Ada Pemberitaan 40 Rumah Alami Retak-retak, Camat Sempor Angkat Bicara
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 13 Jan 2024
- visibility 1.941
- comment 0 komentar

Yoso menyayangkan adanya pemberitaan atau informasi yang tidak benar. Terlebih sampai menyebutkan tidak ada perhatian dari pemerintah terkait adanya bencana. Ia meminta kepada siapapun untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, jangan sampai salah fatal.
“Ini kan menyangkut pelayanan pemerintah, jadi seolah-olah kita tidak perhatian. Kalau itu bencana pasti kita melakukan penanganan cepat. Semua sudah terkoordinasi, jika memang ada yang bergeser (tanah bergerak) pastinya kita sudah melakukan penanganan,” tegasnya.
Baca juga: 31 Rumah Warga Desa Plumbon Retak Akibat Tanah Bergerak, Begini Kondisinya
Sementara itu Sudirman Sahid pemilik rumah mengaku bahwa bangunannya sudah mengalami retak-retak sekitar 5 sampai 10 tahun yang lalu. Ia juga mengakui yang di dukuh tersebut hanya tiga rumah dan retaknya bukan karena faktor bencana.
“Ya nggak ada bencana, hanya retak mungkin tanahnya atau apanya saya kurang paham, karena tetangga rumah persis juga tidak retak. Ada di seberang sana yang dua lagi,” ujarnya.
Sahid hanya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk perbaikan karena kebutuhan hidupnya tidak mencukupi.
“Kita sudah mengajukan ke desa sejak berapa tahun lalu, tapi belum juga turun, saya harap ada bantuan perbaikan rumah, karena terus terang kita belum mampu,” ucapnya.







Saat ini belum ada komentar