Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jalur Pansela Kebumen Rawan Kecelakaan, Ketahui Faktor Penyebabnya

Jalur Pansela Kebumen Rawan Kecelakaan, Ketahui Faktor Penyebabnya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 1 Feb 2020
  • visibility 9.729
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejak beroperasi, tidak sedikit kecelakaan terjadi di sepanjang Jalur Pantai Selatan (Pansela) Kebumen yang dulu populer disebut Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS). Bagaimana bisa, jalur seperti jalan tol itu justru menyimpan bahaya tersembunyi bagi pengguna jalan yang  melintas.

Tabrakan maut terjadi akhir 2019, adu banteng antara Minibus Elf dengan mobil pickup dari arah berlawanan. Dalam kecelakaan di Desa Tlogodepok, Kecamatan Mirit itu empat korban meninggal dunia.

Jalan Mulus dan Lurus Bikin Pengguna Jalan Ngebut

Trek yang lurus membuat penggendara ngebut. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Kondisi jalan yang masih mulus, kemudian trek yang lurus, dan  jalur lebar seringkali membuat pengguna jalan ngebut. Pengendara yang memacu kendaraan terlalu cepat sangat berisiko terlibat kecelakaan, baik tunggal maupun melibatkan dua kendaraan atau lebih.

Penggunaan jalan banyak terlena dengan kondisi jalan aspal yang terbentang dari Sungai Wawar Kecamatan Mirit hingga Suwuk Kecamatan Buayan itu, dengan memacu kendaraannya di luar batas kecepatan. Terkadang pengguna jalan lupa bahwa yang dilaluinya bukan jalan tol.

Minim Rambu, Warga Lalu Lalang di Persimpangan

Warga menuntun kuda menyebarang jalan di Jalur Pansela. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Saat ini banyak pengguna jalan memilih melintasi Jalan Pansela Kebumen. Jalannya yang lurus dan memiliki tekstur aspal yang halus menjadi pertimbangan pengguna jalan untuk melintas di jalur alternatif penghubung Kabupaten Cilacap dan Yogyakarta itu.

Dengan melintas jalur ini, pengguna jalan pun dapat menghemat waktunya karena jalan masih tergolong sepi. Sayangnya, meskipun sudah dilalui banyak kendaraan namun fasilitas di jalur tersebut  masih kurang. Minimnya rambu-rambu lalu lintas, penerangan jalan yang sangat minim, serta fasilitas pendukung lain seperti tidak ada SPBU dan rest area yang belum memadai.

Padahal di sepanjang jalur tersebut, banyak sekali simpang empat yang sebelum jalan itu dibangun adalah jalan desa. Persimpangan itu banyak dilalui oleh petani yang pulang dari sawah, peternak yang menggembala kambing, termasuk warga yang hendak pergi ke pantai. Warga yang masih belum terbiasa, terkadang kurang hati-hati saat menyebarang jalan.

Persimpangan Jadi Titik Rawan Kecelakaan Jalur Pansela

Kendaraan melaju di Jalur Pansela. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Adapun titik rawan kecelakaan di Jalur Pansela Kebumen dari arah timur antara lain Wiromartan Mirit, Simpang Empat Pantai Laguna, Simpang Empat Pantai Ambal dan daerah Kecamatan Ambal, simpang empat menuju Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren,  Simpang empat menuju Pantai Tanggulangin, Kecamatan Klirong, simpang empat Pantai Petanahan. Kemudian simpang empat menuju Pantai Bopong di Kecamatan Puring.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan. Bahwa jalur Pansela di wilayah Kebumen yang membentang sepanjang 38,4  kilometer kondisinya lurus, relatif halus, sehingga pengguna jalan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Sedangkan jalan yang cukup lebar membuat pengendara leluasa menyalip,” ujar AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kamis 31 Januari 2020.

Tekan Kecelakaan, Polres Kebumen Pasang Papan Imbauan

Personil Satlantas Polres Kebumen pasang papan peringatan. (Foto: Dok. Polres Kebumen)

Kondisi ini menjadi perhatian Sat Lantas Polres Kebumen untuk menekan angka kecelakaan di Jalur Pansela. Salah satu upaya dilakukan dengan memasang papan peringatan di pinggir jalan. Baliho imbauan itu rencananya dipasang di setiap satu kilometer.

Secara simbolis Kapolres AKBP Rudy Cahya memasang baliho peringatan agar tidak ngebut di Jalur Pansela persisnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Puring, Kebumen. Turut mendampingi Kasat Lantas AKP Rikha Zulkarnain bersama personelnya.

Human Error Penyebab Utama Kecelakaan di Jalur Pansela

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan turut memang papan peringatan d Jalur Pansela. (Foto: Dok. Polres Kebumen)

Pemasangan papan imbauan yang berisi peringatan kepada pengguna jalan merupakan tindak lanjut dari hasil supervisi auditor black spot Ditlantas Polda Jateng. Disimpulkan bahwa penyebab utama kecelakaan lalu lintas di jalur Pansela adalah human error. Pemasangan papan imbauan juga tindak lanjut dari aspirasi masyarakat untuk memberi peringatan kepada pengguna jalan yang melintas di Jalur Pansela,

“Kami berharap dengan papan peringatan itu pengguna jalan menjadi lebih waspada dan hati-hati saat melintasi Jalur Pansela,” ujar AKBP Rudy Cahya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Dukung KIE 2023

    Dukung Kebumen International Expo 2023, PLN Suplai Daya Listrik 1,1 MVA

    • calendar_month Kam, 15 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.650
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Event Kebumen International Expo (KIE) 2023 akan berlangsung selama delapan hari mulai 17-24 Juni 2023. Untuk mendukung kelancaran event yang diikuti oleh 500 stan itu, PT PLN (Persero) mendukung pasokan daya listrik sebesar 1,1 Megavoltampere (MVA) sesuai kebutuhan penyelenggara. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen […]

  • Ormawa Unimugo

    Lantik Pengurus 18 Organisasi Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UNIMUGO

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.481
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Dr Hj Herniyatun MKep Sp Mat melantik pengurus 18 organisasi mahasiswa (Ormawa) di lingkungan UNIMUGO. Pelantikan berlangsung Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung Rektorat kampus setempat, Kamis 3 Februari 2022. Adapun pengurus Ormawa yang dilantik terdiri atas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), organisasi otonom, Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) dan […]

  • Mobil Pickup

    Mobil Pick Up Terjun ke Sungai di Sempor, Satu Meninggal

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.332
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Sempor-Banjarnegara.  Kali ini sebuah mobil pick up Suzuki Carry dengan Nomor Polisi (Nopol) AA-8826-AJ) terjun ke Sungai Kalianget, Desa/Kecamatan Sempor, Kebumen, Minggu, 5 Januari 2025, sekitar pukul 04.30 WIB. Satu orang penumpang atas nama Mansur dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan pengemudi mobil […]

  • Ganjar Pranowo

    Ganjar Usulkan Gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ untuk Tekan Covid-19

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.866
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan Gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah. Usulan itu disampaikan saat memimpin rapat evaluasi penanggulangan Covid-19 di kantornya, Senin 1 Februari 2021. “Saya ingin mengusulkan, bisa tidak masyarakat menahan diri di rumah secara serentak. Namanya program Jateng di Rumah Saja. […]

  • Patroli Intensif Sasar Titik Rawan Premanisme di Pejagoan dan Sempor

    Patroli Intensif Sasar Titik Rawan Premanisme di Pejagoan dan Sempor

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 310
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari premanisme dan pungutan liar terus digencarkan oleh Polres Kebumen. Melalui Satgas Preventif, serangkaian patroli dilakukan pada Kamis 15 Mei 2025 di sejumlah lokasi yang dianggap berpotensi menjadi tempat aktivitas ilegal tersebut. Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan bahwa operasi ini merupakan respons langsung terhadap keresahan masyarakat dan […]

  • Banjir Kebumen

    Desa Kedungweru Seminggu Terendam Banjir, Begini Kondisinya

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.365
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Banjir masih mengepung sejumlah desa di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Sejak pertama banjir turun, Senin 14 Maret 2022  malam hingga Senin 21 Maret 2022 air masih menggenangi area permukiman. Tiga desa yang masih cukup parah meliputi Desa Candirenggo, Desa Bulurejo dan Kedungweru. Ketiga desa ini berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) […]

expand_less