Menteri Lingkungan Hidup Soroti 600 Ton Sampah ‘Hilang’ di Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 19 Apr 2025
- visibility 29.492
- comment 0 komentar

Penanaman pohon secara simbolis di TPA Kaligending oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Bupati Lilis Nuryani. (Foto: Hari)
Sampah di Kabupaten Kebumen Diperkirakan 700 Ton/Hari
Dengan populasi sekitar 1,4 juta jiwa dan rata-rata timbulan sampah harian nasional, Kabupaten Kebumen diperkirakan menghasilkan sekitar 700 ton sampah setiap harinya.
“Artinya, ada sekitar 600 ton sampah yang belum terkelola,” tegas Menteri Hanif.
Lebih lanjut, Menteri Hanif memaparkan strategi penanganan sampah yang meliputi tiga segmen krusial: hulu, tengah, dan hilir. Di segmen hulu, fokusnya adalah pada pengurangan timbulan sampah melalui edukasi masyarakat, perubahan perilaku konsumsi, pemilahan sampah dari sumbernya, dan upaya mengurangi konsumsi barang secara berlebihan.
Di segmen tengah, peran aktif lebih dari 30 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang mengelola sampah melalui TPST atau TPS 3R mendapat apresiasi.
“Kami akan berupaya mengakselerasi dukungan untuk KSM ini, mungkin melalui bantuan peralatan atau skema pinjaman untuk memperkuat operasional mereka,” janji Menteri Hanif.
Sementara di segmen hilir menjadi perhatian khusus Menteri LH. Ia menekankan kerawanan segmen ini, terutama terkait potensi dampak lingkungan dan perlunya perhatian serius terhadap konstruksi teknik sipil TPA, terutama dalam menghadapi potensi bencana alam.
“Ke depan, penataan TPA perlu dipersiapkan dengan baik. Pemanfaatan metana sudah berjalan, namun air lindi yang dihasilkan juga perlu penanganan serius dengan lapisan kedap,” jelasnya.







Saat ini belum ada komentar