Breaking News
light_mode
Beranda » News » Agar Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong Jadi UNESCO Global Geopark, Hanya Ini yang Dibutuhkan

Agar Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong Jadi UNESCO Global Geopark, Hanya Ini yang Dibutuhkan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
  • visibility 2.475
  • comment 0 komentar

KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Presiden Jaringan Geopark Indonesia Budi Martono menilai Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong (GNKK) memiliki apa yang dibutuhkan untuk meningkat statusnya menjadi UNESCO Global Geopark (UGG). Yang dibutuhkan tinggal keseriusan dari pihak terkait untuk mengelola dan mewujudkannya.

“Ibarat membuat pakaian sudah ada pola-polanya di Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong, kita tinggal menjahitnya saja,” ujar Budi Martono saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion  (FGD) dengan tema “Arah Pengembangan Geopark Karangsambung Karangbolong (GNKK) Menuju UNESCO Global Geopark”  di Balai Informasi dan Konservasi Kebumen (BIKK) Karangsambung LIPI, Kamis, 21 Nopember 2019.

Baca Juga: Wih Canggih!!! Gedung Teater Geologi Bakal Dibangun di Kawasan Geopark

Budi Martono yang juga  General Manager Gunung Sewu UNESCO Global Geopark menjelaskan bahwa geopark bukan sebuah proyek melainkan konsep kawasan. Yakni bagaimana menemukenali hubungan dinamis antar tiga keragaman komponen alam yakni geologi, biologi, dan budaya, upaya menelusuri kembali rekaman jejak sejarah alam selama perioda waktu tertentu.

“Jadi kita harus mengenali kampung sendiri seperti geodiversity, biodiversity dan cultural diversity merupakan warisan alam yang menjadi kekayaan hakiki daerah,” ujar Budi Martono.

Hilangkan Ego Sektoral, Semua Instansi Topang Pengembangan Geopark

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menandatangani komitmen pengembangan Geopark Karangsambung Karangbolong. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Bahwa pengembangan Geopark, kata dia, tidak hanya ditopang oleh satu dinas tertentu melainkan semua instansi memiliki peran masing-masing. Untuk itu perlu menghilangkan ego sektoral agar bisa masing-masing sektor saling mendukung menggarap.

“Warisan geologi, biologi dan budaya sudah ada semua di Geopark Karangsambung Karangbolong. Tinggal keseriusan kita untuk menggarapnya,” tandasnya.

Baca Juga: Tenaga Ahli Unindra Petakan Potensi Geopark Karangsambung-Karangbolong

Sebagai konsep pengelolaan sumberdaya alam yang luwes, Geopark dipilih oleh banyak pemerintah daerah menjadi salah satu “alat” pembangunan berkelanjutan yang berpilar pada konservasi, pendidikan, dan penumbuhan nilai ekonomi lokal melalui geowisata dan geoproducts.

FGD yang dipandu oleh Kepala BIKK Karangsambung, Edi Hidayat menghadirkan Guru Besar Antropologi FIB UGM Paschalis Maria Laksono dan dari Pusat Penelitian Geopark dan Kebencanaan UNPAD Dicky Muslim.

Prof Paschalis Maria Laksono mamaparkan alam dan interaksinya terhadap pembentukan budaya untuk menunjang pengembangan menuju UNESCO Global Geopark. Sedangkan Dr Dicky Muslim membahas integrasi mitigasi bencana dalam pengembangan dan pengelolaan geopark di Indonesia.

Mitigasi Bencana Jangan Sekadar Jargon, Tetapi Tertanam dalam Jiwa

Dr Dicky Muslim membahas mitigasi bencana di kawasan geopark. Menurut di mitigasi bencana masih sebatas jargon tetapi belum menyentuh aspek kehidupan. Dia mencontohkan Jepang mitigasi bencana sudah tertanam dalam jiwa.

“Sebab di balik keindagan alam di kawasan geopark ada risiko bencana yang menjadi mesin pembunuh massal,” ujar doktot lulusan Jepang tersebut.

Adapun FGD diikuti oleh OPD di jajaran Pemkab Kebumen, Kepala Badan Pengelola GNKK Ir H Djoenedi Fatchurahman MSi, praktisi konservasi, Himpunan Pramuwisata Indonesia, dan pers. Sayangnya hamper semua kepala OPD tidak hadir secara pribadi melainkan mewakilkan. Hanya tampak Kepala Disporawisata Azam Fathoni yang hadir secara pribadi.

Masyarakat Sekitar Geosite Harus Tahu Ilmu Bumi

Pelajar SMPN Sadang mengenal bumi di BIKK Karangsambung, (Foto: Tohri-KebumenUpdate)

Menurut Prof Paschalis Maria Laksono anak-anak di kawasan GNKK sejak sekolah dasar harus sudah dibelajari ilmu bumi. Sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan geosite mengetahui ilmu bumi.

Manusia mengatakan tentang alam, merasakannya, membicarakannya, menyimpannya dalam tahu sama tahu (budaya). Dari apa yang mereka tahu sama tahu manusia seara kolektif menetapkan sikapnya dan mengubah alam.

“Ada jarak antara interaksi alami dengan pembentukan budaya. Hubungan antara proses alam dan pembentukan budaya tidak langsung tetapi melalui mediasi sejarah perorangan, kesepakatan (adat) sosial,” katanya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Season ke-9, Ganisda Goes to School jadi Sarana Informasi Masuk Perguruan Tinggi

    Masuk Season ke-9, Ganisda Goes to School jadi Sarana Informasi Masuk Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.786
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gabungan Alumni SMAN 2 Kebumen (Ganisda) kembali menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi bertajuk Ganisda Goes to School atau GGS, yang mana pada tahun ini masuk pada edisi/season ke-9. Adapun tema “Striving for the Stars, Becoming the Stars” di GGS Season 9 memiliki filosofi bahwa pencapaian besar sering kali dimulai dengan impian yang […]

  • Kebumen International Expo 2023

    Lalu Lintas Terganggu Dampak Kebumen International Expo 2023, Ini Respon Bupati

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.289
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Adanya pendirian tenda pameran Kebumen International Expo (KIE) 2023 yang mengelilingi seputaran Alun-alun Kebumen berdampak pada terganggunya arus lalu lintas. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak dengan adanya Kebumen International Expo 2023. “Saya selaku Bupati memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan […]

  • Lima Hari Pencarian, Dua Pelajar Terseret Ombak Belum Ditemukan; Tim SAR Lakukan Ini

    Lima Hari Pencarian, Dua Pelajar Terseret Ombak Belum Ditemukan; Tim SAR Lakukan Ini

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.104
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Sudah lima hari kejadian dua pelajar terseret ombak di Pantai Laguna Desa Lemburpurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen.  Tim SAR Gabungan bersama warga telah melakukan pencarian secara intensif kepada dua korban Fadlun (18) warga Desa Mangunranan Mirit dan Zamzam (16) warga Desa Mrinen Kecamatan Kutowinangun tersebut. Pencarian dilakukan di sepanjang garis pantai di sekitar […]

  • Terbuai Rayuan, Pelajar di Kebumen ‘Dinodai’ Teman Facebook

    Terbuai Rayuan, Pelajar di Kebumen ‘Dinodai’ Teman Facebook

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 25.985
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Hati-hati dalam menjalin perkenalan melalui media sosial seperti Facebook. Jangan sampai seperti dialami seorang gadis berusia 15 tahun di salah satu desa di Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen. Remaja yang masih berstatus pelajar itu menjadi korban persetubuhan oleh teman yang dikenalnya melalui Facebook. Termakan rayuan, korban pun dinodai oleh pemuda bertato berinisial RW […]

  • Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep Sp Mat. (Foto: Istimewa)

    Peringati Milad Ke-26 Tahun, Stikes Muhammadiyah Gombong Siap Jadi Universitas

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.227
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Kabupaten Kebumen memperingati milad ke-26 tahun. Peringatan milad digelar bersamaan dengan acara halal bi halal di aula kampus setempat, Selasa 9 Juni 2020. Dalam acara itu, Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep Sp Mat mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dalam rangka perubahan menjadi […]

  • Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kopda (Anumerta) Amin Nurohman, Prajurit TNI Asal Kebumen yang Gugur di Papua

    Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kopda (Anumerta) Amin Nurohman, Prajurit TNI Asal Kebumen yang Gugur di Papua

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 630
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Suasana duka menyelimuti Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren saat prosesi pemakaman almarhum Kopda (Anumerta) Amin Nurohman, Selasa 14 Oktober 2025. Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tersebut gugur setelah diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua Barat. Kedatangan dan Prosesi Pemakaman Militer Jenazah almarhum tiba di […]

expand_less