Bupati Lilis Nuryani Lobi PT KAI: Kereta Prameks Diusulkan Beroperasi hingga Gombong
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 14 Mar 2026
- visibility 642
- comment 0 komentar

Kereta Prameks. (Foto: Gemini)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rencana operasional KA Prameks hingga ke Kebumen kini memasuki babak baru. Dalam audiensi antara Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, Selasa (10/3/2026), usulan perpanjangan rute ini disambut positif dan mulai memasuki tahap studi kelayakan teknis oleh pihak KAI.
Langkah ini diambil Pemkab Kebumen untuk memudahkan mobilitas antarkota masyarakat, memperkuat integrasi transportasi di wilayah selatan Jawa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses yang lebih terjangkau.
“Melalui sinergi antara Pemkab Kebumen dan PT KAI, kami berharap kualitas layanan transportasi publik semakin meningkat. Transportasi yang baik adalah kunci penggerak ekonomi rakyat,” ujar Bupati Lilis Nuryani.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen Edi Rianto menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan dan mendapat antusiasme dari PT KAI.
Pemkab melobi agar relasi KA Prameks dari Yogyakarta dapat menjangkau Kabupaten Kebumen dengan tiga titik pemberhentian, yakni Stasiun Gombong, Stasiun Kebumen, serta satu pilihan antara Stasiun Kutowinangun atau Prembun.
“Saat ini, PT KAI sedang melakukan kalkulasi teknis terkait operasional dan sarana pendukung,” jelas Edi, Sabtu 14 Maret 2026.
Selan usulan Kereta Prameks, disampaikan juga mengenai kerja sama transportasi untuk mendistribusikan produk UMKM Kebumen dengan tarif khusus. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar produk lokal melalui jalur kereta api.
“Bupati juga mengusulkan agar seluruh rangkaian kereta api yang melintasi jalur selatan dapat berhenti di Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong guna memaksimalkan pelayanan penumpang,” sambungnya.
Namun, penambahan titik henti ini harus dilakukan secara cermat dengan menyesuaikan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Hal ini penting untuk memastikan penyesuaian tersebut tidak mengganggu ketepatan waktu perjalanan kereta api secara nasional.
Menindaklanjuti audiensi ini, tim teknis dari PT KAI dijadwalkan akan segera melakukan survei lapangan ke Kebumen. Survei ini bertujuan untuk mematangkan studi kelayakan sebelum rencana pengembangan rute tersebut resmi diimplementasikan. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar