Penerangan Jalur Pansela Belum Memadai, Ini Pesan Kapolda Jateng Bagi Pemudik
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 26 Apr 2022
- visibility 854
- comment 0 komentar

Rombongan Kapolda Jateng melintas Jalan Pansela Kebumen. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama pejabat utama Polda Jateng melakukan monitoring kesiapan pengamanan lebaran di Kebumen, Selasa 26 April 2022.
Pos pelayanan mudik lebaran Polres Kebumen di Jalur Pansela Desa Kenojayan, Kecamatan Ambal Kebumen menjadi salah satu yang disambangi Kapolda.
Baca Juga: Jalur Pansela Kebumen Rawan Kecelakaan, Ketahui Faktor Penyebabnya
Kapolda Jateng mengatakan dari hasil monitoring Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS) atau Jalur Pansela Kebumen sangat halus sehingga masyarakat diimbau untuk berhati-hati. Apalagi di sepanjang jalur tersebut penerangan belum memadai.
“Karena belum ada penerangan yang memadai, sehingga saya imbau nanti harus berhati-hati untuk tidak lengah. Sebab jalurnya sangat bagus, jangan sampai terjadi kecelakaan yang fatal karena kelalaian kita,” kata Irjen Pol Ahmad Lutfi kepada wartawan.
Menurutnya, Jalur Pansela Kebumen bisa menjadi alternatif pilihan agar arus mudik selama lebaran semakin lancar ketika memasuki Jawa Tengah.
Berikan Bingkisan

Kapolda Jateng memberikan bingkisan kepada petugas Pos Pelayanan. (Foto: Padmo)
Kapolda menyebutkan bahwa secara umum pospam dan pelayanan masyarakat di jajaran Polda Jawa Tengah siap dalam rangka melaksanakan kegiatan mudik tahun ini. Dalam kesempatan itu, agar lebih semangat bertugas, Kapolda memberikan bingkisan kepada petugas Pos Pelayanan.
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama mengaku sudah menyiapkan pengamanan maksimal untuk arus mudik di wilayah Kebumen. Bahkan, operasi ketupat yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 28 April 2022 telah digelar lebih awal untuk mengakomodasi pemudik.
Baca Juga: Tiga Mobil Tabrakan di Jalur Pansela, Satu Meninggal Lima Luka-luka
“Karena adanya informasi masyarakat sudah mulai mudik ke wilayah Jawa dan Bali maka kita langsung menggelar operasi ketupat, kita mulai mendirikan pospam kita mulai memploting pasukan di titik kerawanan yang akan dilalui pemudik,” ungkap AKBP Piter.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengakui kondisi lampu penerangan jalan yang kurang. Dia pun mengimbau agar masyarakat tidak memacu kendaraannya.
“Kebumen memiliki tiga urat jalur besar, jalur utama di sisi utara, Jalan Daendels dan JLSS. Yang paling penting masyarakat harus menjaga kecepatannya karena ini los betul seperti jalan tol, harus menghindari batas kecepatan maksimalnya, 80 km/jam,” katanya.







Saat ini belum ada komentar