Breaking News
light_mode
Beranda » News » Agar Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong Jadi UNESCO Global Geopark, Hanya Ini yang Dibutuhkan

Agar Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong Jadi UNESCO Global Geopark, Hanya Ini yang Dibutuhkan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
  • visibility 2.510
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Presiden Jaringan Geopark Indonesia Budi Martono menilai Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong (GNKK) memiliki apa yang dibutuhkan untuk meningkat statusnya menjadi UNESCO Global Geopark (UGG). Yang dibutuhkan tinggal keseriusan dari pihak terkait untuk mengelola dan mewujudkannya.

“Ibarat membuat pakaian sudah ada pola-polanya di Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong, kita tinggal menjahitnya saja,” ujar Budi Martono saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion  (FGD) dengan tema “Arah Pengembangan Geopark Karangsambung Karangbolong (GNKK) Menuju UNESCO Global Geopark”  di Balai Informasi dan Konservasi Kebumen (BIKK) Karangsambung LIPI, Kamis, 21 Nopember 2019.

Baca Juga: Wih Canggih!!! Gedung Teater Geologi Bakal Dibangun di Kawasan Geopark

Budi Martono yang juga  General Manager Gunung Sewu UNESCO Global Geopark menjelaskan bahwa geopark bukan sebuah proyek melainkan konsep kawasan. Yakni bagaimana menemukenali hubungan dinamis antar tiga keragaman komponen alam yakni geologi, biologi, dan budaya, upaya menelusuri kembali rekaman jejak sejarah alam selama perioda waktu tertentu.

“Jadi kita harus mengenali kampung sendiri seperti geodiversity, biodiversity dan cultural diversity merupakan warisan alam yang menjadi kekayaan hakiki daerah,” ujar Budi Martono.

Hilangkan Ego Sektoral, Semua Instansi Topang Pengembangan Geopark

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menandatangani komitmen pengembangan Geopark Karangsambung Karangbolong. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Bahwa pengembangan Geopark, kata dia, tidak hanya ditopang oleh satu dinas tertentu melainkan semua instansi memiliki peran masing-masing. Untuk itu perlu menghilangkan ego sektoral agar bisa masing-masing sektor saling mendukung menggarap.

“Warisan geologi, biologi dan budaya sudah ada semua di Geopark Karangsambung Karangbolong. Tinggal keseriusan kita untuk menggarapnya,” tandasnya.

Baca Juga: Tenaga Ahli Unindra Petakan Potensi Geopark Karangsambung-Karangbolong

Sebagai konsep pengelolaan sumberdaya alam yang luwes, Geopark dipilih oleh banyak pemerintah daerah menjadi salah satu “alat” pembangunan berkelanjutan yang berpilar pada konservasi, pendidikan, dan penumbuhan nilai ekonomi lokal melalui geowisata dan geoproducts.

FGD yang dipandu oleh Kepala BIKK Karangsambung, Edi Hidayat menghadirkan Guru Besar Antropologi FIB UGM Paschalis Maria Laksono dan dari Pusat Penelitian Geopark dan Kebencanaan UNPAD Dicky Muslim.

Prof Paschalis Maria Laksono mamaparkan alam dan interaksinya terhadap pembentukan budaya untuk menunjang pengembangan menuju UNESCO Global Geopark. Sedangkan Dr Dicky Muslim membahas integrasi mitigasi bencana dalam pengembangan dan pengelolaan geopark di Indonesia.

Mitigasi Bencana Jangan Sekadar Jargon, Tetapi Tertanam dalam Jiwa

Dr Dicky Muslim membahas mitigasi bencana di kawasan geopark. Menurut di mitigasi bencana masih sebatas jargon tetapi belum menyentuh aspek kehidupan. Dia mencontohkan Jepang mitigasi bencana sudah tertanam dalam jiwa.

“Sebab di balik keindagan alam di kawasan geopark ada risiko bencana yang menjadi mesin pembunuh massal,” ujar doktot lulusan Jepang tersebut.

Adapun FGD diikuti oleh OPD di jajaran Pemkab Kebumen, Kepala Badan Pengelola GNKK Ir H Djoenedi Fatchurahman MSi, praktisi konservasi, Himpunan Pramuwisata Indonesia, dan pers. Sayangnya hamper semua kepala OPD tidak hadir secara pribadi melainkan mewakilkan. Hanya tampak Kepala Disporawisata Azam Fathoni yang hadir secara pribadi.

Masyarakat Sekitar Geosite Harus Tahu Ilmu Bumi

Pelajar SMPN Sadang mengenal bumi di BIKK Karangsambung, (Foto: Tohri-KebumenUpdate)

Menurut Prof Paschalis Maria Laksono anak-anak di kawasan GNKK sejak sekolah dasar harus sudah dibelajari ilmu bumi. Sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan geosite mengetahui ilmu bumi.

Manusia mengatakan tentang alam, merasakannya, membicarakannya, menyimpannya dalam tahu sama tahu (budaya). Dari apa yang mereka tahu sama tahu manusia seara kolektif menetapkan sikapnya dan mengubah alam.

“Ada jarak antara interaksi alami dengan pembentukan budaya. Hubungan antara proses alam dan pembentukan budaya tidak langsung tetapi melalui mediasi sejarah perorangan, kesepakatan (adat) sosial,” katanya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harkitnas, 52 Anggota Polres Kebumen Dicek Urine, Berikut Hasilnya

    Harkitnas, 52 Anggota Polres Kebumen Dicek Urine, Berikut Hasilnya

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 890
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Usai upacara dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Sipropam Polres Kebumen mengadakan kegiatan pengecekan urine narkoba kepada para personel, Senin 20 Mei 2024. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menerangkan, total ada 52 personel yang mengikuti pengecekan urine secara acak tersebut. Pengecekan urine yang berlangsung di Gedung Tribrata […]

  • Google Student Ambassador

    Mahasiswa UPB Lolos Google Student Ambassador 2026, Gelar Seminar AI

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 531
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Universitas Putra Bangsa (UPB) menggelar Google Community Outreach and Resource for Education (G-CORE) Vol. 1 bertema “The Prompt Master Challenge”. Sebanyak 150 mahasiswa UPB dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini. Event G-CORE ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas prestasi yang diraih oleh Muhammad Pandu Dewanata Yaseh Hidayat, mahasiswa Program Studi […]

  • Disdukcapil Kebumen Jemput Bola, Layani Perekaman e-KTP untuk ODGJ, Difabel, dan Lansia

    Disdukcapil Kebumen Jemput Bola, Layani Perekaman e-KTP untuk ODGJ, Difabel, dan Lansia

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 612
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kebumen membuat terobosan dengan membuka layanan jemput bola untuk perekaman KTP Elektronik (e-KTP). Layanan ini menyasar lansia, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dan difabel yang kesulitan untuk datang ke kantor Disdukcapil. Pada Rabu, 19 Februari 2025, tim Disdukcapil yang dipimpin oleh Kepala Dinas, Jamal Darwanto, […]

  • Polres Kebumen

    Tiga Kasus Paling Menonjol yang Ditangani Polres Kebumen Tahun 2021

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.554
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Selama tahun 2021, ada sejumlah kasus menonjol yang ditangani oleh Polres Kebumen. Kasus menonjol mulai dari tiga kasus pembunuhan, ledakan petasan di Kecamatan Mirit hingga bentrok antara dua organisasi masyarakat di Gombong. Kejadian menonjol tersebut disampaikan oleh Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama dalam pers release akhir tahun di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, […]

  • PAFI Bekasi

    Strategi PAFI Bekasi dalam Mendorong Kesehatan Lansia

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 656
    • 0Komentar

    KEBUMENUPDATE.COM – Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesi  yang dibentuk untuk menghimpun para ahli farmasi di Indonesia. PAFI Bekasi didirikan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan farmasi di Bekasi. Kesehatan lansia merupakan salah satu isu penting yang harus diperhatikan di tengah meningkatnya populasi usia lanjut. PAFI Bekasi (pafibekasi.org) berperan […]

  • Pendidikan Inklusif

    Pemprov Dorong Seluruh Sekolah di Jateng Terapkan Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemprov Jateng terus mendorong seluruh sekolah di Jateng menjadi sekolah inklusi. Karena, pendidikan layak memang harus diberikan kepada semua anak, tanpa membedakan persoalan fisik. Menurut Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, agar pelajaran lebih mudah dipahami oleh anak yang berbeda, cara mengajarnya pun harus disesuaikan dengan kondisinya. Misalnya, untuk anak tuna rungu […]

expand_less