikiran. Maklum kalau mau nikah pasti banyak yang diurus ya,” ucap dokter menjelaskan

Di ruang sebelah tempat Malik berada dipenuhi alat mulai dari defibrillator dan ventilator. Dokter dan sejumlah perawat terus memantau kondisi Malik.

Seorang perawat terlihat tergopoh-gopoh melaporkan kondisi Malik pada dokter.

“Pasien memburuk, Dok”

“Segera siapkan alat bedah darurat!”  Tiba- tiba…

Tiiiiiitttttt

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Pasien meninggal, kabari keluarganya segera,”

Bersamaan dengan itu Riri terlonjak dari tempat tidurnya. Seketika ia menjerit memanggil nama Malik.

“Maliiiik. Malik mana?” Riri berteriak berurai air mata.

Barjo hanya bisa menatap iba. Dipeluknya wanita di depannya itu.

“Tenang.. Kita akan cari tau keadaan Malik,” ucap Barjo sembari terus menenangkan Riri.

Atun tiba-tiba masuk ke ruangan tempat Riri berada.

“Riii, Malik udah gak ada, Rii!”

“Hah, gak ada gimana, kamu yang jelas Tun,” tanya Riri.

Atun menangis.

“Malik meninggal Ri, dia ada di ruangan sebelah,”

“Hah, Maliiik. Aku mau kesana. Aku mau ketemu Maliiik,” seperti orang kesetanan Riri mencoba bangun tergopoh-gopoh menuju ruangan sebelah.

Riri menjerit sejadi-jadinya saat melihat tubuh Malik, kekasih hati yang amat sangat dicintainya sudah meregang nyawa tepat di hari pernikahannya.

“Maliiik, kamu gak boleh matiiii, aku mau ikut kamu Maliiik,” tangis Riri meraung-raung.

***

Ditemani suaminya, Riri menghadiri pemakaman Malik. Wajahnya pucat pasi. Barjo berusaha membantu istrinya untuk tetap bisa berdiri.

“Ayo kita ketemu orang tua Malik,” ajak Barjo seraya menuntun istrinya.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya putra bapak dan ibu,” ucap Barjo tulus sambil menyalami kedua orang tua Malik.

“Terimakasih, kalian temannya Malik?” tanya ayah Malik yang mengenakan baju koko hitam.

“Iya, pak..” jawab Barjo

“Kalian kenal gak yang namanya Riri?” tiba-tiba Bu Harni, ibunda Barjo, bertanya sambil menyeka air matanya.

Riri dan Barjo terkejut dengan pertanyaan itu. Bingung harus menjawab apa.

“Bilang ya sama perempuan itu. Kualat dia udah nyakitin anak saya. Udah bikin anak saya matiiiiiii.. Kualatt diaaa..,” ibu Barjo menjerit histeris

“Maafin saya, buu..” tiba-tiba Riri menyahut lirih sambil menangis

“Oh jadi kamu biang keroknya yang bikin anak saya matiii. Kurang ajarr kamuuuu, kualatt kamuuuu,”

“Maafin saya, Buu.. Saya cinta sama Malik, Buuuu.. Saya cintaa Malik. Maafin sayaa,” ucap Riri dengan tangisannya sembari terduduk di samping pusara.

Barjo langsung membawa pulang istrinya untuk menghindari situasi semakin memburuk.

“Bu Harni benar, aku yang salah, aku yang udah bunuh Malik,” ucap Riri lirih dengan pandangan mata kosong di sepanjang perjalanan pulang. (Bersambung)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Kebumen Lantik 53 Pengurus Baru Periode 2025–2030, Siap Kolaborasi dan Prioritaskan Pelayanan Publik

    PKS Kebumen Lantik 53 Pengurus Baru Periode 2025–2030, Siap Kolaborasi dan Prioritaskan Pelayanan Publik

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 534
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumemUpdate.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kebumen resmi melantik 53 pengurus untuk masa bakti 2025–2030 dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelantikan yang digelar di Mexolie Hotel Kebumen, Minggu 12 Oktober 2025. Acara pelantikan ini dihadiri Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani, perwakilan DPW PKS Jawa Tengah Abdul Ghofar Ismail, […]

  • Pantai Suwuk

    Satu Korban Tergulung Ombak Pantai Suwuk Ditemukan

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.610
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Jasad satu bocah yang tenggelam saat berwisata di objek wisata Pantai Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kebumen ditemukan oleh warga setempat, Minggu 2 Januari 2021 sekira pukul 23.30 WIB. Jasad korban sudah dalam kondisi meninggal dunia tergeletak di pinggir Pantai Wringin kurang lebih berjarak 1,5 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian. […]

  • BRI

    Pemprov Jateng dan BRI Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.369
    • 0Komentar

    Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyambut baik rencana kolaborasi ini, mengingat banyaknya program prioritas Pemprov Jateng yang membutuhkan dukungan lembaga keuangan, termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan UMKM, dan pengembangan Koperasi Merah Putih. “Di Jawa Tengah ada 4,2 juta UMKM dan 8.523 Koperasi Merah Putih yang semuanya sudah berbadan hukum. Kami butuh mitra seperti BRI […]

  • Tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Kebumen. (Foto: Polres Kebumen)

    Beli Motor Curian di Facebook, Dua Pemuda Ini Dibekuk Polisi

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.325
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)– Dia orang pemuda yang diduga kuat sebagai penadah sepeda motor curian dibekuk Unit Reskrim Polsek Sadang, Polres Kebumen. Pemuda masing-masing berinisial TJ (34) dan TA (26) keduanya warga Kecamatan Sumpiuh, Banyumas ditangkap di daerah Sumpiuh, Senin 20 Juli 2020. Adapun yang dibeli oleh para tersangka adalah sepeda motor Honda Beat milik Kholid Sum’ani […]

  • Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

    Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.937
    • 0Komentar

    “Kini terdapat fitur i-Care JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Melalui inovasi ini, mempermudah dokter di fasilitas kesehatan mengakses riwayat medis peserta JKN dalam 12 bulan terakhir, guna memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat. Bahkan peserta JKN pun dapat mengakses juga melalui Aplikasi Mobile JKN,” ucap Andy. Andy juga menyampaikan bahwa masyarakat dan peserta […]

  • Malam Refleksi Akhir Tahun di Kebumen Meriah dengan Sendratari The Tales of Karangbolong

    Malam Refleksi Akhir Tahun di Kebumen Meriah dengan Sendratari The Tales of Karangbolong

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 745
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga memadati Alun-alun Pancasila Kebumen untuk menyaksikan Malam Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen pada malam pergantian tahun. Acara berlangsung meriah dengan rangkaian pertunjukan seni, paparan capaian pembangunan, hingga aksi kemanusiaan. Kemeriahan diawali dengan penampilan apik dari Kebumen Violin Orchestra (KVO) yang membawakan empat lagu […]

expand_less