Regenerasi Seni: Penari Cilik Unjuk Kebolehan di Perayaan HUT ke-8 PPKLK
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- visibility 154
- comment 0 komentar

Penari ebeg putri meriahkan ulang tahun ke-8 PPKLK. (Foto: istimewa)
KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Halaman SMP-SMK 10 November, Desa Karangmaja, Kecamatan Karanggayam, dipadati ratusan warga, Minggu 25 Januari 2026.
Kehadiran massa tersebut bertujuan untuk menyaksikan kemeriahan pagelaran kesenian Ebeg dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-8 Paguyuban Pecinta Kuda Lumping Kebumen (PPKLK).
Acara ini menghadirkan penampilan utama dari grup Ebeg Putra Laras Budaya asal Dukuh Wanayasa yang berkolaborasi dengan sejumlah grup Ebeg lainnya.
Sebagai simbol rasa syukur, prosesi potong tumpeng juga turut mewarnai perayaan tersebut.
Satu hal yang menarik perhatian penonton adalah penampilan penari Ebeg pada sesi pertama yang seluruhnya terdiri dari anak-anak dan remaja.
Para penari muda ini diketahui masih duduk di bangku sekolah, mulai dari kelas 4 SD hingga 7 SMP.
Ketua Umum PPKLK, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa paguyuban ini digagas sejak tahun 2018 oleh Wardi Watulawang bersama rekan sesama pecinta seni.
Selain sebagai wadah silaturahmi, PPKLK bertujuan melestarikan kesenian tradisional Ebeg di Kebumen serta memastikan setiap pertunjukan berjalan dengan tertib dan lancar.
“Ke depan, kami berharap PPKLK semakin kompak sehingga dapat menyelenggarakan anniversary secara bergilir di lokasi lain. Kami juga berharap generasi muda terus mempertahankan kesenian Ebeg di Kebumen,” ujar Agung.
Turut hadir dalam acara tersebut, Koordinator Bidang Seni dan Tradisi Lisan Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kebumen, Pekik Sat Siswonirmolo, serta Kepala Desa Karangmaja, Tunjang Mugiono.
Dalam sambutannya, Tunjang Mugiono menyampaikan apresiasi atas konsistensi PPKLK selama delapan tahun terakhir.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Desa Karangmaja dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kesenian lokal.
Senada dengan hal tersebut, Pekik Sat Siswonirmolo dari DKD Kebumen menilai bahwa tampilnya penari anak-anak dan remaja merupakan bukti nyata adanya regenerasi di tubuh komunitas seni Ebeg.
Menurutnya, hal ini menunjukkan komitmen kuat dalam melakukan pengkaderan demi menjaga keberlangsungan tradisi di masa depan. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar