Mengenal Heksa, Preman Budiman Asal Karanganyar

  • Whatsapp
Preman Budiman
Heksa Heri Sukarno. (Foto: Yaz Mita)

APA yang Anda pikirkan ketika mendengar tentang preman pasar? Tentu yang terlintas adalah kekerasan, kebrutalan, pemalakan, dan sejenisnya. Preman seringkali mendapat stigma negatif dari masyarakat. Namun lain halnya dengan preman Pasar Karanganyar Kebumen yang satu ini.

Adalah Heksa Heri Sukarno, pembina Komunitas Gembel Pasar (Gempas) ini dikenal sebagai Preman Budiman asal Karanganyar. Komunitas Gempas yang dia bina beranggotakan para preman pengelola parkir, pengamen hingga anak jalanan. Di sisi lain, pria kelahiran Kebumen 1970 silam tersebut juga menjadi Ketua Karang Taruna Desa Candi, Kecamatan Karanganyar, Kebumen.

Berita Lainnya

Ya, Heksa adalah tokoh di balik aksi sosial bagi-bagi dua ton beras, Kamis, 18 Februari 2021. Tidak kurang dari 300 paket berisi 5 kilogram beras dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Mulai tukang becak, tukang parkir, tukang ojek, sopir angkudes, dan anak jalanan.

Di masa pandemi Covid-19, banyak rakyat susah semakin hidup susah. Berbagai bantuan pemerintah imbas Covid-19 tak lagi diberikan. Hal itulah yang menggugah Heksa bersama komunitas Gempas Karanganyar dan Karang Taruna yang dipimpinnya melakukan aksi sosial dengan membagikan beras secara gratis.

Siapa sesungguhnya sosok Heksa? Bagaimana kisah perjalanan hidupnya?

Frustasi; Berontak Menjadi Anak Jalanan

Dibesarkan dalam keluarga broken home, membuat Heksa kecil tumbuh menjadi pemuda yang frustasi dan pemberontak. Baginya, nongkrong berkumpul dengan teman-teman lebih menyenangkan ketimbang berbagi keluh kesah dengan orangtua. Melakukan hal-hal negatif sudah menjadi kehidupannya sehari-hari. Hal itu dilakukannya sejak usia SMP hingga tamat SMA.

Kehidupan Heksa sebagai anak jalanan sangat keras. Siapa yang kuat akan menang dan siapa yang lemah akan kalah. Suatu hari, terjadilah peristiwa yang membuatnya merasa mendapat hidayah dari Tuhan. Heksa muda, yang saat itu sendirian terlibat tawuran hingga terjadi pembacokan. Heksa yang sendirian dikeroyok oleh beberapa orang.

Berita Terkait