Ledakan Petasan Tewaskan Tiga Pemuda Ngabean, Begini Kronologinya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 13 Mei 2021
- visibility 7.339
- comment 0 komentar

Polisi melakukan TKP di lokasi kejadian. (Foto: Istimewa)
MIRIT (KebumenUpdate.com) – Ledakan petasan memakan korban jiwa di malam Lebaran. Tiga pemuda dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka akibat ledakan bahan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Rabu 12 Mei 2021.
1. Tiga Korban Meninggal, Lima Luka-luka

Korban luka dirawat di RSUD Prembun. (Foto: Istimewa)
Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Taufik Hidayat (25), Rizky Efendi (21) dan Sugiyanto (23) semuanya warga Dukuh Trukan, Desa Ngabean, Kecamatan Mirit.
Adapun Lima korban luka-luka antara lain Bambang Priono (29), Rio Dwi Pangestu (22), Alib bin Badjo (24), Irwan Soleh (14) dan Ratna Iswatun Khasanah (25). Para korban dirawat di RSUD Prembun dan RSUD dr Soedirman Kebumen.
2. Kronologi Kejadian, Tujuh Orang Buat Mercon

Tim Inafis melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekira pukul 17.00 di rumah Untung Dukuh Trukan RT 02 RW 05 Kecamatan Mirit, Kebumen. Peristiwa itu bermula sekira pukul 16.00 wib sebanyak tujuh orang membuat mercon. Di antaranya menggulung kertas dan isi obat ke dalam gulungan kertas, pada pukul 17.00 wib meledak.
Adapun jumlah mercon yang akan diisi sebanyak 400 gulungan, dengan obat 5 kg. Diduga ledakan tersebut disebabkan karena saat membuat mercon salah satu warga sambil merokok.
3. Polres Kebumen Telusuri Asal Usul Obat Mercon

Sejumlah mercon yang disita polisi dalam sebuah operasi. (Foto: Padmo)
Sementara itu, tim Inafis Polres Kebumen saat ini masih melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menjelaskan, mercon meledak saat para korban tengah meracik di emperan rumah. Akibat kejadian itu, rumah milik Untung (55) rusak parah. Bagian depan rumah rusak berat, tembok dan plafon hancur.
“Terkait kejadian ini, Polres Kebumen akan melakukan penyelidikan dari mana asal usul obat petasan yang diracik para korban,” ujar AKBP Piter Yanottama.
4. Jadi Perhatian Khusus Bupati Kebumen

Bupati Kebumen menengok pasien di rumah sakit. (Foto: Istimewa)
Kejadian memilukan itu mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH yang langsung menengok korban yang dirawat di RSUD Prembun. Tampak mendampingi Kepala Dinas Perkim LH Kebumen Edi Rianto ST MT.
“Mohon menjadi perhatian kita semua, untuk melaporkan ke instansi terkait, terkait peracikan dan peredaran petasan dan bahannya. Mohon doa agar para korban diberikan kesembuhan,” ujar Arif Sugiyanto. (smn)







Saat ini belum ada komentar