Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » Mengenal Heksa, Preman Budiman Asal Karanganyar

Mengenal Heksa, Preman Budiman Asal Karanganyar

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
  • visibility 25.986
  • comment 0 komentar

APA yang Anda pikirkan ketika mendengar tentang preman pasar? Tentu yang terlintas adalah kekerasan, kebrutalan, pemalakan, dan sejenisnya. Preman seringkali mendapat stigma negatif dari masyarakat. Namun lain halnya dengan preman Pasar Karanganyar Kebumen yang satu ini.

Adalah Heksa Heri Sukarno, pembina Komunitas Gembel Pasar (Gempas) ini dikenal sebagai Preman Budiman asal Karanganyar. Komunitas Gempas yang dia bina beranggotakan para preman pengelola parkir, pengamen hingga anak jalanan. Di sisi lain, pria kelahiran Kebumen 1970 silam tersebut juga menjadi Ketua Karang Taruna Desa Candi, Kecamatan Karanganyar, Kebumen.

Ya, Heksa adalah tokoh di balik aksi sosial bagi-bagi dua ton beras, Kamis, 18 Februari 2021. Tidak kurang dari 300 paket berisi 5 kilogram beras dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Mulai tukang becak, tukang parkir, tukang ojek, sopir angkudes, dan anak jalanan.

Di masa pandemi Covid-19, banyak rakyat susah semakin hidup susah. Berbagai bantuan pemerintah imbas Covid-19 tak lagi diberikan. Hal itulah yang menggugah Heksa bersama komunitas Gempas Karanganyar dan Karang Taruna yang dipimpinnya melakukan aksi sosial dengan membagikan beras secara gratis.

Siapa sesungguhnya sosok Heksa? Bagaimana kisah perjalanan hidupnya?

Frustasi; Berontak Menjadi Anak Jalanan

Dibesarkan dalam keluarga broken home, membuat Heksa kecil tumbuh menjadi pemuda yang frustasi dan pemberontak. Baginya, nongkrong berkumpul dengan teman-teman lebih menyenangkan ketimbang berbagi keluh kesah dengan orangtua. Melakukan hal-hal negatif sudah menjadi kehidupannya sehari-hari. Hal itu dilakukannya sejak usia SMP hingga tamat SMA.

Kehidupan Heksa sebagai anak jalanan sangat keras. Siapa yang kuat akan menang dan siapa yang lemah akan kalah. Suatu hari, terjadilah peristiwa yang membuatnya merasa mendapat hidayah dari Tuhan. Heksa muda, yang saat itu sendirian terlibat tawuran hingga terjadi pembacokan. Heksa yang sendirian dikeroyok oleh beberapa orang.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Lilis Nuryani Lobi PT KAI: Kereta Prameks Diusulkan Beroperasi hingga Gombong

    Bupati Lilis Nuryani Lobi PT KAI: Kereta Prameks Diusulkan Beroperasi hingga Gombong

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 768
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rencana operasional KA Prameks hingga ke Kebumen kini memasuki babak baru. Dalam audiensi antara Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, Selasa (10/3/2026), usulan perpanjangan rute ini disambut positif dan mulai memasuki tahap studi kelayakan teknis oleh pihak KAI. Langkah ini diambil Pemkab Kebumen untuk memudahkan mobilitas […]

  • Anggota DPR Laporkan Kades Petanahan ke Kejaksaan,  Kasus Apalagi?

    Anggota DPR Laporkan Kades Petanahan ke Kejaksaan, Kasus Apalagi?

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.094
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate) Setelah dilaporkan kepada Polres Kebumen dalam perkara dugaan penipuan dan pencemaran nama baik, Kepala Desa Petanahan Warkhah dkk dilaporkan oleh warga dan  Anggota DPR Ir KRT Darori Wonodipuro MM ke Kejaksaan Negeri Kebumen, Selasa (23/7). Laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi alokasi dana desa (ADD) rentang waktu 2013-2018 itu disampaikan oleh tenaga ahli […]

  • Perkumpulan Plat AA

    Perkumpulan Plat AA Kebumen Rayakan Ultah Ke-2; Santuni 200 Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Sel, 26 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perkumpulan Plat AA Kabupaten Kebumen merayakan ulang tahun ke-2. Komunitas yang beranggotakan warga se-eks Karesidenan Kedu tersebut menggelar perayaan di Hotel Mexolie Kebumen, Minggu 24 Oktober 2021. Tasyakuran Anniversary 2nd  itu diisi dengan kegiatan sosial santunan kepada 200 anak yatim, dhuafa dan difabel. Selain itu acara diisi dengan pengajian yang menghadirkan ustadzah […]

  • Sajam Untuk Tawuran Tertinggal di Lokasi, Pemilik Dijerat UU Darurat

    Sajam Untuk Tawuran Tertinggal di Lokasi, Pemilik Dijerat UU Darurat

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.667
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah senjata tajam (sajam) yang diduga digunakan untuk tawuran antar pelajar milik seorang pemuda inisial RZ (18) warga Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, membuat ia berurusan dengan Polres Kebumen. Adapun tawuran antar SMK tersebut berlangsung di Jalan Stasiun Karanganyar, Senin 28 Agustus 2023. Tersangka ditangkap setelah senjata tajam miliknya tertinggal di lokasi tawuran. […]

  • Mahasiswa IPB

    Mahasiswa IPB Kenalkan Koperasi pada Anak Lewat Permainan

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.016
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mahasiswa IPB membuat terobosan untuk mengenalkan koperasi pada anak-anak SD yakni dengan metode learning by playing. Para mahasiswa menciptakan sebuah permainan yang bernama Multiplayer Cooperation Game (MCG). Terobosan ini merupakan salah satu kegiatan Pekan Kreativias Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat yang saat ini sedang terselenggara di SDN Babadsari, Kebumen, Jawa Tengah. Melalui permainan […]

  • Jateng Fair

    Produk Pangan Murah di Jateng Fair 2025 Diserbu Pengunjung

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 527
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Produk pangan murah yang dijajakan di arena Jateng Fair 2025 di kompleks PRPP Semarang menarik perhatian ribuan pengunjung. Berbagai komoditas seperti jagung ketan, salak organik, buah naga, hingga kopi lokal laris dibeli warga karena harga yang jauh lebih murah dari pasaran. Danik Ayu, perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng, menyebut […]

expand_less