Tenaga Ahli Unindra Petakan Potensi Geopark Karangsambung-Karangbolong
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 24 Apr 2019
- visibility 3.524
- comment 0 komentar

Tim Unindra PGRI Jakarta foto bersama usai paparan. (Foto: Dok.Unindra-KebumenUpdate)
KebumenUpdate. Janji Rektor Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Jakarta Prof Dr H Sumaryoto untuk membantu pengembangan Geopark Karangsambung-Karangbolong direalisasikan dengan menurunkan para tenaga ahli ke Kebumen. Unindra PGRI menurunkan tim tenaga ahli untuk memetakan potensi di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong.
Tim terdiri atas dosen-dosaen dari Program Studi Geologi, Arsitektur, Pendidikan Biologi, Desain Komunikasi Visual, Pendidikan Ekonomi, Teknik Industri, serta tim Markominfo. Dipimpin oleh dosen Geologi Tulus Widjajanto ST MM, tim Unindra menyampaikan paparan di Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAP3DA) Kebumen dan LIPI Karangsambung, Selasa (23/4).
Acara dihadiri Kepala BAP3DA Kebumen Ir Puji Rahaju, sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), tenaga ahli Unindra PGRI termasuk staf Markominfo Unindra Ir Djoko Waluyo.
Dalam paparannya Tulus Widjajanto menyampaikan, pihaknya turun ke Kebumen untuk membantu pengembangan dan peningkatan potensi masyarakat di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong.
Yakni melalui pendampingan desain pengembangan hunian multifungsi penunjang pariwisata, eksplorasi kawasan geopark melalui promosi dan publikasi media sosial video profiling. Juga industrialisasi UKM serta melakukan identifikasi dan pengembangan flora dan fauna langka dan unggulan daerah.
“Program pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan desain hunian multifungsi dalam upaya penyediaan fasilitas homestay, restoran, komersial, jasa serta usulan desain fasilitas penunjang pariwisata seperti amphitheater, pusat informasi pariwisata, gerbang kawasan dan penanda,” ujar Tulus Widjajanto dalam paparannya.
Peta Zonasi
Lebih lanjut Tulus Widjajanto menambahkan, kegiatan itu bertujuan untuk menghasilkan masterplan dan peta zonasi kawasan Geopark Karangsambung-Karangbolong menuju Unesco Global Geopark. Menghasilkan desain penataan beberapa kawasan wisata geopark di Karangsambung dan Karangbolong.
“Serta menghasilkan data dokumentasi dan inventarisasi tipologi arsitektur tradisional Kebumen di Karangsambung-Karangbolong,” ujarnya.
Ketua Badan Pengelola Geopark Karangsambung-Karangbolong Ir Djoenedi Fatchurahman MSi mengamini pengembangan geopark ini membutuh tenaga ahli untuk konservasi, tenaga ahli edukasi masyarakat. Hanya tinggal nanti bentuk kerja sama seperti apa persisnya yang bisa dilakukan kedua belah pihak.
Dia menambahkan, masih banyak potensi lokal yang bisa dikaji dari kawasan Geopark Karangsambung-Karangbolong. Seperti budaya, ekonomi yang tidak merusak, serta aspek geologi.
“Ini masih diperlukan pemetaan wilayah, agar konsep Geopark ini lebih mengedepankan kepercayaan masyarakat yang tidak melibatkan banyak investor, dan nantinya masyarakat Kebumen sendiri yang akan mengelolanya,” katanya. (ndo)












Saat ini belum ada komentar