Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » News » Petani Puring Mulai Tanam Padi MT III, Bupati Salurkan Bantuan Beras Cadangan Pangan

Petani Puring Mulai Tanam Padi MT III, Bupati Salurkan Bantuan Beras Cadangan Pangan

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
  • visibility 405
  • comment 0 komentar

PURING (KebumenUpdate.com) – Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sari Tani Desa Purwosari Kecamatan Puring memulai masa tanam ketiga (MT III), Kamis 31 Juli 2025.

Bersamaan dengan itu, diserahkan pula bantuan pangan berupa beras cadangan pemerintah untuk alokasi Juni-Juli kepada 328 penerima, masing-masing sebanyak dua sak dengan berat 10 kg.

Penyerahan bantuan beras cadangan pangan di Desa Purwosari Kecamatan Puring. (Foto: Hari)

Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sri Kuntarti, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Teguh Yuliono, jajaran Forkopimcam Puring, Kepala Desa Purwosari, pengurus kelompok tani, tokoh masyarakat dan agama, serta mahasiswa KKN Unsoed Purwokerto.

Ketua Kelompok Tani Sari Tani, Warisno, menjelaskan bahwa pelaksanaan MT III ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

“Alhamdulillah, kelompok tani kami mendapatkan program Irigasi Pompa (Irpom) sekaligus program MT III di wilayah Sari Tani,” ujarnya.

Warisno menambahkan bahwa kehadiran Bupati Lilis dan jajaran dinas terkait dari Kabupaten Kebumen dan Kecamatan Puring menjadi penyemangat bagi para petani.

“Semoga MT III ini, meskipun yang pertama kali kami lakukan, bisa berhasil dan ke depan lebih banyak lagi petani yang ikut karena ini adalah program ketahanan pangan dari Presiden,” harapnya.

Ia juga mengungkapkan optimisme petani terhadap harga gabah yang sesuai harapan. Warisno menyampaikan bahwa Kelompok Tani Sari Tani akan mengajukan permohonan bantuan alat pertanian kepada Bupati, seperti alat tanam dan traktor roda empat.

Hal ini penting untuk menunjang kegiatan MT III serta MT I dan II, terutama dalam mempercepat pengolahan lahan.

“Kami membutuhkan alat tanam dan traktor roda empat karena waktu tanam kami bisa berselisih hingga satu bulan antara petani yang satu dengan yang lain akibat keterbatasan tenaga penanaman,” jelas Warisno.

Ia juga menyoroti masalah pengairan di MT II, di mana petani harus berebut air karena posisi sawah yang berada di hilir dan mirip tadah hujan.

Target 3 Hektar Lahan dan Dukungan Pemerintah

Pada MT III ini, Kelompok Tani Sari Tani menargetkan penanaman di lahan seluas 3 hektar, yang tersebar di empat titik lokasi pompa air, masing-masing sekitar 350 ubin (kurang lebih 4.900 meter persegi).

Selain itu, lahan lainnya berada di selatan lapangan Arjowinangun dengan luas sekitar 1 hektar 500 ubin, ditambah lahan milik Kepala Desa seluas sekitar 1 hektar.

Adapun jenis padi yang ditanam adalah Inpari 32, yang merupakan bantuan dari dinas, serta bantuan pupuk hayati biogen.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyinggung adanya pertanyaan mengapa menanam padi di musim kemarau.

Menurutnya, MT III bukan lagi hal yang mustahil, karena Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan bersinergi dengan pemerintah pusat, tahun ini menggarap 253 hektar sawah untuk MT III di 20 desa dari 7 kecamatan.

“Khusus untuk MT III ini, para petani juga dapat bantuan benih padi lebih dari 6 ton dan pupuk hayati cair lebih dari 1.500 liter,” jelas Bupati Lilis.

Tidak hanya itu, Bupati juga mendorong konsep Corporate Farming untuk meningkatkan produktivitas petani di Kebumen yang rata-rata menggarap lahan kecil.

“Kalau dikerjakan sendiri-sendiri, hasilnya kurang maksimal. Makanya kita dorong konsep Corporate Farming. Jadi, petani dikumpulkan dalam kelompok besar. Lahannya dikelola bareng, manajemennya rapi, pakai teknologi, dan bisa dijual dengan harga yang lebih baik. Bahkan bisa masuk ke pasar besar, kerja sama dengan pihak luar, dan insyaAllah penghasilan juga makin bagus,” pungkasnya.

Di kesempatan ini, Bupati Lilis Nuryani didampingi Kadistapang, Wakil Ketua DPRD, forkopimcam Puring, dan Kades Purwosari berkesempatan menanam padi secara simbolis bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Cendrawasih.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spanduk Provokatif

    Spanduk Provokatif di Jalan Pahlawan Kebumen, Persoalkan HGB

    • calendar_month Rab, 23 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.722
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejumlah spanduk yang cukup provokatif dipasang di sejumlah titik di sepanjang jalan Pahlawan Kebumen, Rabu 23 Juni 2021. Dari materi tulisannya, spanduk dengan material digital printing tersebut menyoal sewa hak guna bangunan (HGB). Hanya saja, tulisan spanduk di bahan warna putih dan tulisan warna merah itu cukup provokatif karena menggunakan istilah “pribumi […]

  • Halloween, Beranda Eatery Hadirkan “Hidden Spooky Room”

    Halloween, Beranda Eatery Hadirkan “Hidden Spooky Room”

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.847
    • 0Komentar

    Dimeriahkan Standup Comedy,  Live Music & Halloween Costume Contest KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Turut meramaikan perayaan Halloween, Beranda Eatery menghadirkan event bertajuk Hidden Spooky Room pada Selasa 31 Oktober 2023. Pada event ini akan dimeriahkan sejumlah acara mulai standup comedy, live music, games, dan penghargaan kostum terbaik. Live music menghadirkan Panja  & Ian serta standup comedy […]

  • Regenerasi Seni: Penari Cilik Unjuk Kebolehan di Perayaan HUT ke-8 PPKLK

    Regenerasi Seni: Penari Cilik Unjuk Kebolehan di Perayaan HUT ke-8 PPKLK

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Halaman SMP-SMK 10 November, Desa Karangmaja, Kecamatan Karanggayam, dipadati ratusan warga, Minggu 25 Januari 2026. Kehadiran massa tersebut bertujuan untuk menyaksikan kemeriahan pagelaran kesenian Ebeg dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-8 Paguyuban Pecinta Kuda Lumping Kebumen (PPKLK). Acara ini menghadirkan penampilan utama dari grup Ebeg Putra Laras Budaya asal Dukuh Wanayasa […]

  • Pesta Siaga Kwarcab Kebumen 2026: Ajang Prestasi 832 Pramuka Terbaik Menuju Tingkat Jawa Tengah

    Pesta Siaga Kwarcab Kebumen 2026: Ajang Prestasi 832 Pramuka Terbaik Menuju Tingkat Jawa Tengah

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 696
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kebumen menggelar Pesta Siaga Tingkat Kabupaten Tahun 2026, Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen ini mengusung tema “Ceria, Mandiri, Berani, dan Berdaya” sebagai wadah pertemuan, kompetisi, serta sarana penguatan karakter bagi para Pramuka Siaga di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam laporannya, […]

  • Rekor MURI

    Deklarasi Lilis-Zaeni Masuk Rekor MURI, Didukung 6 Mantan Bupati

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 631
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkan piagam penghargaan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Lilis Nuryani-Zaeni Miftah atas deklarasi yang telah berlangsung pada 29 Agustus 2024 lalu. Piagam tersebut diserahkan oleh Sri Widayati mewakili Ketua MURI Jaya Suprana saat kegiatan Jalan Sehat dan Senam bersama Muslimat NU se-Kabupaten Kebumen di Lapangan […]

  • Ruang Digital

    Ruang Digital Bagai Rimba Raya, PWI Jateng Serukan Penguatan Etika Bermedia

    • calendar_month Sen, 27 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.465
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) –  Dinamika praktik bermedia, terutama ruang digital saat ini memperlihatkan kondisi bagai rimba raya. Siapa kuat, maka dialah yang akan survive. Ruang digital terasa keruh, karena para pelaku media cenderung lemah dalam eksplorasi etika. “Untuk itu kita membutuhkan penguatan kearifan berkomunikasi, baik dalam ranah media massa (media mainstream) maupun media sosial,” ujar Ketua […]

expand_less