Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pemetaan Budaya untuk Membangun Basis Data Budaya Lokal Kebumen

Pemetaan Budaya untuk Membangun Basis Data Budaya Lokal Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
  • visibility 2.681
  • comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Banyak modal budaya di daerah yang hingga saat ini belum terdokumentasi dengan baik. Minimnya proses inventarisasi dan dokumentasi menjadi hambatan dalam proses pelestarian dan pengembangan berbagai bentuk kebudayaan daerah.

Guna mendukung masyarakat dan Pemkab Kebumen dalam membangun basis data budaya, Roemah Martha Tilaar mengadakan program pemetaan budaya. Program ini diawali dengan pelatihan metode SMART (Spacial Monitoring and Reporting Tool), baru-baru ini.

Pelatihan selama dua hari itu ditekankan pada penggunaan software SMART yang dipadukan dengan aplikasi cyber tracker. Program ini awalnya dikembangkan untuk melakukan monitoring terhadap berbagai aset di lingkungan alam dan suaka marga satwa. Dalam perkembangannya ternyata SMART dapat diaplikasikan ke berbagai bidang. Sementara untuk bidang pemetaan budaya RMT Gombong menjadi inisiator pertamanya.

Baca Juga: Jelajah Kota Lama Gombong Diminati Wisatawan Luar Kota

Trainer SMART, Dhoni Saputra dari Kampung Bogor mengungkapkan bahwa software ini selain mampu melakukan pemetaan lokasi secara presisi, juga dilengkapi fitur pencatatan dan monitoring terhadap kondisi objek yang dipetakan. Dengan melakukan monitoring reguler, akan dapat dilakukan kajian-kajian terkait kebijakan yang perlu diambil, dalam konteks ini yaitu pelestarian dan pengembangan aset budaya.

Selain tim dari RMT pelatihan ini juga diikuti oleh beberapa relawan dari beberapa desa di Kebumen. Mereka direkrut dari para penggerak desa yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan wilayah dan memiliki minat untuk mendalami aspek kebudayaan.

Pada hari pertama, peserta diajak mengenali dasar-dasar pemetaan. Selain itu juga dikenalkan berbagai fitur yang tersedia pada aplikasi SMART dan cyber tracker. Hari kedua peserta dikirim ke lapangan untuk melakukan simulasi pemetaan sekaligus mencoba mengoperasikan aplikasi pemetaan digital.

Baca Juga: Kirab Budaya, Warga Berebut Uang Recehan Rp 10 Juta

Direktur Eksekutif RMT Reza Adhiatma mengatakan bahwa wilayah sasaran objek ini adalah beberapa desa di kawasan Kecamatan Gombong. Yaitu Kelurahan Gombong, Wonokriyo, Desa Semanding, Wero dan Sidayu.

“Pembatasan ini diharapkan akan membuat para proses pemetaan bisa lebih detail dan komprehensif. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan dalam perkembangannya ada perluasan wilayah,” ujar Reza.

Salah satu peserta pelatihan, Dede Ardi Saputra mengatakan kendala awal yang dihadapi saat mengikuti pelatihan ini. Awalnya tidak mudah karena banyaknya istilah baru yang mesti dipahami. Namun dalam perkembangannya menjadi semakin menarik, apalagi setelah dilakukan praktik lapangan.

“Saya berharap setelah kegiatan ini selesai, saya dapat melakukan pemetaan budaya di desa saya sendiri,” ungkap pemuda asal Desa Penimbun ini.

Baca Juga: Kirab Agung Palakiyah, Pembuka Pemberdayaan Potensi Desa Watulawang

Novri Chaniago peserta lain mengungkapkan bahwa pemetaan budaya merupakan suatu hal yang masih asing di Kebumen. Dia sengaja mengikuti kegiatan itu untuk mendapatkan pengetahuan yang bisa diterapkan di desanya.

“Sampai sekarang di desa kami pengetahuan tentang budaya lokal masih sangat minim, apalagi untuk anak mudanya,” jelas Novri. (sgt)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Runmadan 2025”: Ajang Pemuda Kebumen Salurkan Energi Positif di Bulan Ramadan

    “Runmadan 2025”: Ajang Pemuda Kebumen Salurkan Energi Positif di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 881
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bulan Ramadan, yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif, kerap kali ternoda oleh aksi tawuran remaja. Melihat fenomena ini, komunitas pemuda “Suara Muda” berinisiatif menggelar lomba lari “Runmadan 2025”, sebuah ajang yang diharapkan dapat mengalihkan energi negatif menjadi kegiatan bermanfaat. Digelar untuk pertama kalinya di Kebumen, “Runmadan 2025” sukses menarik perhatian 202 peserta […]

  • Tertabrak KA

    Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Ini Daftar Korban Meninggal dan Luka-luka

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.832
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan fatal terjadi di perlintasan sebidang Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa 27 Januari 2026 malam sekitar pukul 21.32 WIB. Sebuah truk tronton bernomor polisi L-8861-UC tertabrak Kereta Api (KA) Gajayana (35) relasi Malang–Gambir. Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka. Sopir truk atas nama Sutarno (43), […]

  • Sahabat Disabilitas Kebumen

    Sahabat Disabilitas Kebumen Buka Puasa Bersama di Hotel Grand Kolopaking

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.069
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 60 penyandang disabilitas yang tergabung dalam Sahabat Disabilitas Kebumen (SDK) mengikuti acara buka puasa bersama di Hotel Grand Kolopaking Kebumen, Rabu 5 April 2022. Para penyandang disabilitas yang sebagian datang bersama pendamping berasal dari sejumlah kecamatan.  Yakni Kecamatan Kebumen, Ambal, Buayan, Sempor, Karanggayam hingga Kecamatan Padureso. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto […]

  • Para tersangka pencurian sepeda motor diamankan di Mapolres Kebumen. (Foto: Polres Kebumen)

    Para Penjahat Ini Sasar Motor Parkir yang Kuncinya Tertinggal

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.317
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Banyak orang menganggap sepele atau lupa meninggalkan kunci sepeda motor saat parkir kendaraan di pinggir jalan. Padahal tidak sedikit penjahat yang sengaja hunting mengincar sepeda motor yang parkir di pinggir jalan dengan kunci masih menggantung. Polres Kebumen baru-baru ini menangkap enam tersangka pencurian sepeda motor dalam sebuah operasi yang digelar pada 6-25 […]

  • Surat yang diduga ditulis oleh korban. (Foto: Istimewa)

    Dilaporkan Hilang, Pelajar SMP Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai. Surat untuk Nenek Bikin Merinding

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.465
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sempat dilaporkan hilang, seorang remaja laki-laki berinisial IR (14) warga Desa Podoluhur, Kecamatan Klirong, Kebumen ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Lukulo termasuk wilayah Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen. Korban ditemukan sekitar pukul 15.30 wib oleh warga yang akan mengecek pasir di pinggiran sungai, Jumat 12 Mei 2023. Saat itu jasad pelajar itu […]

  • Gawat! 13 Remaja di Kecamatan Ayah Diamankan bersama 7 Sajam, Diduga Hendak Tawuran

    Gawat! 13 Remaja di Kecamatan Ayah Diamankan bersama 7 Sajam, Diduga Hendak Tawuran

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 518
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 13 remaja yang mayoritas masih berstatus pelajar diamankan oleh jajaran Polres Kebumen dalam patroli gabungan Polsek dan Koramil Ayah, Rabu 25 Juni 2025. Penangkapan ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap tiga remaja yang tengah mengonsumsi minuman keras jenis ciu di Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah. Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman,  menjelaskan bahwa […]

expand_less