Angka Stunting di Kebumen Kembali Turun, Kali Ini di Bawah 10%
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 5 Sep 2024
- visibility 1.597
- comment 0 komentar

Program aksi bergizi ini dilakukan bersama Puskesmas yang akan rutin mengukur darah remaja putri. Lebih lanjut, Rista menjelaskan program intervensi pada kelompok kedua yaitu ibu hamil. Pada kelompok ini, ibu hamil akan diberikan tablet tambah darah dan memastikan gizi cukup.
“Pertumbuhan janin kalau ngga normal, gizinya kurang, kita perlu intervensi,” jelasnya.
Pada kelompok ketiga yaitu pada saat bayi sudah lahir. intervensi akan difokuskan pada bayi usia 0-24 bulan. Menurutnya karena pada bayi usia tersebut yang determinan. Programnya adalah imunisasi, ASI eksklusif, dan bila bergejala diberikan protein hewani.
Rista juga memastikan bayi yang baru lahir mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Dan program ketiga, bayi yang diidentifikasi berisiko stunting agar segera dicegah dengan memberikan protein hewani.
Sementara bila sudah stunting harus dikirim ke rumah sakit dan ditangani oleh dokter anak. “Kita juga mensuport masyarakat dengan pemberian makanan tambahan untuk para balita gizi yang cukup dan seimbang,” tandasnya.







Saat ini belum ada komentar